Mengapa Kita Tak Punya Ide?

noidea.jpg

Setelah lebih dari 3,5 tahun setiap hari kerja saya menulis di JamilAzzaini.com, kemarin saya benar-benar tidak bisa mendapatkan ide untuk menulis. Awalnya saya berpikir mungkin karena saya terlalu lelah. Setelah mengisi rangkaian training/seminar di berbagai perusahaan, selama tiga hari saya fokus di Wanna Be Trainer (WBT).

Bagaimana tidak lelah, siang saya fokus memberi yang terbaik untuk peserta, malam harinya memberikan briefing kepada para fasilitator WBT. Usai acara WBT, saya harus menginap di rumah sakit karena menemani anak kedua saya yang sedang dirawat.

Akan tetapi, setelah saya merenung, ternyata penyebab utamanya bukan karena ini. Setelah saya jalan kaki pagi, mandi kemudian sholat dhuha saya temukan penyebabnya. Ternyata sangat sederhana, saya sulit mendapatkan ide karena saya sedang terhinggapi tiga penyakit hati.

Pertama, amarah. Pagi itu, saya menerima SMS yang agak menyinggung perasaan. Rasa amarah begitu menguasai pikiran dan perasaan saya. Ketika itu saya sudah mengumpulkan kata-kata penuh emosi yang ingin saya ucapkan saat berjumpa dengan sang pengirim SMS.

Kedua, gelisah. Rasa ini muncul karena ada beberapa jadwal yang tertunda karena anak saya masuk rumah sakit, padahal beberapa hal yang sudah terjadwal karena janji saya. Kegelisahan lain muncul karena ada beberapa agenda bisnis yang tertunda, mitra kerja yang kurang amanah dan aktivitas pemberdayaan masyarakat yang saya lakukan juga sedang ada problem.

Ketiga, takut. Gara-garanya tulisan saya yang mengkritisi peran moderator saat debat calon presiden yang pertama pekan lalu mendapat banyak kritikan. Ada rasa takut yang bergelayut dalam pikiran dan hati saya ketika akan menulis pandangan saya saat debat calon presiden tahap kedua. Padahal, banyak hal yang bisa dikomentari mulai dari sisi visi ekonomi, leadership, hingga kemampuan public speaking kedua kandidat.

Setelah amarah saya redam, gelisah dikendalikan dan rasa takut dibuang ternyata ide-ide bermunculan. Bukan hanya ide tentang tulisan untuk website ini tetapi juga ide bisnis, kehidupan dan juga ide membangun kekuatan tim. Ternyata ketenangan hati itu melahirkan banyak hal yang positif.

Kini saya semakin yakin bahwa penyakit hati itu walaupun tidak terlihat namun dampak negatifnya sangat besar. Hanya karena amarah, gelisah dan rasa takut kita kesulitan mengundang banyak ide dan gagasan untuk datang. Dalam jangka panjang, kreativitas kita akhirnya bisa mati.

Nah, apabila Anda saat ini sulit mendapatkan atau mengembangkan ide, boleh jadi itu karena ada amarah, gelisah dan rasa takut yang menyatu dalam pikiran dan hati Anda. Buanglah segera…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

19 thoughts on “Mengapa Kita Tak Punya Ide?”

  1. Widiag says:

    Saya percaya, kang Jamil punya energi positif yang bisa ditembakan kepada kami setiap paginya, tembaki kami lagi kang, tetap semangat, ingat impian pelukan bersama baginda rasul Muhammad saw nanti.

    1. Terima kasih mas

    1. Jangan lupa belok kiri juga mas 🙂

  2. Arieffadillah says:

    Insya Allah Pak Jamil,…semoga kita semua dijauhkan-Nya dari sifat dan perasaan amarah, gelisah dan rasa takut dari hati kita,…tapi perlu juga rasa itu ada dihati kita Pak Jamil,…marahlah, gelisahlah dan takutlah kita pada diri kita yang belum bisa semakin dekat kepada-Nya, yang belum bisa lebih bermanfaat untuk sekitar kita….salam suksesmulia selalu Pak,…semoga diberikan kesehatan seluruh keluarga Bapak oleh-Nya, dipanjangkan umur dan penuh barokah…Aamiin.

    1. Benar mas, rasa takut, gelisah dan amarah yang mas Arief jelaskan wajib ada dalam diri kita

  3. rain says:

    Terima kasih Kek untuk sharingnya pagi ini, selama ini 3 hal tsb yang menggelayut di hati yg satu persatu akan disingkirkan untuk membuka keran kreativitas dan kebahagiaan, once again thanks a lot Kek Jamil

    1. Salam buat keponakan baruku ya mas

  4. ORA DADI OPO says:

    Syukur alhamdulillah kek Jamil sdh ‘normal’ kembali hari. Semoga seterusnya kek Jamil bs membagi tulisan-tulisan yg kerON… 🙂
    Âăмĭĭή Âllǎhuммà Âăмĭĭn

  5. Alhamdulillah kakek kembali 🙂

    1. Sibuk nikmat lagi 🙂

  6. tekun says:

    setuju dengan pak jamil..bravo untuk menulis..

  7. Bima Ary W says:

    Bener banget kek..
    beberapa minggu ini saya juga mengalami hal yang sama, pekerjaan menumpuk, tidak ada ide, tidak ada mood, ternyata itu semua berawal dari hati yang kotor dn pikiran negatif..
    Insyaa Allah ke depannya dapat berubah menjadi lebih baik lagi, makasih atas segala inspirasi2nya kek

    1. Alhamdulillah masih bisa menyadari mas

  8. Yulia Daud says:

    terimakasih atas ceritanya kek Jamil 🙂

  9. jeni hidayat says:

    Alhamdulillah,sangat menginspirasi sekali,tks ya kek Jamil,salam kenal dri sya Jeni si pengusaha muda 🙂

  10. Terima kasih banyak nasehatnya Pak…

  11. Siti Romlah says:

    Pak….saya punya pengalaman yang sangat tegang tapi lucu.saya ingin bapak menuliskan pengalaman saya di website bapak.bolehkan pak….ceritanya waktu saya mengantarkan anak-anak sekolah tempat saya bekerja untuk study tour ke bandung. Waktu itu karna jarak rumah saya dan tempat saya bekerja itu jauh (saya bekerja di sekolahan sebagai karyawan) saya memutuskan untuk ikut mobil wisata ke pool bis tersebut.Karna bis tersebut satu arah lewat jalan yang menuju ke rumah saya. ketika itu waktu sudah menunjukkan pukul 12.00 tengah malam. saya bertiga dengan sopir dan kenek. Di tengah jalan lampu bis dimatikan dan sang kenek membuka bajunya. saya merasa takut sekali.Dalam hati saya deg2an dan berpikir mau apa nih kenek ko buka baju segala……ooooo ternyata sang kenek hendak menyapu didalam bis.karna didalam bis banyak sampah bekas anak2 makan. Saya jadi geli n senyum2 sendiri kalo inget peristiwa itu. semoga bapak mau menuliskannya untuk saya.karna hampir tiap hari saya baca tulisan bapak di kantor. tulisan bapak satu2nya hiburan saya ketika saya banyak masalah. Trima kasih pak.salam kenal dari saya penggemar tulisan bapak….Siti Romlah

Leave a Reply

Your email address will not be published.