Membudayakan Inovasi (Tamat)

Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Alhamdulillah saat ini banyak perusahaan di Indonesia yang semakin menyadari pentingnya inovasi, bahkan di beberapa perusahaan sudah ada jabatan Chief Innovation Officer. Meski menurut Global Innovation Index 2016, Indonesia masih menduduki peringkat ke 88 dari 130 negara dalam hal inovasi global.

Karena inovasi wajib dilakukan bagi semua bisnis, maka bila kita ingin tetap terus bertahan dan bertumbuh kita juga wajib menanamkan kesadaran pentingnya inovasi dalam benak kita. Banyak cara yang bisa kita lakukan agar kehidupan kita terbiasa dengan inovasi dan kita tidak menjadi manusia “kagetan” (mudah terkejut) dengan perubahan yang ada.

Pertama, selalu berpikir kedepan. Terlalu bangga dengan keberhasilan dimasa lalu dan hari ini akan mematikan kreativitas dan sulit memunculkan inovasi. Marshall Goldsmith pernah berpesan “What got you here, won’t got you there…” Sembari terus menerus melakukan yang terbaik kita perlu membiasakan diri bertanya “apa yang akan terjadi 5 atau 10 tahun yang akan datang ya?”

Kira-kira menurut Anda, apa yang akan terjadi dalam kehidupan, bisnis dan karir Anda dalam waktu 5 tahun yang akan datang? Coba jawab dan tuliskan dulu jawaban pertanyaan saya sebelum Anda melanjutkan membaca tulisan saya ini.

Kedua, biasakan bergaul dalam suasana non formal. Berbagai penemuan inovatif besar di dunia ternyata banyak terjadi dalam suasana santai dan tidak formal. Melihat fakta ini, banyak perusahaan besar seperti google merancang kantornya tidak seperti kantor pada umumnya. Orang bebas duduk dimana saja, bekerja dimana saja. Salah satu client kami (Kubik Leadership) yaitu Telkomsel juga sudah mulai menerapkan kantor seperti. Mereka menyebutnya Smart Office.

Dalam suasana yang non formal dan santai ini suasana brainstrorming akan menjadi lebih hidup dan tidak tersekat-sekat hirarki jabatan. Ide-ide liar dan segar akan datang bertebaran dalam suasana yang menyenangkan. Ayo banyaklah bergaul dan ngobrol santai dengan teman Anda dari berbagai profesi dan latar belakang.

Baca Juga  Manusia Wacana

Ketiga, syukuri dan rayakan. Setiap inovasi pasti ada peluang berhasil dan peluang gagal. Rayakan setiap keberhasilan sebagai bentuk rasa syukur kita. Jangan lupa rayakan pula setiap kegagalan sebagai komitmen bahwa kita tetap bersabar dan akan terus berinovasi. Tidak kapok, tidak mau berhenti dan terus berinovasi.

Teruslah berinovasi atau Anda terrlempar dari kompetisi.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook


Share this
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer