Mengendalikan Amarah

BersamaAaGym1.jpg
Keterangan foto: Bersama Aa Gym sebelum tampil di Masjid Istiqlal. Bertemu saudara dari Purworwjo usai kajian bersama Aa Gym. Suasana kajian di Masjid istiqlal (bawah)

Keterangan foto (dari atas ke bawah): Bersama Aa Gym sebelum tampil di Masjid Istiqlal. Bertemu saudara dari Purworejo usai kajian bersama Aa Gym. Suasana kajian di Masjid istiqlal.

Ahad kemarin, 13 April 2014, saya merasa terhormat karena diundang Aa Gym (K.H. Abdullah Gymnastiar) untuk tampil bersama di Masjid Istiqlal. Ilmu agama saya tentu sangat tertinggal jauh dibandingkan Aa Gym. Saya juga belum layak dipanggil ustadz, oleh karena itu saya merasa terhormat bisa berbagi di forum yang dihadiri puluhan ribu jamaah itu.

Setelah kurang lebih 1,5 jam berbagi ilmu dari buku keenam saya yang berjudul ON, saya pun ikut menyimak paparan Aa Gym hingga sholat dzuhur. Aa Gym, yang kini saya lihat lebih tenang dan lebih tawadhu, berbagi ilmu yang sangat bermutu tentang mengendalikan marah. Saya akan coba membagikan ilmu yang saya tangkap dan pelajari dari Aa Gym tersebut.

Mudah marah itu ciri orang lemah. Kita diperintahkan untuk menjadi orang yang punya prinsip atau tegas bukan menjadi orang pemarah. Keduanya sangat berbeda, banyak orang yang merasa tegas padahal pemarah. Ada beberapa kiat yang perlu kita lakukan untuk mengendalikan marah.

Pertama, berlindung kepada Allah. Marah itu ajakan dan ajaran setan. Persoalannya, setan bisa melihat kita sementara kita tidak bisa melihat setan. Oleh karena itu cara termudah untuk menaklukan marah adalam memohon pertolongan dan perlindungan dari yang tahu perilaku dan seluk beluk setan, yaitu Allah SWT. Maka, saat kita sedang marah, segera ucapkan audzubillah himinasyaitan nirrojim bismillahirrohman nirrohim.

Kedua, diamlah. Saat kita marah kendalikan ucapan dan tindakan kita dengan berdiam diri. Sebab, yang terucap saat kita marah biasanya cenderung kata-kata yang penuh emosi, kotor dan kasar serta cenderung menyakiti orang yang kita marahi. Kata-kata yang keluar saat kita marah bisa menimbulkan masalah dan amarah baru. Berlatihlah untuk diam saat kita marah.

Ketiga, rendahkan atau dinginkan hati kita. Kita diperintahkan untuk duduk saat marah, bila masih marah kita diperintahkan untuk berbaring. Perintah yang lain, bila kita marah segeralah berwudhu atau mandi. Mengapa? Sebab setan terbuat dari api dan api dikalahkan oleh air.

Pahamilah makna dibalik perintah itu. Dari posisi berdiri, kemudian duduk, setelah itu berbaring. Ini bermakna kita diperintahkan untuk semakin merendah, maka saat marah segera rendahkan hati. Sadari bahwa kita bukan manusia sempurna, banyak dosa yang kita lakukan. Orang masih menghormati kita karena aib-aib atau dosa kita belum dibuka oleh Allah.

Sementara berwudhu atau mandi itu isyarat agar kita mendinginkan hati kita yang panas saat amarah sedang menyelimuti kita. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mendinginkan hati adalah diamlah, alihkan perhatian ke hal lain, sebutlah nama Allah dan ingatlah kebaikan orang yang kita marahi.

Terima kasih Aa, atas ilmunya. Semoga daya tangkap saya tidak salah dan saya bisa melatih ilmu yang saya dapat dari Aa dalam kehidupan nyata.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

33 thoughts on “Mengendalikan Amarah”

  1. F.Rozi says:

    Berarti pepatah diam adalah emas sangat cocok di implementasikan pada saat kita lg marah.
    Terima kasih Pak Jamil ilmunya pagi ini.
    Salam sukses mulia.

    1. Tapi kalau lagi gak marah lebih ngomong untuk kebaikan ๐Ÿ™‚

  2. Gugie says:

    Kadang banyak yang bilang dirinya tegas padahal dia pemarah. Tegas juga bukan berarti hanya mengungkapkan prinsip dengan intonasi bicara yang mantap, sikap diam pun jika berprinsip bisa dimaknai tegas. hehe…Mantap kek!

  3. ali samsudin says:

    trimakasih ilmunya kek, semoga tangkapan saya benar dan mengamalkannya

  4. Pristiana says:

    Sbg seorg #Insting “otak reptil” sy sering kurang terkendali, dan hal tsblah yg ingn sy rubah, alhmdulillah dipergantian umur sy hr ini Allah menegur sy lagi lwt tulisan kakek ๐Ÿ™‚
    Trmksh kek telah jd perantara Allah u/ menegur sifat emosional sy ๐Ÿ™‚
    Trmksh jg ilmunya Aa Gym ๐Ÿ™‚
    Smg Allah memberi kemuliaan pd kakek dan Aa

    1. Amin YRA, teguran yang bermutu ๐Ÿ™‚

    2. ORA DADI OPO says:

      ฮ›ฮฌmฮฮฯ€ Yฮฌยชยช ล”รตรŸรŸวปl ฤ„lฮฌmฮฮฯ€ ๐Ÿ™‚

  5. Alhamdulillah masih dikasih kesempatan menjadi bagian dalam ribuan jamaah untuk mendengarkan Kakek Jamil dan Aa Gym. Sama-sama kek, semoga bisa melatih ilmunya dalam kehidupan nyata.
    Terima kasih sudah dirangkum informasinya, semoga berkah buat semua yang membacanya.

    1. Lho koq gak sungkem ๐Ÿ™‚ sibuk ya? ๐Ÿ™‚

      1. Maaf kek, bawa rombongan hehehe

  6. Mumtaz says:

    Alhamdulillah… NASEHAT ini sungguh cocok sekali dimana kita masuk di bulan Politik yang membutuhkan kesabaran dan menjauhi kemarahan.

    Terima Kasih banyak Pak Jamil… Semoga makin Lebih Baik!

    Salam SuksesMulia!

    1. Saya cuma nyambung lidah, itu ilmu dari Aa’ Gym ๐Ÿ™‚

  7. Denni Candra says:

    Terimakasih juga buat kek Jamil yang telah membagikan ilmunya pagi ini, karena disini banyak kita yang keliru yaitu membedakan antara tegas dan marah … ๐Ÿ™‚

    Salam SuksesMulia

  8. Arum W says:

    Terima kasih atas ilmunya Kek dan Aa’, semakin meneguhkan hati bahwa harus bisa mengendalikan marah jika tidak ingin menyesal nantinya ๐Ÿ™‚

  9. nurjannah says:

    Pak Jamil ada saudara dari Purworejo tepatnya mana Pak? saya asli dari Purworejo, terima kasih untuk pencerahannya.

    1. Saya dari Kemiri Kutoarjo

      1. nurjannah says:

        ooo saya tahu persis kemiri pak, karena saya dari kec, purworejonya, selama ini saya link terus dengan webnya Bapak, karena saya merasa butuh dan ketagihan dengan isinya,..
        Barakalloh ya Pak, semoga Bapak terus selalu menghadirkan tulisan2 yg simple tapi ngangeni dan yang pasti terasa njewer telinga saya…

  10. andriansyah says:

    ahad kemarin dapat training lg dr 2 Guru…ilmu yang sangat bermanfaat….

  11. Rama Giovani says:

    Kalau boleh saya tambahkan sedikit kek karena saya orang ilmiah yang beragama..saya pribadi agak kurang sependapat kalau marah itu hanya sekedar lemah…karena proses marah itu merupakan sebuah hasil dari bbrp proses yang cukup kompleks di otak,terutama di otak depan yang memang fungsinya untuk mengontrol amarah…yang paling penting menurut saya adalah melakukan “manage” terhadap penyebab marahnya, karena dari pengalaman saya orang yang menderita gangguan jiwa itu marah marah karena ada kerusakan di otaknya bukan karena lemah saja ๐Ÿ™‚

    1. Wah akan lebih asyik kalau ditulis lengkap mas, dan dikirim ke email TulisanPembaca@JamilAzzaini.com untuk dimuat di website ini

    2. BisnisBajuYuk says:

      Mungkin yg dimaksud pak Jamil dg orang yg suka marah adalah orang lemah,adalah orang sehat atau normal tidak termasuk orang yg sedang “sakit” atau “terganggu” jiwanya. Wallahu a’lam,maaf kalau saya salah..

      1. Terima kasih sudah meluruskan ๐Ÿ™‚

  12. martha says:

    mantafff

  13. Inspiring kek. Sejatinya emang kita harus terus mengendalikan emosi diri. Sebab yang tersulit memang melawan diri sendiri. Semoga kite semua terhidar dari itu. Salam SuksesMulia, kek.

  14. Energi Kebaikan… Senangnya berada selalu dalam lingkungan Kebaikan Pak.

    Semoga Aa’ Gym Pak Jamil dan kita semua selalu disehatkan dan ditetapkan dalam lingkungan berenergi kebaikan.

    Salam SuksesMulia!
    ๐Ÿ˜€

  15. ORA DADI OPO says:

    sedikit cerita nih kek, dulu di setiap pagi sering sekali mendengar tausiyah-tausiyah Aa Gym wkt radio di rmh msh bs terhubung dgn MQ fm, alhamdulillah hidup bs lbh terarah lewat perantara tausiyah beliau. sayang hal ini hanya berjalan beberapa bulan, krn tdk bs terhubung kembali dgn MQ fm.
    Dua hari yg lalu iseng2 mendengarkan radio lokal, alhamdulillah saat itu radio lokal bekerjasama dgn MQ fm. Dan menyiarkan langsung Aa Gym saat mengisi acara di Masjid Istiqlal. Alhamdulillah lewat tausiyah Aa saat itu bs memporak-porandakan gundah gulana di hati saya… ๐Ÿ™‚
    Iya betul kata kakek, skrg Aa Gym lebih tenang dan lebih tawadhu dr pd dulu (pengamatan saya dr mendengar tausiyah beliau).
    semoga tetap istiqomah kedepannya, begitu pula dgn kakek. ฮ›ฮฌmฮฮฯ€ Yฮฌยชยช ล”รตรŸรŸวปl ฤ„lฮฌmฮฮฯ€

    Salam SuksesMulia_!!!
    @npindh
    เธ‡^โ€ข^เธ‡

    1. Mari kita doakan bersama semoga Aa’ bisa terus menyebarkan kebaikan, sehat, terhormat di dunia dan selamat di akherat

  16. Arsya Dimin says:

    Matur nembah nuwun GrandPa Jamil,, he
    Atas ilmu yang diberikan hari ini, terima kasih juga buku On nya,,
    Sangat menggugah, dan saya tdk bosan2nya baca ulang, dan terus lakukan apa yang tertulis disana, kala sedih dan Down, q ulang lagi baca, dan ada spirit tersendiri yang lahir kembali ketika q membaca Buku On kembali,,
    Jazakallohukhoiron GrandPa Jamil

    1. Wah senangnya hatiku. Doakan jadi amal sholeh ya

  17. Ratih Puspa Sari says:

    Laa taghdob, jangan marah! ๐Ÿ™‚

  18. umar says:

    Subhanallah Terimaksih Pak Ustadz Ilmunya.. Radio mq fm bisa didengar dimanapun berada lewat radio streaming…

  19. alhamdulillah bisa baca artikel ini ,

    intinya, berlindung kepada allah, diamlah, rendahkan dan dinginkan hati.. sipp. makasih kek ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published.