Mengembangkan Bakat dan Passion

Ketika kita mendidik anak arahkan agar mereka berkembang sesuai potensi dan bakat yang dimilikinya. Jika tidak, bukan tidak mungkin anak akan stres, tidak percaya diri dan kalah bersaing, bahkan ia bisa menjadi orang lain dan tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Di kantor pun demikian, kita harus memberi pekerjaan kepada bawahan sesuai bakat passion dan kemampuan yang dimilikinya, agar mereka bisa mengembangkan dirinya dan bersaing dengan rekan kerjanya.

Setiap orang itu unik dan memiliki kelebihan masing-masing. Didik, arahkan, kembangkan orang-orang yang menjadiu tangung jawab Anda sesuai dengan talenta yang dimilikinya. Dengan cara ini Anda akan memiliki putra-putri, karyawan, kader, pengikut dan penerus yang dapat diadalkan untuk bersaing di masa depan.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Baca juga:

Bagikan:

7 thoughts on “Mengembangkan Bakat dan Passion”

  1. aannoe says:

    penting banget berarti ini mbah.apalagi buat orang tua & calon orang tua seperti saya.

  2. akhnurhadi says:

    atas saya cepet banget… he..he..

    yup, setuju Kek..

    tapi melihat gejala akhir2 ini, banyak orang tua yang berusaha membuat anaknya jadi selebritis dengan mengikuti audisi bintang

    ini sebenernya keinginan anak apa eksploitasi anak…

  3. boeloek says:

    Yes..sangat mnyenangkan ‘mengamati’ org dskitar, trutama yg trdekat. Kr ssungguhnya mreka adala sbaik2nya NASEHAT yg BERGERAK bagi kita…slain NASEHAT tak BERGERAK pula tentunya…*mati*

  4. ali says:

    terima kasih banyak ya Pak, ini pelajaran masa depanku!! Tetep sukses mulia!

  5. Anggit Setyaningsih says:

    “Ubah hobi jadi duit” kaya bukunya PASSION om Dedy Dahlan 🙂

  6. Bukik says:

    Kenyataannya, kebanyakan orang Indonesia itu terlalu berorientasi akademis/sekolahan
    Contoh:
    Ketika ada kontes memasak, maka anak2 australia yg suka masak sudah mahir karena sejak kecil mereka sdh mendalami kesukaannya itu
    Ketika kontes memasak pada anak Indonesia, eh didampingi oleh seorang chef.

    Ijinkan anak kita mengikuti passion

  7. Rio Sudarpo says:

    Terimaksih, Pak Jamil. Insya Allah apa yang disampaikan telah, sedang dan terus kami lakukan, khususnya bagi anak-anak kami. Semoga kita dapat menghasilkan “kader” bangsa yang sukses dalam hidupnya dan mulia akhlaqnya. Salam sukses mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.