Menanamkan Value dan Kebenaran

IMG_1826.jpg

Acara Wanna Be Trainer (WBT) selama tiga hari berjalan lancar, meriah, penuh persaudaraan dan sarat ilmu. 100 lebih peserta dan fasilitator yang terlibat dalam acara tersebut sangat menikmati acaranya. Bahkan sebelum sesi-sesi training dimulai, para peserta selalu antri di depan pintu. Diantara mereka ada yang berkata, “Seperti mau nonton film box office ya.”

dari atas ke bawah: Jamil Azzaini tampil dalam satu sesi di Wanna Be Trainer batch 17; Salah satu peserta meski penyandang disabilitas tapi semangatnya luar biasa; Aksi semua peserta dalam  salah satu foto.

dari atas ke bawah: Jamil Azzaini tampil dalam satu sesi di Wanna Be Trainer batch 17; Salah satu peserta meski penyandang disabilitas tapi semangatnya luar biasa; Aksi semua peserta dalam salah satu foto.

Saya sangat senang karena kesadaran pentingnya bicara di depan audience mulai tumbuh. Terbukti, yang hadir di WBT sebagian besar adalah direktur, manager, leader, owner, karyawan dari berbagai perusahaan ternama. Ada pula trainer, host acara televisi dan penyandang disabilitas namun punya kemampuan melukis yang luar biasa.

Salah satu kemampuan alamiah yang diberikan kepada manusia adalah bicara. Sayangnya banyak orang yang bicara asal bicara. Tentu dampaknya sangat membahayakan apabila bicara hanya asal bicara padahal ia bicara di depan banyak orang. Padahal bicara di depan audience adalah kesempatan untuk “mempengaruhi” audience ke arah yang diharapkan sang pembicara.

Perlu Anda ketahui, pembicara yang baik itu ia mampu menyampaikan informasi dan data bagi pendengar. Pembicara hebat itu mampu menambah ilmu dan hal-hal yang baru bagi pendengar. Sementara pembicara yang luar biasa itu mampu menambah dan mengubah keyakinan sang pendengar. Dan untuk menjadi pembicara yang luar biasa, Anda perlu menyampaikan value dan kebenaran.

Siapapun Anda pastikan untuk selalu naik kelas, dari pembicara baik menuju hebat dan kemudian pembicara luar biasa. Kemampuan bicara ini akan membantu karir Anda dan juga memperluas pengaruh Anda di perusahaan atau instansi. Sementara bagi owner bisnis, kemampuan bicara akan membantu peningkatan kinerja perusahaan milik Anda.

Dan tentu bagi public speaker, kemampuan bicara akan membuat Anda menjadi pembicara yang dikangenin dan dinanti audience. Mempengaruhi kehidupan mereka ke arah yang jauh lebih baik dan bermartabat. Menginspirasi dan menggerakkan banyak orang adalah kenikmatan tersendiri dalam kehidupan.

Dan tentu perlu dicamkan bahwa menebar ilmu adalah salah satu amalan cerdas yang seharusnya wajib kita lakukan. Sebab, pahalanya akan terus mengalir meski kita telah tiada di semesta. Untuk itu, saya mengingatkan kepada peserta WBT pentingnya menyampaikan value dan kebenaran dalam setiap presentasi apapun yang kita sampaikan. Meski presentasinya seputar SOP maupun savety briefing sekalipun. Setuju, kan?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

2 thoughts on “Menanamkan Value dan Kebenaran”

  1. isya says:

    Berkomunikasi memang harus di up grade, apalagi kalau target pasar makin premium..

    1. Jamil Azzaini says:

      Mari upgrade terus siapapun target pasar kita….

Leave a Reply

Your email address will not be published.