Maunya Istri

Ternyata tulisan “Maunya Suami” mendapatkan respon yang luar biasa, setidaknya yang sharing via twitter dan facebook ribuan orang. Agar adil maka kemudian saya bertanya kepada istri, apa kira-kira maunya istri. Uraian berikut adalah maunya istri.

Sebagai istri, aku ingin kau benar-benar menjadi imam atau pemimpinku. Sebagai imam maka ilmumu, ibadahmu dan penghasilanmu tentu harus jauh lebih tinggi dibandingkan aku. Namun ketika mengejar itu, kau tak boleh melupakan aku dan anak-anak. Saat gelisah, aku tak ingin menunggu terlalu lama dipelukmu, karena itu benar-benar menenteramkan jiwaku. Aku ingin kau lebih sering bermain denganku dan anak-anak.

Suamiku, melihatmu menemani anak-anak belajar dan bercengkrama dengan mereka itu hal yang sangat berharga dalam hidupku. Candaanmu, keusilanmu itu sangat menghiburku dan membuat tak ada jarak antara dirimu dan buah hatimu. Kepedulianmu dengan saudara-saudaraku menjadikan aku yakin bahwa aku tidak salah memilih imam dalam keluargaku.

Sebagai istri, tugasku mendukungmu dan mengangkat derajat anak-anak. Oleh karena itu, jangan kau menuntut karirku dalam bisnis terlalu tinggi, karena itu menyiksaku. Pergi jauh dari rumah untuk urusan bisnis tanpamu itu sangat tidak nyaman bagiku. Ketahuilah, menjadi ibu dari anak-anak yang hebat itu lebih membahagiakanku.

Suamiku, aku tahu, bagimu menemaniku pergi ke pasar atau pusat perbelanjaan itu terkadang menyiksamu. Please, tetaplah menemaniku sebagai ganti karena kau tak selalu mengajakku saat kau berkelana menjelajah ke berbagai penjuru.

Mendengar maunya istri, aku hanya bisa berkata dalam hati, “Aku bukan lelaki sempurna, tetapi percayalah, aku akan terus berusaha menyempurnakan hidupku dan hidupmu serta mewujudkan apa maumu.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Tulisan ini pernah dimuat bulan Agustus 2012. Namun saat banjir Jakarta 2013 server kami down sehingga banyak tulisan yang hilang. Setiap hari libur, Sabtu & Minggu kami akan menampilkan kembali tulisan yang hilang tersebut secara berkala. Selamat menikmati.


TBC


Bagikan:

22 thoughts on “Maunya Istri”

  1. Hendy Prima says:

    bener, saling mengisi dan saling membutuhkan, di tunggu tulisan yang maunya anak 🙂

  2. Yoga Arrazi says:

    Waah jadi pengen menyegerakan menikah nih ^.^

  3. Muhammad andi rachman says:

    Idahnya kek…pingin ku kayak gt

  4. wati says:

    so sweet ^_^

  5. mas ipin says:

    SubhanALLAH… terimakasih sharenya,. membuat kamibelajar

  6. MiraZayra says:

    Seandainya bisa menyampaikan ini pd suami 🙁

  7. imanudin says:

    luar Biassa komunikasi Kakek sama istri…Kayaknya sekali-kali, suami istri mesti ttuker peran kali ya Kek…

  8. Memang maunya istri pada umumnya sama, ya Kek. Sama banyaknya 😀
    Ingin bs bermain sama anak tanpa kuatir masalah domestik beberes rumah dan budget.
    Ingin bs menekuni hoby tanpa kuatir keadaan anak2 di rumah.
    Ingin bs pacaran dgn suami tanpa direcoki anak2 hehe.

  9. pakuparis says:

    Menarik artikelnya, setidaknya para suami yang kurang memperhatikan istri tahu gambaran tentang apa yang di-mau-i sang istri tercinta. Makasih kek jamil

  10. saidah says:

    Ya Allah.. andaikan dia mengerti

  11. anne says:

    Maunya calon istri seperti aku,, calon suami jangan sungkan berbagi pekerjaan rumah. Jangan mengeluarkan statement “KODRAT WANITA ADALAH DIDAPUR” dengan wajah acuh dan mencibir,, karena ketahuilah saat ayahku mengawinkan kita ia menyerahkan aku kepadamu sebagai permaisuri (teman hidup ) bukan Pembantu…

  12. Anwar S Fathir says:

    Nice! 🙂

  13. sopian abdul hadi says:

    semoga aku bisa mewujudkan semua keinginan dan harapan2 mu wahai istri ku ..
    Dengan izin Allah tentunya , karena aku hanya bisa berusaha ..

  14. Hasan says:

    maknyusss… istri yang sholehah….
    semoga masih ada di dunia yang sedikit hampir “edan”, dan sedang di “waras”-kan oleh orang-orang seperti pak jamil dan kawan2 lainnya… 🙂

  15. Murtafiah says:

    Kurang menggigit, kurang banyakkkk … 😀

  16. Shante says:

    so sweetttt…. alhamdulillah swmi ud ngerti… moga slalu utk slmanya… amin…

  17. Wahyuning Azzah says:

    terharu…hiks

  18. indimaretia says:

    sbg seorang istri, memang wajar jk istri slalu mendambakan suami yang dekat dan hangat dg keluarga..
    istri ingin ditemani dirumah, dls itu wajar..namun hrs berpikir pula bhw suami hrs bekerja mencari nafkah dan berdakwah shg para istri tdk mengekang suaminya 😀

  19. Semoga kian menjadi LEBIH BAIK serta menjadi teladan orang lain…

    Salam SuksesMulia!

  20. rahma says:

    Klo denger cerita kek jamil d dengernya enak bgt . Tak ada hambatan dlm berkomunikasi antara suami istri. Ingin rasanya seperti itu. Tapi rasanya sulit bt saya dlm berkomunikasi dngn suami bkn krn jarak. Tetapi sulit mengungkapkan nya. Terkadang malah suami/ sy menjadi slh paham dlm berkata. Saya merasa suami ku egois banyak maunya tp ģάά bsa memahami istrinya. Aduhhhh klo ky gni jd ģάά nyaman saya/suami. Menurut kek jamil gmn ya solusinya. Please!!! Terimakasih sblmnya.

  21. intan says:

    Gak sama dengan maunya saya sbg istri 🙁

    Pencitraan aja kli niy Pak …

  22. Kabul says:

    Ditunggu maunya anak, maunya mertua.

Leave a Reply

Your email address will not be published.