Keterpaksaan Bisa Melahirkan Pengusaha Hebat

trio.jpg

Ternyata, tidak semua profesi hebat yang dijalani umat manusia itu karena pada awalnya mereka mencintai pekerjaannya. Banyak juga yang pada mulanya terpaksa karena tidak ada alternatif lain. Tetapi setelah dijalani ternyata menghasilkan dan mengasyikkan.

Saya mengenal Tri Sumono, penulis buku Empat Kuadran, lelaki asal Gunung Kidul ini awalnya tukang sapu di Kompas-Gramedia. Siang ia bekerja, malam hari ia jualan. Bukan karena ia mencintai berjualan tetapi karena terpaksa sebab gajinya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Tetapi, kini, lelaki berijazah SMA ini sudah memiliki belasan bisnis yang terus menggurita. Hebatnya lagi, ia tetap bekerja sebagai karyawan di Kompas-Gramedia. Siang hari ia bekerja, usai maghrib hingga pukul 23, ia ngantor di perusahaannya yang berdekatan dengan tempat tinggalnya. Ia pun menjadi trainer entrepreneur bagi para calon pensiunan di BRI, Pegadaian, Astra, Pertamina dan lain sebagianya.

Bagi Anda pecinta kuliner, tentu kenal ayam bakar Mas Mono. Lelaki asal Madiun ini juga menjalani bisnisnya bukan karena ia mencintai bisnis tetapi karena awalnya terpaksa. Di keluarganya, ia satu-satunya anak yang lulus SMA. Ia harus membuktikan bahwa dirinya lebih berhasil dibandingkan saudaranya yang lain.

Lelaki yang sudah menjadi bintang iklan salah satu provider perusahaan telco ternama itu kini menikmati bisnisnya. Bahkan ia juga menjadi penggagas kepedulian sosial dengan membidani lahirnya Makelar Sedekah. Walau “hanya lulusan SMA”, ia sudah menulis buku. Salah satunya adalah Lezatnya Bisnis Kuliner. Bisnisnya terus berkembang walau sekarang ia sibuk jalan-jalan. Keren, kan?

Ada juga seorang wanita yang dulunya sempat “protes” kepada Tuhannya. Ia merasa Tuhan tidak adil karena hidup wanita ini sering dirundung derita. Ia memulai bisnis juga bukan karena pilihan hidup. Namun kini, wanita asal Demak ini bisnisnya telah menjelajah ke mancanegara. Merek dagangnya, Mekarsari, telah menjadi salah satu icon penghasil snack khas Indonesia. Berbagai penghargaan sudah disabet wanita yang kini membina ratusan petani ini.

Tiga orang ini, akan berkolaborasi dan berbagi ilmu pada 08 November 2014 di Amazing Hotel. Segera daftar ke 0878-554-999-16. Saya juga akan hadir memeriahkan acara ini. He he he…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di FB

Bagikan:

4 thoughts on “Keterpaksaan Bisa Melahirkan Pengusaha Hebat”

  1. Ora Dadi Opo says:

    Wih pasti seru acaranya kek_!
    Semoga lancar acaranya nanti & menjadi ladang amal bagi para pembicara. Λάmΐΐπ Yάªª Ŕõßßǻl Ąlάmΐΐπ… 🙂

  2. EventJogja.Com says:

    keren semua, pasti inspiratif banget 😀

  3. Ady says:

    Lebih istimewa lagi jika tetap fokus melaksanakan kewajiban amal dakwah untuk kampung akhirat.

    Mengejar harta untuk beribadah, dan fokus dakwah

  4. robin says:

    cara yg sama dg yg saya alami pak tp berat sekali memulainya… mdh”an saya pun bs seperti mereka…amiiiien.

Leave a Reply

Your email address will not be published.