Keuntungan Bertakwa

takwa.jpg

Ayat ini paling populer dan sering dibaca saat bulan Ramadhan: “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Puasa dianggap berhasil apabila setelah puasa kita menjadi lebih bertakwa. Apabila ketakwaan kita tidak bertambah boleh jadi kita termasuk golongan yang berpuasa tetapi tidak mendapat apa-apa kecuali lapar dan dahaga. Berusahalah untuk menggapai takwa karena didalamnya banyak nikmak yang bisa kita dapat.

Orang bertakwa itu akan punya banyak solusi dan jalan keluar atas berbagai problem hidup yang dihadapinya. Dalam surat At Thalaq ayat 2, Allah swt menegaskan, “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.” Berjuanglah untuk semakin takwa harga kita tidak “ruwet” menjalani kehidupan ini. Apabila ada masalah segera selesai dan saat pikiran buntu berbagai solusi datang dari segala penjuru. Itulah salah satu nikmatnya takwa.

Orang bertakwa itu mendapat rezeki dari arah yang tidak diduga-duga (At Thalaq: 3). Cobalah amati sekitar, betapa banyak orang yang mendapat rezeki dengan cara-cara yang diluar dugaan. Ada yang tiba-tiba memberangkatkan ke Tanah Suci, membebaskan hutang, bea siswa, mendapatkan door prize, order meningkat, berjodoh dengan orang baik, hadiah dan lain sebagainya. Semakin bertakwa maka berbagai pintu datangnya rezeki semakin terbuka.

Orang bertakwa itu urusannya dipermudah, ini janji Allah swt di dalam surat At Thalaq ayat 4, “Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” Gapailah takwa agar berbagai kemudahan menjalani kehidupan mewarnai perjalanan hidup kita. Masalah yang sulit dan berat bagi sebagian orang akan terasa mudah bagi orang yang bertakwa.

Orang bertakwa itu kesalahannya dihapus, pahalanya dilipatgandakan. Simak firman Allah swt di sura At Thalaq 5, “… Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.” Setiap manusia pasti punya salah dan dosa, bersihkanlah dengan semakin takwa. Setiap kita inging melakukan leverage dalam berbagi hal termasuk pahala, tempuhlah dengan jalan takwa.

Orang bertakwa itu dimuliakan. Lihatlah surat Al Hujurat ayat 13. Kemuliaan yang paling utama bukanlah karena kekayaan, keturunan, pendidikan dan lainnya. Allah swt akan memuliakan dan mengangkat derajat orang yang bertakwa. Bila kita bukan anak raja, kaya pun tidak, pendidikan juga biasa saja, angkatlah derajat hidup kita dengan landasan takwa.

Ternyata puasa bukan hanya sekedar menahan lapar dan dahaga. Di dalam puasa ada berbagai nikmat dan keuntungan yang tersedia, tentu dengan catatan kita mampu menggapai tujuan puasa yaitu takwa. Bisa?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

11 thoughts on “Keuntungan Bertakwa”

  1. Arsyad says:

    Insya Allah Bisa Banget Kek

    1. Jamil Azzaini says:

      Alhamdulillah….

  2. R. Widyananto says:

    Terima kasih untuk pencerahannya Kek. Telah banyak contoh orang – orang yg sungguh – sungguh bertakwa hidupnya di mudahkan dan di muliakan oleh Allah swt. Semoga kita termasuk orang – orang yg sungguh – sungguh mau bertakwa. Amin.

    1. Jamil Azzaini says:

      Yes….yes….

  3. habibullah al amin says:

    bisa

  4. EMIL FADLI says:

    Alhamdulillah..Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad wa’ala alihi …..

    Terima kasih kek…mengingatkan tentang tujuan puasa. memang hanya puasa ramadhan saja yang Allah sebutkan tujuan taqwa secara eksplisit dan tidak dengan ibadah yang lain misal sholat, zakat ataupun haji. semoga kita dapat menggapainya. Amiin ya Allah…

    1. Jamil Azzaini says:

      Terima kasih ilmunya….

  5. Taufiq says:

    ciri/tanda orang bertakwa itu bagaimana Kek ?

    1. Jamil Azzaini says:

      Banyak…cari di google…he3x

  6. Amie says:

    Kek, apakah DOORPRIZE itu sesuatu yg diHALALkan dalam islam? Mohon kritisi. Karena artikel ini membahas mengenai nilai islam yaitu: takwa sedangkan jika DOORPRIZE terbukti bukan rezeki halal, maka akan kontradiktif.

    1. Jamil Azzaini says:

      Darimana hukumnya doorprize haram? Dalam pertemian acara kantor saya sering mendapat doorprize…

Leave a Reply

Your email address will not be published.