Mentok

mentok.jpg

Anda tahu apa itu mentok? Yang saya pahami, mentok itu kita mengalami jalan buntu, pikiran macet, alternatif solusi tak kunjung datang, terbentur pada persoalan yang tidak kunjung usai. Anda pernah mengalami? Kalau saya pernah mengalami. Mentok ternyata merupakan salah satu proses kehidupan yang harus dilalui bila kita ingin sukses.

Jadi, apabila Anda belum pernah mengalami mentok, jangan-jangan kehidupan Anda jalan ditempat. Mentok, ada yang bisa berlangsung beberapa detik, menit, ada pula yang berlangsung berhari-hari. Bahkan ada orang-orang tertentu yang berlangsung hingga dalam hitungan tahun.

Orang yang problemnya sama setiap saat juga termasuk orang yang mentok. Oleh karena itu, saya termasuk yang enggan melayani orang konsultasi namun problem yang disampaikan selalu berulang. Dalam bahasa gaulnya, orang ini gak move ON. Bagaimana agar tetap tenang saat mentok?

Pertama, anggap mentok sebagi ujian naik kelas. Orang yang kelasnya berbeda maka soal ujiannya juga berbeda. Jadi apabila Anda problemnya sama dan selalu berulang itu pertanda bahwa Anda sebenarnya belum naik kelas. Sering menemukan solusi atau jalan keluar setelah mentok itu pertanda kelas kehidupan Anda semakin tinggi.

Boleh tahu, Apakah persoalan bulan lalu yang belum tuntas alias mentok masih berlangsung hingga sekarang? Apakah tema besar persoalan Anda tahun lalu dengan tahun ini masih sama? Bila jawabannya YA, itu pertanda Anda belum naik kelas. Masih mengulang di kelas yang sama. Anda belum layak mendapat ijazah atau sertifikat kelulusan.

Kedua, mentok itu tanda bahwa Anda perlu belajar lagi. Persoalan yang lebih rumit tidak bisa diselesaikan dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Perlu cara baru, alat analisa baru, sudut pandang baru, kerangka baru dan pendekatan baru. Dan itu semua bisa Anda dapatkan apabila Anda mau belajar hal yang baru.

Untuk mengelola bisnis saya yang semakin komplek, saat ini saya sedang ikut program coaching bisnis. Dan ternyata, setelah saya belajar ilmu baru, saya baru tahu bahwa banyak hal yang harus saya optimalkan. Termasuk hal-hal yang dulu saya “benci” atau enggan saya lakukan ternyata sekarang saya harus melakukan agar bisnis saya bisa tumbuh melesat.

Ketiga, imanilah bahwa dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Setiap penyakit pasti ada obatnya, bila sekarang belum ada obatnya bukan berarti tidak ada tetapi belum ditemukan. Begitu pula, setiap kesulitan pasti ada solusinya. Teruslah cari hingga solusi datang menghampiri Anda.

Mentok adalah anak tangga yang harus dilalui menuju kesuksesan. So, waspadalah bila sudah lama Anda tidak pernah merasakan mentok.

SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

7 thoughts on “Mentok”

  1. eka says:

    mungkin lebih tepatnya bukan dibalik kesulitan ada pasti ada kemudahan kek. tapi bersama kesulitan ada kemudahan

    1. Jamil Azzaini says:

      Silakan saja yang enak yang mana, hehehehe

  2. eko wardhana says:

    kalau boleh tau apa saja sich kek , yang kadang enggan kek Jamil lakukan ?

    1. Jamil Azzaini says:

      Ngurusin detil, keuangan, dlll…

  3. taufik says:

    Terima kasih pencerahannya Pak Jamil. Sangat solutif.

    1. Jamil Azzaini says:

      Sama-sama mas….silakan disebar….

  4. and says:

    move ON

    itu hal yg g suka saya lakukan

    nmun krn ingat buku ON pak jamil

    saya tinggalkan zona nyaman saya

Leave a Reply

Your email address will not be published.