Mendekatlah

charity-1.jpg

Saya termasuk orang yang lebih senang mendengar dibandingkan membaca. Tapi bukan berarti saya jarang membaca buku. Saya membaca hampir semua buku non-fiksi best seller. Namun, saya lebih mudah mencerna ilmu apabila saya mendengar. Untuk itu, saya sering berguru ke banyak orang dan selalu menyiapkan telinga untuk mendengar.

Salah satu orang yang sering saya dengar adalah istri saya. Tadi malam saya mendapat cerita analogi dari istri saya yang sangat menarik. Seorang yang terkenal taat dan sholeh mendatangi tukang cukur. Sembari mencukur rambut, tukang cukur membuka percakapan, “Saya sekarang malas beribadah, mas. Sebab, banyak ajaran yang tidak benar di agama.”

Mendengar itu, orang yang sholeh terkejut dan bertanya, “Boleh tahu mana ajaran yang tidak benar?” Tukang cukur menjawab, “Katanya Allah Maha Pengasih, kok banya orang galau dibiarkan. Katanya Allah Maha Pemberi rezeki, kok banyak orang banyak hutang dibiarkan sampai stress.”

Kebetulan saat itu di luar tempat cukur terlihat orang berambut panjang dan kumal. Maka orang sholeh itu bertanya kepada tukang cukur, “Siapa itu mas?” Tukang cukur menjawab, “Saya tidak tahu.” Orang sholeh melanjutkan, “Itu rambutnya panjang dan kumal kok tidak Anda cukur.”

Tukang cukur itu menjawab, “Bagaimana saya mau mencukur, dia gak masuk ke sini dan juga tidak meminta saya untuk mencukur.” Orang sholeh itu kemudian berkata, “Bagaimana juga Allah akan menolong orang yang galau dan banyak hutang kalau mereka tidak mau mendekat dan meminta kepada Allah.”

Semakin dekat kita kepada Allah akan semakin mudah kita meminta, semakin tenang menjalani kehidupan. Bekerja dan berbisnis menjadi ibadah. Malu apabila menggunakan cara-cara yang tidak diridhoi Allah. Rumah tangga semakin happy.

Allah berbeda dengan manusia. Terlalu sering dan terlalu banyak diminta, manusia bisa murka dan menjauh dari kita. Tetapi bagi Allah, semakin banyak diminta ia semakin senang. Oleh karena itu, perbanyaklah meminta kepada-Nya, mulai sekarang…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

2 thoughts on “Mendekatlah”

  1. Edy Toer says:

    Sebuah cerita yang cukup inspiratif, sederhana dan mudah dicerna.. nambahi aja kalau dalilnya dalam Al-Qur’an
    “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”. Al Baqarah :186

    1. Jamil Azzaini says:

      Terima kasih tambahan ilmunya….

Leave a Reply

Your email address will not be published.