Megah Bukan Berarti Hebat

Share this
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

Salah satu kesedihan saya saat jumpa dengan para pengusaha adalah apabila mereka memamerkan berbagai kemegahan yang mereka miliki. Saya sering berkelakar “dunia sudah berubah bro, yang tidak terlihat justeru yang kuat, yang terlihat justeru bisa menjadi beban.” Berdasarkan data di S&P 500, pada tahun 1975 kontribusi aset yang tidak terlihat (intangible asset) terhadap nila pasar tidak lebih dari 20 persen. Tetapi pada tahun 2015, kontrbusinya melesat tajam hingga lebih dari 80 persen.

Perusahaan-perusahaan dengan nilai pasar yang tinggi saat ini justeru tidak memiki aset terlihat yang banyak, intangible aset mereka jauh lebih tinggi dari tangible asetnya. Ada yang bisnis jasa transportasi tetapi tidak memiliki armada, ada yang bisnis jasa penginapan tapi tidak punya penginapan atau hotel. Namun coba Anda gogling, Anda akan menemukan bahwa nilai pasar mereka jauh melebihi perusahaan yang memiliki aset terlihat yang meruah.

Jadikan fakta itu pelajaran, bahwa kemewahan yang tampak bukan berarti menunjukkan seseorang itu hebat dan kuat. Bahkan boleh jadi, kemewahannya justeru menjadi beban pengeluaran besar yang dalam jangka panjang bisa menjadi malapetaka bagi diri kita. Saatnya Anda meningkatkan intangible aset Anda. Sesuatu yang tidak tampak tetapi berdampak besar bagi kehidupan.

Kuatkan iman dan taqwa, miliki integritas, berkontribusi, bertangungjawab, care terhadap sesama, terus perbaiki sikap dan perilaku adalah beberapa contoh intangible aset yang perlu Anda asah dan tingkatkan. Memang, intangible aset lebih sulit dilihat peningkatannya dibandingkan dengan tangible aset. Sering-seringlah merenung, berdiskusi dengan para ahli dan meminta feedback dari sekitar adalah salah satu upaya meningkatkan intangible aset Anda.

Baca Juga  Membawa Nilai Spiritual Dalam Bisnis

Jangan silau dengan kemegahan, karena itu bukan pertanda kekuatan. Fokuslah meningkatkan terus intangible aset diri. Bukan hanya karena itu bisa meningkatkan “harga pasar” seseorang tetapi juga membuat hidup menjadi lebih nikmat, damai dan membahagiakan.

Apa intangible aset diri yang ingin Anda tingkatkan mulai sekarang?

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer
Inspirator SuksesMulia

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook


Share this
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  
    4
    Shares

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer