Kunci Hidup Lebih Hidup: TJA

Banyak orang yang hidupnya stagnan, tidak berkembang, menjemukan dan hanya sibuk dengan rutinitas berulang. Percayalah hal seperti itu membosankan. Jangan sampai itu terjadi pada Anda.

Untuk menghindarinya, saya menyarankan sering-seringlah Anda melakukan “Tanyakan, Jawab, Aksi” alias “TJA”. Apa maksudnya? Saya tak akan berteori. Saya akan coba jelaskan melalui cerita berdasarkan pengalaman hidup saya saja.

Ketika mulai terjun di dunia training, saya “Tanyakan” dalam diri, “Apa yang membuat saya bisa cepat dipercaya sebagai seorang trainer?” Ternyata “Jawabnya” adalah tulislah buku. Maka “Aksi” prioritas bagi saya ketika itu adalah menulis buku. Ternyata benar. Setelah saya menulis buku, apalagi bukunya best seller, banyak perusahaan terbaik Indonesia yang antri mengundang saya.

Formula TJA ini saya gunakan juga untuk membuang hal-hal negatif. Ketika saya merenung tentang bagaimana mendayagunakan waktu, maka saya “Tanyakan” pada diri sendiri, “Apa yang saya lakukan dan menghabiskan banyak waktu tapi tak berkontribusi positif terhadap kesuksesan hidupku?” Jawabannya adalah menonton televisi di pagi hari. Maka “Aksi” saya adalah menghilangkan kebiasaan menonton televisi usai sholat subuh. Dulu saya menonton televisi rata-rata 1-2 jam pada pagi hari.

Sebagai gantinya, sekarang, setiap pagi saya menulis (untuk jamilazzaini.com). Walhasil, ada tulisan baru di website saya setiap hari. Dengan cara ini, pengunjung di website saya terus meningkat bahkan ada yang menjadikannya sebagai “sarapan” rutin. Ada pula perusahaan yang mewajibkan karyawannya membaca website saya sebelum mereka mulai bekerja.

Jadi, mari membiasakan menggunakan formula TJA untuk banyak hal. Misalnya, Tanyakan, “Apa yang membuat orangtuaku bahagia?” Temukan Jawabannya, dan setelah itu ber-Aksilah dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkannya.

Formula TJA ini bisa juga digunakan di dunia kerja. Tanyakan, “Apa yang membuat karir saya bisa melaju cepat?” Segera temukan Jawabannya dan ber-Aksilah.

Bagi yang masih jomblo, Tanyakan, “Apa yang membuat saya bisa segera menikah?” Temukan Jawabannya dengan seksama. Lalu, ber-Aksilah dengan sungguh-sungguh agar tidak kelamaan menjadi jomblowan dan jombowati. He he he…

Selamat mencoba formula TJA, agar hidup Anda semakin hidup…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

31 thoughts on “Kunci Hidup Lebih Hidup: TJA”

  1. Anggit Setyaningsih says:

    Mantapp!!! 🙂
    mulai sekarang sy jg mau gunain jurus TJA dlm hidup ini 🙂

  2. anis says:

    hari saya menjadi semakin semangat dan berenergi setelah membaca tulisan2 bapak.terimakasih salam sukses mulya….

  3. Jamil says:

    Anggit. Ayo buktikan kamu bisa membuat orangtuamu bangga. salam SuksesMulia. Jamil Azzaini

  4. Budi Santoso, BTM Kalibening- Banjarnegara says:

    Sy pernah mencoba dgn TJA utk lembaga sy, tp ternyata spt kutu dlm korek api, terutama mau melompat ke atas dihalangi Pengurus. Ketika sdh ketemua jawaban dan utk melakukan aksi, ternyata kreativitas manager dihalangi dgn alasan yg tdk jelas. Gmn ini Ustadz JA?

  5. Jamil says:

    Mas Budi, perbaiki usulannya. Jangan salahkan orang lain. Kalau masih belum teima perbaiki lagi usulannya. Ingatlah, bila kita melakukan sesuau tidak diterima artinya kita masih terus belajar untuk bisa meyakinkan orang lain. Salam SuksesMulia. Jamil azzaini

  6. andhika says:

    mantab, pak. sebagai seorang jomblo akan segera saya praktekkan. hehehehe… 😉

  7. Wah…pak Jamil…salut deh untuk kepiawaiannya dalam menulis. Segitu banyaknya kegiatan masih sempat menulis buku dan websitenya setiap hari….

    Ajarin cara bagi waktu nya donk Pak???

  8. Azzami Aza says:

    greatt….
    😉

  9. A.Rochi says:

    Nimbrung komentar nich tadz, ada satu lagi yang penting, biasanya jadi masalah banyak orang : ‘tanyakan bagaimana melunasi hutangmu’ ‘jawab’ sedekahlah yang banyak ‘aksi’-nya bermacam-macam cara, betul tadz?

  10. Yuda A Kusuma says:

    Saya sering melakukan “tanya” pada diri sendiri, terkadang tidak menemukan jawaban dan seringnya menemukan jawaban. Namun, ketika jawaban sudah ada, timbul keraguan: “Apa jawaban ini benar?”

    Pernah ketika ragu akan jawaban, saya tetap melakukannya. alhasil aksinya hanya setengah hati saja. Seringkali ketika “aksi” selalu timbul pertanyaan dalam diri: ” Apa ini yang harus aku lakukan?” Selalu seperti itu..

    agak mengesalkan juga kenapa hal itu terjadi. So, Pak JA.. solusi apa yang tepat untuk kasus saya itu?

    terima kasih 🙂

  11. Ano says:

    TJA.
    Salam Sukses Mulia tk semua.

  12. iwan irawan says:

    benar sekali pak jamil, konsep yang sederhana, tapi jika diterapkan secara rutin akan membuat perubahan yang luar bisa dalam hidup.

  13. catatan hery says:

    Sederhana dan aplikatif sekali
    memang banyak pertanyaan yg jawabannya ada dalam diri sendiri. Kita hanya perlu lebih jujur terhadap diri sendiri dan mau mendengar kata hati..begitu ya ustdaz?

  14. Jamil says:

    Bu Fetty, saya awalnya “memaksakan” diri untuk nulis. Akhirnya saya bisa. Tekadang berbuat baik itu awalna memang kudu dipaksa. Salam SuksesMulia. Jamil Azzaini

    1. Saya juga mau maksa diri saya niy Pak! Moga2 bisa menelurkan satu buku, minimal. Thanks buat tips nya!

  15. Jamil says:

    Mas Rochi bayar hutang ya bukan dengan sedekah, bayar hutang ya dengan membayar hutangnya, he..he…he…Salam SuksesMulia. Jamil azzaini

  16. Jamil says:

    Yuda, biasakanlah yakin dengan apa ang sudah kita putuskan dan lakukan. Salam SuksesMulia. Jamil Azzaini

  17. ubay says:

    inspiratif…jd pengen beraksi….:)

  18. asrul hasbi says:

    great post!!!!rock me..
    TJAAAAAA…..
    Tanyakan!!!
    Jawab!!!
    Aksimu Asrul!!
    Aksimu Asrul!!
    Aksimu Asrul!!
    makasih pak jamil,n salam kenal..

  19. dendi mukti putranto says:

    aseeek.. jadi semangat

  20. Jamil says:

    Salam kenal juga mas Asrul. Salam SuksesMulia. Jamil Azzaini

  21. dewi says:

    ha???? paragrap terakhir menarik perhatian saya Pak, apa yg membuat saya segera menikah? kalo saya temukan jawabannya harus bertemu dg pria sholeh bagaimana caranya utk ber Aksi dengan sungguh2 ya Pak? apa harus TP-TP dimasjid gitu? apa harus duduk liatin para pria yang keluar masjid setelah jumatan gitu? hmmmm….agresif bgt ya hehehe bingung nih Pak utk melakukan Aksi nya, tolong dibantu ya Pak, makasih 🙂

  22. Farah says:

    Yuk mareee …… Lets practice with TJA ! Become a success life 🙂

  23. wahyu aji says:

    terima kasih pak JA. tulisannya padat, ringkas, tapi bertenaga. pasti ditulis dari hati, berdasarkan saripati pengalaman. dan yg terpenting, sdh diujilakukan sendiri sebelumnya.

    Mohon ijin untuk saya jadikan web ini link di blog saya ya. salam kenal dan salam takzim. semoga semakin banyak kebaikan dan kasih sayang yang menular 🙂

  24. farkhan says:

    mantab gan, izin copas 🙂

  25. adynm says:

    Subhanallah
    menginspirasi…

  26. Betty Marfuah says:

    Target dan cita2 bikin hidup lebih hidup

  27. iwan ad says:

    Nah…ini dia…KUNCINYA…!!!
    Saya harus TJA-kan hidup saya…
    Bnr2 Kunci Dahsyat pak Jamil…
    Terima Kasih Inspirasinya…

  28. kARTUBI says:

    T J A mmmm sudah sering saya jalani tp masih blm berhasil…..ok kita ulangi LG…T J….TJ…..TJ…. OMG ternyata aku gak pernah ada AKSInya……..pantes saja

  29. jojo says:

    bagaimana dengan manjada waa jada pak?

  30. Firdauus says:

    terima kasih atas penulisan artikel/informasi ini, semoga bermamfaat bagi kita semua,,, sukses milik semua orang, jadikan hari ini lebih baik dari hari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini, salam….

Leave a Reply

Your email address will not be published.