Memilih Font Sama Halnya Seperti Memilih Jodoh

IMG-20140130-WA000Jujur saja, saat saya menulis judul di atas. Rasanya saya seperti melebih-lebihkan, atau kalau anak ‘gaul’ sekarang menyebutnya lebay. Padahal dalam konteks seorang trainer atau juga seorang penulis, baik dalam mempresentasikan sebuah materi dalam slide atau menulis sebuah buku. Bagaimanapun pemilihan font menjadi bahan adonan yang sangat penting bagi audience atau pembaca tulisan Anda. Bila Anda salah membuat komposisi adonan, bisa jadi materi Anda tidak akan bisa dinikmati.

Oleh karena itu pemilihan font yang tepat menjadi unsur penting dalam sebuah presentasi atau penulisan. Karena memilih font tak cukup terlihat dalam komposisi yang pas nan indah. Tapi harus ada rasa, ada emosi, ada hasrat dan ada cinta.

Menurut Don Mc Millan, kita harus berhati-hati dalam memilih font. Karena riset membuktikan bahwa secara psikologis, seseorang akan memilih font berdasarkan emosional dan sifat dasar yang dimiliki serta suasana perasaan saat itu.

Untuk membuktikannya, cobalah tanya ke sekitar kita, mereka lebih menyukai jenis font yang seperti apa? Dari situlah akan diketahui jenis font yang sama dengan kecenderungan sikap mereka.

Tentu setiap detail font yang mampu berbicara dalam dalam tulisan di slide atau buku, harus sincronize dengan dengan audien/pembaca-nya. Apa yang dirasakan dan emosi audience, serta bagaimana caranya pembaca bisa terbawa kearah emosi yang dikehendaki oleh materi tersebut.

Oleh karena itu, diharuskan berhati-hati dalam memilih font terlebih ketika kita membuat slide presentasi. Mengapa? Karena dikhawatirkan jenis font yang dipilih adalah jenis font yang kita suka, belum tentu sesuai dengan hati para audience. Sehingga materi tidak tersampaikan secara optimal.

Robbins Williams memberikan penjelasan mendasar dalam mempertimbangkan mengapa kita harus memilih fonts? Karena font terbagi dalam beberapa karakter yang sangat khas memiliki hubungan dengan emosi dan hati pembacanya. Paling mudah mencontohkannya, yaitu jenis font yang digunakan dalam penulisan ilmiah berbeda dengan jenis font untuk mengekspresikan desain dan seni.

Bagaimanapun baik seorang pembicara ataupun penulis, jangan sembarangan dalam memilih font untuk bisa digunakan dalam penulisan. Terlebih lagi bila Anda ingin menyajikan slide presentasi lebih amazing. Lebih excited bagi audience Anda. Jangan sampai ketika kita melakukan presentasi, audiens malah mengantuk bahkan ada yang kabur.

Hal itulah yang dilakukan Steve Job, sebelum melakukan presentasi dalam sebuah launching new product dari Apple Inc. Tim Steve Job senantiasa terus menerus melakukan riset untuk menemukan formula font. Disaat Job presentasi, tanpa sadar semua didalam hall room tersebut langsung serentak,”Woow!! Awesome! Amazing!!” Para audience berdecak kagum. 🙂

Racikan resep pemilihan font ini sebenarnya sudah teruji melalui riset yang panjang. Bahkan telah dibukukan dalam sebuah buku yang berjudul AMAZING SLIDE PRESENTASI karya Dhony Firmansyah, yang dikenal dengan panggilan @pakarslide. Buku yang juga ditulis oleh alumni AKADEMI TRAINER ini, benar-benar sangat recomended membahas secara rinci bagaimana membuat sebuah slide presentasi memukau dan menghipnotis para audiens. Untuk mendapatkan buku yang telah banyak memberi inspirasi serta ilmu tentang dunia presentasi, silakan ke web AsaBuku.com atau kontak ke 0878 533 688 52

Niesya Yasmin

Bagikan:

7 thoughts on “Memilih Font Sama Halnya Seperti Memilih Jodoh”

  1. Siti Nurhayati says:

    Wahhh…..ini memilih font apa memilih foto mbak niesha ?:)) hehehehe

  2. ayra says:

    ini kalau pria yang single milih font atau milih yang gambarnya dipajang itu ya ? *eehh keceplosan

  3. Interesting and amazing artikelnya mbak Niesya.

  4. Princess Amanda @Princess_Coach9 says:

    kerON dan inspiring….:)

  5. SukrON mbak niesya atas tambahan ilmunya…

    Salam Sukses Mulia_!!!
    @npindh
    āļ‡^â€Ē^āļ‡

  6. kerON dan Amazing 🙂

  7. dnur77 says:

    alhamdulillah….
    Salam Mbak…..

Leave a Reply

Your email address will not be published.