Makna Pilihan

JA-sydneyKemarin seharusnya saya terbang dari Sydney menuju Jakarta pukul 09.00 waktu setempat. Namun karena alasan cuaca dan kabut di Sydney, penerbangan Garuda delay hingga pukul 19.30. Mencari alternatif maskapai lain, tak ada yang terbang menuju Jakarta. Marah? Tidak menyelesaikan masalah. Protes? Tak akan mengubah keputusan.

Di dalam kehidupan, memang ada hal yang diluar kendali kita dan ada hal yang dibawah kendali kita. Hal yang diluar kendali kita adalah hal yang kita tidak punya peran apapun dan kita tidak bisa memilih. Misalnya, kita tidak bisa memilih siapa bapak dan ibu kita, dimana kita lahir, cuaca termasuk di dalamnya. Dalam hal ini, kelak di akhirat kita tidak akan dimintai pertanggungjawaban.

Namun dalam hal yang kita punya pilihan. Misalnya, mau dusta atau jujur? Mau selingkuh atau setia? Mau korupsi atau tetap bersih? Mau marah atau tetap sabar? Mau mencaci maki atau tetap mengambil hikmah atas suatu peristiwa? Dalam hal ini, kita semua bisa memilih.

Karena kita punya peran untuk memilih melakukan mana yang baik dan buruk maka di akhirat kelak kita akan dimintai pertanggungjawaban. Pilihan baik akan diberi imbalan berupa kenikmatan di surga, sementara bila kita memilih yang buruk akan dibalas dengan siksa neraka. Mengapa? Ya, karena kitalah yang memutuskan apakah kita akan melakukan yang baik atau yang buruk.

Dalam hal yang kita tak punya kendali, bersabarlah bila itu tidak sesuai harapan dan bersyukurlah bila mendapatkan kebaikan. Sementara dalam hal yang dibawah kendali kita maka pastikanlah bahwa yang kita lakukan itu berdampak baik di dunia dan menyelamatkan di akhirat.

Saya tak sanggup mengubah cuaca di Sydney maka sabar adalah pilihan terbaik. Tetapi saya bisa memilih menyikapi kejadian itu sekaligus mengambil tindakan yang produktif tanpa mengubah jadwal seminar saya di Padang, Bali, Jakarta, Bogor, Jogja, Banjarmasin, Balikpapan hingga hari Sabtu 22 Juni.

Lelah? Pasti! Tetapi akan lebih melelahkan jika Sang Maha Pemberi Rezeki tidak membukakan pintu rezeki karena kita terlalu banyak mengeluh “lelah”. Jadi, walau di bandara Soekarno Hatta saya hanya bisa mengirim koper ke rumah berisi baju kotor dan istri saya mengirim koper ke bandara berisi baju bersih untuk saya bawa ke Padang dan Bali, semua harus dinikmati.

Semoga semua lelah yang hadir dalam hidup kita, bernilai ibadah…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Keterangan foto:
Hikmah delay, saya bisa jalan-jalan menikmati indahnya kota Sydney. Nun jauh disana, di belakang saya, Gedung Opera Sydney yang terkenal itu.


WBT batch 10


Bagikan:

23 thoughts on “Makna Pilihan”

  1. faruk says:

    kangennnnyaaa nambaaah….. ditabung duyuuuu hehehehheeh

    semoga tetap sehat dan tetap menularkan virus positifnya

  2. terharuuu.. :'( sepenggal kisah yang penuh dengan Makna.. Semangat kek dalam Menyebarkan kebaikan .. Sekarang kita Menanam nanty kita akan Menuai .. semangat untuk kek jamil … __ @AlunaZS

  3. widiag says:

    Manajemen delay yang hebat…baju kotor ke Bogor…baju bersih ke Jakarta, pengertian yang luar biasa dari seorang istri…:)

  4. ismia says:

    Selalu sukaa tulisan kakek,,, ( peluk peluk ),,, semoga selalu sehat yaa kek

  5. vina says:

    hadapi semua dgn senyuman 🙂 mau ikut acara di bpp, cp ke siapa pak Jamil? terimakasih regards-success en wassalam

  6. cak iput says:

    Abah… sebenarnya setiap kejadian itu Allah mengirimkan pesan, tinggal kita bisa membacanya apa tidak. dan ternyata Abah mampu membacanya dengan bijak tinggal menelusuri apa hikmah dibalik kejadian itu. ingat bahwa “kejadian itu menrimkan pesan” (ngapunten abah ….)

  7. Haikal says:

    luar biasa !
    😀

  8. windy asmid says:

    Alhamdulillah ada istri yg setia mau memberi baju dan menbawa baju kotor bapak yaa?!hebatnya Allah memberi rezki seorang istri yg setia..

  9. agus mustajab says:

    Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang suka mengeluh … tapi mengeluh juga pilihan.. daripada mengeluh dan bikin tambah bad modd mendingan melakukan sesuatu yang proaktif dan mensyukuri setiap momen dalam hidup kita …
    Keep Spirit kek

  10. iko says:

    Saat lelahpun masih sempat membuat tulisan yg penuh makna. Smoga sll sehat. Allah jaga bung Jamil. Alfaatihah.

  11. lina says:

    Semoga kakek diberi kesehatan agar bisa menjalankan segala aktivitasnya… Barakallah kek..

  12. Semoga bisa selalu lebih baik Pak, Sehat dan Menginspirasi banyak orang…

    Semangat SuksesMulia!

  13. Ferry Setia says:

    Pilihan…
    Saya memilih untuk tidak menjadi wayang bagi orang lain…
    Saya memilih untuk menjadi apa yang saya mau…
    Tapi tidak semua orang bahkan orang terdekat yang mau mengerti tentang pilihan saya…
    Lucunya mereka tidak mau mengerti hanya karna pilihan saya tidak seperti orang lain pada umunnya…

    Nggak tau komen saya sesuai atau nggak sama isi postingan tapi itu yang saya rasakan setiap mendengar atau membaca kata pillihan…

  14. amin kek, semoga kita semua selalu diberi kesabaran & rasa syukur

  15. adha stifin says:

    Sungguh sifat yg terpuji,”kesal” tetap menebar ilmu”manfaat”

  16. Ivan says:

    moga bpk sehat selalu utk menjadi inspirator sukses mulia..Oya..kapan ke banjarmasin nya pak?

  17. waduwwww, kalo soal kopor dan bandara, itu kok sudah kayak saya ya Kek… ini Kakek yg niru saya, apa saya yang ketularan Kakek ya? jadi bingung neh jidat gue….

  18. waduwwww, kalo soal kopor baju dan bandara, itu kok sudah kayak saya ya Kek… bandara sudah kayak terminal ajah… ini Kakek yg niru saya, apa saya yang ketularan Kakek ya? jadi bingung neh jidat gue….

  19. Ebo ente beda jauh sama kakek bro…klo ane n kakek pergi kemana2 ada istri yg menyiapkan koper serta isinya bro…klo ente pasti bingung krn menyiapkan koper sendiri ….hehehe

  20. Raswan says:

    kapan seminar di banjarmasin pa?

  21. Banyak dapat pelajaran dari kakek hari ini, untuk selalu mengambil hikmah pada suatu kejadian diluar kendali kita.

    Terimakasih kek 🙂

  22. Rifka Ramadani says:

    wuuahhh ada kota banjarmasin, kapan kek?

  23. Lia says:

    semoga semua lelah ini bernilai ibadah. amiiiinnnn

Leave a Reply

Your email address will not be published.