Menikahi Seorang Nenek

manaada.jpg

Film yang berkualitas bukan sekadar tontonan tetapi juga bisa menjadi sumber inspirasi. Saya termasuk orang yang mendapat banyak inspirasi dari beberapa film yang saya tonton. Oleh karena itu, saat anak saya, Izan (SMA kelas 3) mengutarakan visi hidupnya untuk menjadi produser film bermutu langsung saya setuju.

Jadi, silakan tonton film-film berkelas dan ambilah inspirasi dan pelajaran dari film tersebut. Tapi, hati-hati, jangan salah mengambil inspirasi sebagaimana kisah berikut.

Dikisahkan, ada seorang pemuda yang hendak bunuh diri melompat dari atas jembatan ke sungai. Saat itu, lewatlah seorang nenek di jembatan itu.

Nenek ini kemudian berteriak, “Anak muda mau apa kamu?” Pemuda itu menjawab, “Saya putus cinta nek, saya mau bunuh diri.”

Terinspirasi film ‘Surga yang Tak Dirindukan’ dan film-film dongeng, nenek ini kemudian berkata, “Gak usah bunuh diri anak muda. Kau bisa menikah denganku. Sebenarnya saya ini putri yang sangat cantik tetapi dikutuk menjadi nenek-nenek. Dan aku akan kembali cantik tujuh hari setelah ada pemuda yang menikahiku.”

Pemuda itu pun mengurungkan niatnya bunuh diri. Singkat cerita, pernikahanpun akhirnya berlangsung khidmat. Setelah tujuh hari berbulan madu, sang pemuda berkata kepada sang nenek, “Dulu kamu berkata bahwa setelah tujuh hari menikah kamu akan menjadi wanita cantik jelita. Ini sudah tujuh hari kok kamu tetap gak berubah?”

Dengan gaya manja sang nenek menjawab, “Wahai suamiku, apakah kamu seorang sarjana?” Dengan cepat sang pemuda menjawab, “Saya bukan hanya sarjana, saya juga lulusan S-2 perguruan tinggi ternama.”

Setelah mendengar penjelasan itu, sang nenek berkata, “Senangnya saya punya suami yang lulusan S-2, tapi sayang kamu masih percaya dengan cerita dongeng. Kamu tahu, mana mungkin nenek-nenek bisa berubah menjadi wanita cantik?”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

12 thoughts on “Menikahi Seorang Nenek”

  1. basith says:

    Ada ada aja yai jamil ini, tiap hari jum’at pasti ngajak kartoloan, tp guyonan( kartoloan) nya ko’ cuma saya senyum aja, ngak sampai ngakak, apa mungkin krn jum’at nya jum’at kliwon hehehe

    1. Jamil Azzaini says:

      Sekarang Jumat Wage 🙂

  2. VERA HARYANTI says:

    ha ha ha ha….
    pagi2 udah suegerr bgt..
    mamacihh Pak Guru kuu:)

    1. Jamil Azzaini says:

      Hahahaha

  3. Ali samsudin says:

    he he he neneknya S3…

  4. maulanasuksesmulia says:

    hehehehehe lanjut nenek2 dalam hati dasar kau anak muda sarjana oneng heehehe modusku berhasil modusku berhasil………..tawa nenek dalam hati.
    makasih pak guru sangat segar pagi2……:) 🙂 😉

    1. Jamil Azzaini says:

      Pengalaman juga ya? …..

  5. Arfani says:

    hehehe, cowok sarjana S2 dikalahkan sm nenek yang S3 . S2 nya lulusan mana kek?

    1. Jamil Azzaini says:

      Unsri, hehehehe

  6. mumun says:

    hahaha lucu banget pa Jamil. Itu lo ceritanya ada-ada saja, bisa aja cari guyonan. Luar biasa. Thanks ya Pa sudah buat saya ketawa.

    1. Jamil Azzaini says:

      Hussssss, berhenti…

  7. Professional Hypnotherapyst_Princess says:

    Hahaha….gpp lah nenek2 yang penting perempuan….

    Ngakak super dalem…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.