Mengendalikan Amarah

marah.jpg

Pernah marah? Bila jawabnya pernah, itu manusiawi. Saya juga pernah marah dan manusia terbaik sekalipun pernah marah. Yang tidak boleh kita sering marah, karena itu pertanda Anda punya penyakit hati yang parah. Jauhi agar marah tidak menjadi kebiasaan sehingga kita mempunyai sifat pemarah. Ali bin Abi Thalib ra mengingatkan, “Sifat pemarah adalah musuh utama akal.”

Bagaimana mengendalikan marah? Saya punya beberapa pengalaman yang pernah saya lakukan. Boleh jadi tips ini tepat buat sebagian orang, boleh jadi tidak tepat untuk sebagian yang lain. Namun bagi saya tips ini sangat manjur.

Pertama, saat hendak meluapkan kemarahan saya berhitung hingga 33 kali. Bukan hanya berhitung, saya berzikir menyebut nama Allah. Apabila masih marah, saya berzikir lagi 33 kali. Pengalaman saya, bila saya melakukan hingga tiga kali kemarahan mereda dan kata-kata yang keluar lebih tertata.

Kedua, saya selalu berpikir bahwa orang yang menyebabkan marah kepada saya sebenarnya berniat baik. Hanya caranya yang tidak sejalan dengan saya. Saya tanamkan, jangan-jangan cara orang itu yang benar.

Bagaimana bila memang orang itu berniat buruk dan memancing kemarahan saya? Maka saya tanamkan dalam pikiran saya, “Bila saya marah berarti ia telah berhasil menaklukkan saya. Tidak, saya tidak boleh takluk dengan orang yang berniat jahat. Ayo adu kuat! Hehehehe…”

Ketiga, saya berpikir marah itu sifat setan. Dan setan itu terbuat dari api, sedangkan api bisa dikalahkan oleh air. Maka saat saya marah maka kemudian saya mencari air untuk berwudhu atau cuci muka. Apabila tidak manjur saya kemudian mandi, tentu bila memungkinkan.

Coba praktekkan tiga tips ini saat Anda marah. Apabila belum mempan, coba cari tips sendiri. Hehehe… Kemudian dibagi disini agar saya juga mendapat inspirasi dari Anda.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

14 thoughts on “Mengendalikan Amarah”

  1. arsyad says:

    Kalimat yang menenangkan, low maraknya dg diri sendiri bagaimana yh Kek cara jitu ngatasinnya

    1. Jamil Azzaini says:

      Syukurilah…Anda diberi mata gratis…pendengaran cuma-cuma dll

  2. ali samsudin says:

    terimakasih tipnya kek, semoga inget kalo pas marah

    1. Jamil Azzaini says:

      Langsung praktekkan….

  3. arief Bijak says:

    alhamdulilah dapat 3 tips ini, in sya Allah akan buat kita ON menangkis rangsangan marah …. saya akan coba juga untuk menangkis rangsangan syahwat lainnya pak …hehe 🙂

    1. Jamil Azzaini says:

      Hehehehe, gak manjur pak kalau untuk yg lain 🙂

  4. meita says:

    Kek, klo memberikan tips menahan amarah kpd tmn kerja senior apakah boleh?
    Tiap rapat klo ada yg beda pendapat tmn saya marah,hmm,astaghfirullah

    1. Jamil Azzaini says:

      Anggap saja latihan sabar 🙂

  5. mahfudz says:

    kalau saya malah g bisa Marah Kek, dalam hati pengen marah tapi g bisa, bagaimana cara marah yang baik?

    1. Jamil Azzaini says:

      Hati-hati, bila orang tuamu dihina, agamamu dihina, tidak marah. Berarti hatimu sakit

  6. arsyad says:

    Kuncinya syukur yah,,
    Siap Kek,,
    Ditnggu lowh buku2 inspirasinya kembali

    1. Jamil Azzaini says:

      Siip, lagi menyiapkan buku baru…

  7. Meilya Kusumawati says:

    terima kasih pak tipsnya.
    akan saya coba praktekkan saat saya marah. tapi jagan sampai saya marah, karena hanya membuang-buang energi 😀

  8. Mohammad Roy says:

    Saat kta marah redakan utk tenang dari berdiri kita duduk sambil ambil nafas 3 kali sambil istighfar,lalu kta minum air putih sambil baca basmalah,masih belum jga,cobalah rebahkan badan kita biar aliran darah kta lancar sambil istighfar,jika masih jga ambil wudhu shalat insyaallah reda

Leave a Reply

Your email address will not be published.