Kita Bukan Hakim

Share this
  • 702
  •  
  •  
  •  
  •  
    702
    Shares

Akhir-akhir ini saya banyak dapat email dan keluhan langsung tentang hujatan kepada beberapa orang. Bahkan ada yang langsung menghujat dan mencaci maki dengan melampirkan SMS dan email dari orang lain. Berita negatif memang cepat menyebar padahal belum tentu kebenarannya,

Di zaman dimana informasi cepat menyebar seperti saat ini, saran saya jangan mudah percaya dengan berita yang beredar. Apalagi kabar tentang akhlak atau perilaku buruk orang lain. Yang lebih parah adalah kita percaya dengan informasi yang ditulis oleh akun twitter yang tidak diketahui siapa adminnya.

Saya selalu mem-filter informasi yang datang kepada saya dengan beberapa kaidah. Pertama, orang yang membawa berita dan merasa terdzalimi atau tertindas belum tentu dia benar. Saat ada orang yang bercerita bahwa orang tersebut dirugikan, ditindas, diabaikan atau diperalat orang lain, jangan langsung percaya. Boleh jadi orang itulah yang bersalah, dia sedang mencari pembelaan dan pembenaran.

Kedua, segera lakukan “tabayun” atau cross check kepada orang yang dituduh buruk. Kebetulan diantara tokoh yang “dihakimi” buruk baru-baru ini ternyata ada yang saya kenal. Akhirnya saya datangi tokoh tersebut untuk mengklarifikasi kebenaran hujatan itu. Ternyata itu fitnah dan disebarkan oleh orang-orang yang memang bermental buruk.

Coban Anda bayangkan, andai saja saya percaya dengan berita buruk tesebut kemudian saya “ngoceh” di website ini, twitter, facebook, dan tempat training, berapa orang yang menerima berita bohong tersebut. Betapa besar kesalahan dan dosa yang harus saya tanggung.

Ketiga, saya tidak hidup bersama orang tersebut sepanjang hari. Betapa sering berita atau informasi tentang kehidupan seseorang itu hanya secuil yang kita dapat. Padahal masih banyak sisi kehidupan yang tidak kita ketahui. Kita tak berhak menilai buruk kehidupan orang lain karena faktanya kita tidak tahu secara utuh kehidupan orang tersebut.

Baca Juga  Ubah Persepsi Anda

Kita hidup bukan untuk menjadi hakim atas kehidupan orang lain. Sungguh kehidupan di dunia ini sangat pendek. Jangan manfaatkan waktu Anda untuk hal-hal yang sangat tidak bermanfaat. Salah satu hal yang sangat tak bermanfaat adalah mencari-cari kesalahan orang lain apalagi menghakimi orang lain dengan label yang buruk. Bertaubatlah.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Share this
  • 702
  •  
  •  
  •  
  •  
    702
    Shares

43 comments On Kita Bukan Hakim

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer