Low Tide Moment

Share this
  • 29
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares

Oleh : Rendy Saputra

Hidup ini pasang surut. Mirip seperti pasang surut air laut. Ia adalah pola alami yang tidak bisa dihindari. Begitu juga pada hidup manusia. 

Kadang kita mengalami pasang naik, High Tide. Bisnis lagi jaya-jayanya. Personal brand lagi bagus-bagusnya. Angin lagi berhembus ke arah kita. Semuanya mendekat, menyalami, mengajak kerjasama, mengapresiasi penuh puji. Wajar. Lagi High Tide.

Kadang juga kita mengalami pasang surut, Low Tide. Sales ambruk. Hutang ke vendor numpuk. Hari-hari jadi bulan-bulanan invoice. Gaji karyawan telat bayar. Dinding mulai bicara miring. Kabar burung mulai santer. Personal brand kadang ikut surut. Mulai banyak yang ngaku gak kenal, ngaku gak dekat, ngaku bukan sahabat.

Fase tersebut Saya istilahkan dengan Low Tide Moment.

Saya selalu berkeyakinan bahwa setiap kejadian yang Allah karuniakan adalah cara Allah mengajari makhluknya. Termasuk Low Tide moment ini, insya Allah banyak manfaatnya.

Tulisan kali ini akan berfokus pada manfaat dari Low Tide Moment. Tulisan ini hadiah dari Saya khusus untuk Anda yang sedang pasang surut.

Manfaat pertama dari Low Tide Moment adalah kesempatan untuk melihat ke dalam.

Saat Low Tide Moment, biasanya Anda mulai ditinggalkan teman-teman. Beberapa sahabat juga mulai males ngumpul dengan Anda, karena tidak ada benefit yang menarik dari bergaul dengan Anda. Yang ada malah terbawa arus declining brand, gegara dekat dengan Anda.

Di fase seperti ini, hidup Anda sunyi. Seperti tulisan Saya sebelumnya, low tide moment ini adalah fase terbaik bagi Anda untuk melihat kedalam diri. Inilah saat terbaik untuk mengevaluasi diri. 

Saat banyak pujian, banyak tepuk tangan, banyak teman, Anda akan sulit melihat kedalam. Anda akan sulit mengevaluasi diri sendiri. Karena Anda merasa BAIK BAIK SAJA. Tidak ada yang perlu dievaluasi. 

Baca Juga  Dahsyatnya Doa Sebelum Berbuka Puasa

Manfaat kedua dari Low Tide Moment adalah menyaring kepalsuan.

Saat Anda berada pada High Tide Moment, tentu banyak yang ingin mendekat kepada Anda. Entah network yang Anda punya, benefit bisnis yang Anda miliki, hingga tawaran kerjasama yang menguntungkan. 

Pada masa High Tide Moment, semua tim juga bekerja keras. Organisasi lagi jaya-jayanya, siapa yang gak mau ikut mengambil pencapaian? Semua karyawan pasti melakukam yang terbaik.

Nah, jika Low Tide Moment datang, disinilah semuanya diuji. Bukan hanya diri Anda, namun orang-orang di sekitar Anda.

Saat Anda telat bayar gaji, ada yang langsung check out cari kerjaan baru, namun ada juga yang menepuk pundak Anda, “kami masih percaya sama bapak, bapak jalan terus, kami dukung dari belakang.”

Saat Anda mulai melakukan kesalahan demi kesalahan, ada yang tidak sabar membersamai Anda, namun ada juga yang menyalami Anda kuat, “namanya juga pergerakan, pasti ada barang yang pecah, yang penting mau memperbaiki diri.”

Saat Anda mulai dijauhi, ada yang mulai mengedit statusnya, dari sahabat dekat, menjadi : “gw gak deket kok sama dia.”

Namun ada juga yang tegas memeluk Anda, “ane disini sama antum, apapun kata orang, ane percaya antum bisa melaluinya”

Dramatis memang. Namun di fase Low Tide Moment inilah kita bisa melihat orisinalitas dari sebuah hubungan. Dan ini juga yang terjadi pada seluruh hidup para pejuang.

Ada masa di embargo.
Ada masa dikucilkan.
Ada masa sulit mencekam.

Dan kesemua itu menyisakan para pejuang-pejuang yang terbukti berkualitas di masa depan.

Manfaat ketiga dari Low Tide Moment adalah menguji daya tahan. Mudah semangat dan menari di fase High Tide. Namun ketika Low Tide hadir, tidak semua bisa mempertahankan mood untuk tetap berjuang dan bekerja.

Baca Juga  Pelukan Jokowi dan Prabowo

Bekerja di masa bahagia relatif mudah. Hati lapang dan tenang. Fikiran segar. Anda bisa fokus bekerja. Namun ketika banyak tekanan menerpa, di titik inilah daya tahan Anda diuji serius. Apakah Anda mampu terus bekerja didalam tekanan?

Low Tide Moment adalah fase latihan dari langit. Memang harus begini yang Anda lalui. Kerja dalam tekanan. Melangkah dalam gelap. Membangun arah dalam ketidakpastian. Yang lemah pasti patah. Yang setengah-setengah pasti menyerah. Yang mental pecundang pasti lari tunggang langgang. Pasti.

Pasang surut.
Low tide.

Memang begitulah gerak alam semesta.

Memang begitulah pergiliran yang harus dihadapi.

Pelajaran termahal dari Low Tide Moment adalah. Jangan sampai kehilangan sangka baik ke Allah. Jika sangka baik ini hilang, maka hilanglah harapan ke Allah, pupuslah ibadah, berat bermunajat, lunglailah ke masjid melangkah, lemahlah menengadah. 

Pembahasan Saya diatas ingin mengajak Anda semua bersepakat bahwa Low Tide Moment ini karunia. Karunia yang sangat besar.  Di low tide inilah Anda bisa mengokohkan tim, menguatkan persahabatan, merancang kerjasama masa depan, melihat kedalam, menginsyafi diri.

Bahkan, jika surutnya panjang. Jauh. Lama. Hingga titik dangkal laut terjauh terlewati. Bisa-bisa yang datang berikutnya bukan cuma High Tide, tetapi tsunami kesuksesan, tsunami keberhasilan, tsunami keunggulan.

Selamat menikmati surutnya air laut kehidupan.


Share this
  • 29
  •  
  •  
  •  
  •  
    29
    Shares

1 comments On Low Tide Moment

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer