Keras, Cerdas, Ikhlas

Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan (Jamil Azzaini)

Penjelasan: Khusus untuk kali ini saya mempersilakan Anda membuat penjelasannya atau menafsirkan sendiri maksud dari kalimat, “Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan.”

Penjelasannya pendek-pendek saja, maksimal 2 alinea. Penjelasan ditulis di kolom komentar di bawah ini.

Penjelasan terbaik akan mendapat hadiah buku best seller. Bila Anda belum punya buku karya saya Anda akan dapat buku saya, tapi bila Anda sudah punya buku karya saya maka Anda akan mendapat buku lain karya teman saya.

Segera ikutan ya, sekalian latihan menulis dan imajinasi serta memahami jalan pikiran saya. Hehehe… Batas akhir ikut 30 September 2011.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

72 thoughts on “Keras, Cerdas, Ikhlas”

  1. Kerja keras, cerdas dan ikhlas merupakan perpaduan yang harmonis dari setiap unsur kemanusiaan dalam diri manusia. Padu yang berarti tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Kerja keras yang berasal unsur jasmani, kerja cerdas yang bersumber dari penggunaan akal, dan kerja ikhlas yang berawal dari hati.

    Kerja ikhlas menjamin pekerjaan dilakukan dengan niat yang baik, cara yang baik dan mempunyai tujuan baik. Kerja Keras menjamin tujuan yang diniatkan tersebut dapat tercapai. kerja Cerdas dapat mempercepat pencapaian tujuan, serta menyempurnakan kualitas hasil yang didapatkan.

    1. Budi hardiansyah says:

      Keja keras lebih pada kwantitas pada apa yang akan dicapai tanpa mempertimbangkan kwalitas pencapaian ,sedangkan kerja cerdas lebih pada kwalitas sehinhgga mutu pekerjaan menjadi tolak ukurnya sementara Ikhlas perpaduan antara kwantitas dan kwalitas pekerjaan yang kita persembahkan kepada sang pencipta sebagai bagian dari ibadah dan kepasrahan kita kepada Nya ….

  2. Bekerja keras itu menghasilkan.
    Dewasa ini kita banyak melihat orang – orang di sekeliling kita bekerja dengan semena – mena, yang penting asal selasai tidak peduli apakah kontennya bagus atau tidak. Mereka seperti mengharapkan hujan uang akan turun begitu saja dari langit tanpa berusaha. Padahal dengan bekerja total pada pekerjaan kita, kita meminimalisir kesalahan yang terjadi dan terhindar dari proses pengulangan jika hasil karya kita jelek atau tidak maksimal. Bekerja keras itu memberikan kita kepuasan batin yang tidak akan pernah dirasakan oleh orang yang bekerja asal-asalan.

    Bekerja cerdas itu melipatgandakan
    Banyak jalan menuju roma, begitu juga dengan cara menyelesaikan pekerjaan. Jika kita mempunyai cara yang mudah dalam menyelesaikan pekerjaan kenapa harus mutar-mutar dahulu baru mendapatkan hasilnya? Maksud saya disini bukan bekerja asal-asalan loh ya, tetapi kita bisa meminta bantuan orang lain untuk meringankan tugas kita, dengan begitu pekerjaan akan cepat selesai, dua kepala lebih baik dari pada satu bukan  kuasai softskill dan hardskill agar kita mudah kedepannya, dan selalu memikirkan 100 langkah di depan sebelum orang lain memikirkannya.

    Bekerja ikhlas itu menenteramkan
    Sebelum melakukan pekerjaan kita harus terlebih dahulu mencintai pekerjaan kita sendiri, seperti pepatah do what you love, and love what you do, dengan begitu kita akan lebih mudah mengerjakan suatu pekerjaan karena kita akan melakukan pekerjaan yang kita cintai dengan iklhas. Jangan terlalu difikir-fikir untuk memulai sesuatu pekerjaan, just do it. Karena kalau kita terlalu banyak berfikir kapan pekerjaannya akan dilaksanakan ? Dan jika kita mengerjakan sesuatu dengan tentram tentu kita akan lebih efektif dan produktif dalam menyelesaikan pekerjaan kita.

  3. aandes says:

    Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan (Jamil Azzaini).
    bekerja keras merupakan kegiatan usaha manusia untuk menghasilkan prestasi atau hasil ekonomi, biasanya ini menggunakan tenaga atau otot seperti contoh sopir, becak dll,,

    Bekerja cerdas adalah kegiatan usaha manusia untuk menghasilkan prestasi atau hasil ekonomi.
    bekerja cerdas pola kerjanya menggunakan pikiran dan pengalaman. Dengan cara mengoptimalkan serta mengkombinasikan kondisi sekitar berupa sumber daya manusia seperti koneksi dan atau anak buah, teknologi berupa internet, sehingga hasil kerjanya bisa optimal dan maksimal melebihi kerja dengan otot.

    Bekerja ikhlas merupakan tatanan tertinggi dalam hidup, dmana kita mencurahkan tenaga dan pikiran tanpa memikirkan hasil dan target, atau bisa dikatakan kita bekerja bukan tuk dunia tapi juga tuk akhirat sehingga menghasilkan
    murid, patner yang sukses bersama atau sukses mulia.

    namun itu semua merupakan cara kerja yang luar biasa dimana jika kita bisa bekerja dengan ikhlas banyak orang yang akan jadi sukses minimal sama dengan kita, jika dengan cerdas banyak orang bisa optimal dan cepat lompatannya, ditambah bekerja keras, maka kian melipatgandakan kesuksesan banyak orang dan kian banyak orang terangkat derajatnya..

    mohon penilainnya pak supaya saya kian lebih baik.. terimaksih

  4. Ay-Ay Ranti says:

    Kerja keras hanya mengandalkan satu potensi dari diri kita, yaitu tenaga atau ability. dan biasanya lebih bersifat hard skill. Sedangkan kerja cerdas adalah kolaborasi antara tenaga (hard skill) dan fikiran (Soft Skill). Hasil dari kerja cerdas adalah sebuah sikap kerja yang “out of the box”, innovative, dan imajinatif. Sang pekerja cerdas tidak hanya memikirkan bagaimana caranya menyelesaikan sebuah pekerjaan, tetapi juga memikirkan bagaimana proses kerja tersebut dapat melipatgandakan hasil. Orang yang mengandalkan kerja keras akan lebih cepat mengalami kejenuhan dan kelelahan. Hal ini tidak akan dialami oleh sang pekerja cerdas. Untuk emncapai tingkatan kerja cerdas tentunya seseorang harus terus meningkatkan kemampuannya, wawasannya, dan kefahamannya.

    Dalam bekerja, baik kerja keras maupun kerja cerdas pada dasarnya harus dibarengi dengan sikap ikhlas. Ikhlas dalam pengertian sempit adalah “nrimo”. Jadi agar kerja keras dan kerja cerdas kita lebih mengasyikkan sertakanlah selalu keikhlasan. Karena dengan ikhlas kita akan lebih tentram.

  5. Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan
    Bekerja keras berhubungan dengan usaha untuk mencapai apa yang kita inginkan seperti halnya mencari sesuap nasi di tiap hari dengan cucuran keringat. dan itu tidal lepas dengan bekerja cerdas yaitu dengan ilmu yang membuat kerjaan lebih efisian dan hasilnya memuaskan.

    Bekerja juga dengan hati senang maka hal – hal yang kurang berkenan di kita dapat di minimalisir seperti halnya ikhlas itu yang bekerja dengan hati tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.
    tetapi semua itu tidak dapat tercapai jika cuma konsep atau tulisan saja tetapi dilakukan, kata pak Ippho itu, “Action, action dan action”.

  6. Lanjar says:

    Untuk menjadi sukses harus diperlukan ketiga unsur tersebut..
    Kerja keras yg menggunakan kecerdasan dan keikhlasan untuk ketentraman jiwa. Yg didapat adalah dunia dan akhirat.

  7. Wawan Darmawan says:

    “Bekerja keras itu menghasilkan”. Tentu saja maksudnya jelas bahwa segala sesuatu apabila dikerjakan dengan sungguh-sungguh maka akan membuahkan hasil dari apa yang kita usahakan, ini sesuai dengan sabda Rosulullah yang berbunyi, ” Man Jadda Wajjada” (siapa yang bekerja keras/bersungguh-sungguh dia akan berhasil). “bekerja cerdas itu melipatgandakan”. Maksudnya adalah setiap pekerjaan yang dilakukan dengan ilmu, dengan strategi sehingga melahirkan inovasi-inovasi maka imbasnya hasil yang di peroleh dapat tercapai secara optimal bahkan lebih dari apa yang kita harapkan(berlipat ganda).

    Dan interval antara kerja keras & kerja cerdas adalah, “Man Shobaru Zhafiira” (Siapa yang sabar/iklas dia akan beruntung)atau dengan kata lain bekerja dengan penuh keikhlasan, sehingga setiap pekerjaan yang berat akan terasa ringan, pekerjaan yang menumpuk akan terasa sedikit, dan pekerjaan yang rumit akan terasa mudah karena kita ikhlas melakukannya dan dampaknya tentu saja membuat hati menjadi damai dan tentram sebab perasaan kita tidak terbebani oleh pekerjaan-pekerjaan yang berat, banyak dan sulit sekalipun.

  8. totot wahyu darmanto says:

    Bekerja keras itu mengoptimalkan waktu dan tenaga yang ada untuk menghasilkan sesuatu yang maksimal ibaratnya seorang petani yang setiap hari dari pagi hingga petang bekerja di sawah atau karyawan yang bekerja dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Bekerja keras membutuhkan pengorbanan waktu dan tenaga terutama waktu untuk bersama orang-orang yang disayangi (keluarga). Bekerja cerdas itu melipatgandakan hasil dengan kekuatan akal dan pikiran kita sehingga dengan bekerja cerdas waktu dan tenaga yang digunakan akan lebih efektif dan efisien dengan hasil yang lebih optimal. Ibarat petani maka sudah mulai bekerja dengan alat misalnya menggunakan traktor untuk membajak sawah atau karyawan administrasi yang bekerja dengan komputer.
    Sedangkan bekerja ikhlas merupakan tujuan dan cara dari kita bekerja keras dan bekerja cerdas, bahwa semata-mata diniatkan untuk beribadah dan mengharapkan ridho dari Alloh SWT. Bekerja keras dan bekerja cerdas yang dilandasi dengan niat tersebut akan menentramkan hati kita dalam menjalaninya sehingga tidak muncul keterpaksaan.

    Salam sukses mulia
    @masjawa

  9. 1. Kerja keras menghasilkan produk/prestasi di mana prestasi trsbut adalah keinginan yg ingin dicapai.
    2. Kerja cerdas memanfaatkan situasi/kondisi lingkungan skitar. Sehingga kita dapat mengambil kebaikan ataupun keburukan yg dapat diterapkan dalam sbuah proses pencapaian prestasi.
    3. Kerja ikhlas mengeluarkan hasrat agar slalu ingat kpada Allah swt dalam menjalani sbuah proses.

    Kerja keras, cerdas, ikhlas merupakan 3 pondasi kuat dan saling berindependensi dalam menjalani proses utk meraih sbuah pencapaian yaitu KESUKSESAN, baik DI DUNIA MAUPUN DI AKHIRAT. Terima kasih. 😀

  10. setiawan says:

    Fokus bekerja sebaik mungkin dengan profesional untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar dari usaha yang sama; hal tersebut dapat diperoleh dengan bekerja cerdas ditambah dengan kerja keras, dan ingat disetiap pekerjaan di dunia ini ada rahasia Tuhan 🙂

  11. hadyan_namaku says:

    keras, cerdas, ikhlas… dalam bekerja kita dituntut untuk tidak boleh mengeluh dengan keadaan dan yakin dengan kecerdasan kita bahwa dengan ilmu kecerdasan, semua bisa dikendalikan. jika kecerdasan dibarengi oleh rasa ikhlas, terwujud rasa solidaritas antar sesama, mau membantu dan lahirnya kemudahan. maka tidak ada kata mengeluh kesah.

  12. syawal says:

    “Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan.”

    Tanpa kerja keras dan bersungguh-sungguh, tak mungkin mencapai hasilnya. Tanpa kerja cerdas, hasilnya sama saja, tiada semangat berkobar-kobar. Tanpa keikhlasan, tiada makna usaha yang dicapai walau hasilnya melipatganda sekalipun.

  13. Pinkan says:

    “Bekerja keras itu menghasilkan, bekerja cerdas itu melipatgandakan, dan bekerja ikhlas itu menenteramkan.”

    Bekerja keras memang menghasilkan, tapi belum tentu hasilnya maksimal dan berkualitas, sementara bekerja cerdas melipatgandakan karena disamping pekerjaan selesai lebih efisien dan efektif, hasilnya juga seringkali lebih baik.
    Lain halnya dengan bekerja ikhlas, hal ini membutuhkan usaha yang luar biasa, karena ikhlas merupakan sebuah wujud dari kerelaan dan ketulusan hati untuk mengerjakan sesuatu tanpa mengharapkan imbalan apapun dan pujian siapapun, sehingga hal tersebut dapat menenangkan dan menentramkan hati 🙂

  14. aniel says:

    Kerja Keras menghasilkan, sepertinya setiap sesuatu yang dilakukan dengan semangat dan giat tidak mungkin tidak menghasilkan sesuatu, bila mungkin tak menghasilkan 3 di antara yang kita ingin capai, paling tidak ada 1 yang akan kita dapat, hikmah. Kerja Cerdas melipatgandakan, tak hanya terpaku pada satu cara untuk menghasilkan, setelah satu gaya bekerja sudah menghasilkan, seorang yang cerdas pasti memiliki banyak strategi dan pemikiran yang tentu saja hasil yang dia dapatkan bisa dilipatgandakan, dari 2 menjadi 3, 4 bahkan 10.

    Kerja Ikhlas menentramkan, tiada yang membuat hati tenang selain mengerjakan sesuatu hal dengan ikhlas, tanpa terbebani, terpaksa dan tertekan. Karna itu niatkan bekerja karenaNYA, bekerja untuk ibadah, ketika keikhlasan telah menjadi keseharian, kerja keras dan kerja cerdas mampu terampungkan dalam 1 kesatuan.

    Salam Kerja Keras, Cerdas dan Ikhlas 🙂

    Semangat

    @gusfaniie

  15. slamet riyadi says:

    Bekerja keras itu merupakan sunnahtulloh yang harus dilakukan kalo kita mau menghasilkan yang terbaik sesuai apa yang kta inginkan. Kan ngak ada dalam sejarah orang mau kaya tapi tidak mau bekerja dengan keras dan hanya bermalas ria . Bekerja cerdas itu harus dibekali dengan ilmu ,soalnya tanpa ilmu kita nggak mungkin nemuin rumus melipatgandakan hasil.dalm pepatah kalo bisa dengan i tahun kita bisa kaya kenapa harus menunggu 10 tahun baru bisa kaya.Jadi kita harus penuh kreasi, inovasi dan akselarasi dalam usaha.Nah kalo bekerja ikhlas harus wajib dilakukan karena percuma aja dah kerja keras tapi ngaak ada pahalanya karena tidak ikhlas dalam mekukan kerja tersebut.Jadi visinya harus dunia akhirat dapat kebahagian.

  16. ANTO says:

    Bekerja keras itu menghasilkan saya artikan sebagai suatu upaya/usaha dari manusia dengan menggunakan segenap kemampuan fisik dan olah akal yg disertai dengan semangat dan kegigihan pantang menyerah kepada keadaan yang pada akhirnya dapat menghasilkan bekal penghidupan bagi diri sendiri,keluarga dan sesama.

    Bekerja cerdas itu melipatgandakan saya artikan sebgai cara /upaya manusia memaksimalkan kemampuan olah fikir agar kemampuan fisik tidak terlalu dominan digunakan dalam mencari bekal penghidupan 7 hasil yang di dapat bisa lebih baik dari sekedar mengandalkan kemampuan yang rata-rata saja.

    Dan bekerja ikhlas itu menenteramkan saya artikan sebagai bentuk penerimaan diri sebagai mahluk ciptaan Tuhan yang memiliki batas kemampuan saat berupaya dan berusaha dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Ikhlas yg tidak berdiam diri, Ikhlas yg memacu diri untuk lebih baik, Ikhlas yg menguatkan setiap usaha pada akhirnya akan menentramkan jiwa.

  17. Nursyamsiah says:

    Setiap orang yang bekerja keras akan menghasilkan apa yang dia inginkan, tetapi hanya terbatas itu saja. Orang yang bekerja secara cerdas, rezekinya akan dilipatgandakan karena sumber penghasilannya tidak hanya satu, dia memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya dan lingkungan sekitar. Orang yang bekerja secara ikhlas, dia akan menerima apapun hasilnya karena dia telah maksimal dalam berikhtiar. Jika ketiga elemen digabungkan bekerja secara keras, cerdas dan ikhlas maka hasilnya akan mengagumkan.

  18. ari kurniawan says:

    Tidak semua orang sukses saat ini bekerja dengan cerdas, kebanyakan orang bekerja keras untuk menggapai apa yang mereka inginkan. Dengan kerja keras beberapa orang megharapkan hasil yang maksimal. Disisi lain ada orang yang bekerja dengan cerdas, dengan kemapuan yang sama seseorang meampu menghasilkan pencapaian yang lebih daripada seorang pekerja keras. Jika kunci kerja keras adalah maksimal, maka kunci kerja cerdas adalah optimal.
    Saya tidak dapat membayangkan bagaimana suksesnya seseorang jika memiliki keduanya dengan seimbang, subhanalloh…
    Segala pencapaian yang diperoleh tentunya dengan sebuah usaha yang sungguh sungguh, terkadang seseorang lupa bahwa setiap peluang besar terdapat lubang yang besar pula. Untuk itu kita harus siap akan segala resiko yang ada, dengan ikhlas kita tidak akan mudah patah semangat, dengan kerja ikhlas sesuatu akan lebih mudah karena ikhlas itu adaah sebuah do’a.
    Sekali lagi saya tidak bisa membayangkan bagaimana suksesnya seseorang yang punya ketiga tiganya

  19. mujiman says:

    Manusia harus bekerja keras untuk menghasilkan sesuatu dan selalu menggunakan fikirannya dalam setiap langkahnya dan sepenuh hati serta iklas dalam menyelesaian semua pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya tanpa pamrih.

  20. Medy says:

    Bekerja keras itu menghasilkan uang,karir dan (kadang) jabatan

    bekerja cerdas itu melipatgandakan prestasi, waktu ,teman/mitra(krn kerjanya efisien dan efektif)

    dan bekerja ikhlas itu menenteramkan hati dan pikiran sehingga outputnya maksimal 😀

  21. Joko Purwoko says:

    bekerja keras itu menghasilkan. Definisi keras bukan berarti harus dengan tenaga atau
    dengan memukul, tetapi lebih pada siap menggunakan semua potensi yang kita punya
    tenaga kita pikiran kita dan waktu kita. Definisi menghasilkan , ada hasil yang sudah pasti
    tenaga terkuras , pikiran capek , waktu terpakai, tapi dalam konteks ini harus ada
    hasil tambahan positif yang dihasilkan, ada gunanya ada manfaatnya ada keuntungannya.

    bekerja cerdas itu melipatgandakan, cerdas itu berarti ada olah akal yang digunakan
    yang ternyata membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien, melipatgandakan
    berarti ada patokan atau target yang diusahakan akan dilampaui. Contoh modal sekian
    tenaga sekian dan waktu sekian diperkirakan akan dicapai target sekian,
    dengan kerja cerdas modal yang sama, tenaga yang sama , waktu yang sama
    tapi target bisa jauh melampaui karena ada inovasi yang digunakan.

    Bekerja ikhlas itu menenteramkan, ikhlash itu ada aturan Tuhan yang digunakan,
    ada tatacara perilaku kerja yang santun yang dipakai, ada ikatan hubungan
    yang digunakan yang membuat hubungan makin erat dan harmonis. Tidak ada aturan yang
    dilanggar , perasaan yang tersinggung, hati yang tidak puas.

  22. hazmar says:

    kerja keras = kerja dengan membangun pendapatan aktif

    kerja cerdas = kerja dengan membangun pendapatan pasif (bangun aset)

    kerja iklas = kerja dengan membangun pendapatan dunia akhirat (4T)

    salam…

  23. Danny Wisnu Wardhana says:

    Bekerja Keras itu => menurut (istri) saya seharusnya adalah “KERAS” dulu baru “BEKERJA”, hehehe

    penjelasannya : dengan begitu, pastinya menghasilkan dooong…

    Bekerja Cerdas itu => menurut saya seharusnya adalah “CERDAS” dulu baru “BEKERJA”

    penjelasannya : kalo kita mau jadi “pegawai” atau pengusaha, pastinya sama2 sekolah dulukan? ini artinya sekolah bikin “cerdas”. bedanya yang satu formal, yang lainnya gak perlu formal-formal amat (berdasarkan pengalaman/terjun langsung atau kursus/seminar).
    sehingga sebelum bekerja, pastikan
    kita “cerdas” dulu, hehehe

    Bekerja Ikhlas itu => menurut saya “IKHLAS” dulu baru “BEKERJA”.

    penjelasannya => sesuai dengan prinsip “PIKIRAN” mempengaruhi “HORMON/CELL” yang ada di TUBUH kita maka jika kita BEKERJA dalam keadaan (pikiran & hati) IKHLAS, maka selain “MENENTRAMKAN”, juga “MELIPATGANDAKAN” dan “MENGHASILKAN”

    *halahkomentarwissngawurtenan*

    hehehe…SALAM SUKSES MULIA Pak Guru,
    salam juga dari rekan-rekan SHARP

  24. chmaid umar says:

    Kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhls sebenarnyanya merupaka aktualisasi dari rasa syukur kita pada Sang Kholik yang telah memberikan potensi luar biasa pada makhluk yang bernama manusia. Kerja keras merupaka ungkapa syukur atas anugerah fisik yang sempurna pada manusia sehingga manakla kita tidak mau bekerja keras tentunya kita belum menjadi hamba yang pandai bersykur, kemudian kerja cerdas sama, adalah ungkapa syukur ki9ta atas pemberian daya pikir dari Alloh SWT, yang dengan itu kita bisa memberdayakan apa saja yang ada disekitar kita.
    Ikhlas adalh pekrjaan hati, sehingga berfungsi sebagai penuntun masnuasi dalam segal aktifitas kehidupan dunia. orang yang berkerja dengan ikhlas tentu tidak akan mau melakukan perkerjaan yang beertentangan dengan fitroh manusia yang selalu mengembalikan segala sesuatuinya pada sang Kholik, sebagai uangkapa syukur padaNya

  25. raditya ika putranto says:

    Menurut saya, bekerja keras lebih mengutamakan bekerja secara fisik (PQ), dan merupakan tingkatan/level awal dalam bekerja.Segala yang kita kerjakan dengan bekerja keras pasti akan membuahkan hasil,apapun itu hasilnya.
    Bekerja cerdas merupakan tahapan selanjutnya, dimana menggabungkan antara fisik (PQ) dan strategi(IQ & EQ).Sedangkan bekerja secara ikhlas merupakan tahapan tertinggi, dimana menggabungkan antara PQ, IQ, EQ dan SQ.Sehingga landasan awal dan akhir adalah merupakan karuniaNya.Dengan demikian kita selalu senantiasa bersyukur atas semua hasil kerja yang telah kita dapatkan.

  26. Fitriani says:

    Keras, Cerdas dan Ikhlas..
    Bekerja keras dimaknai sebagai upaya yang sungguh2 dan tidak pantang menyerah..
    cerdas adalah resiko yg selalu dipilih oleh orang2 yg selalu berfikir u mnghasilkan karya terbaik
    ikhlas adalah sebuah dimensi kesadaran bhw stiap upaya sekeras dan secerdas apapun tidak akan berarti apa2 dimata Allah kecuali jika semuax dilakukan karnaNya
    So bekerjalah dengan keras, cerdas juga ikhlas..insyaAllah dunia kau raih, akhirat kau dapat..:)

  27. maoyoy says:

    bekerja keras menghasilkan itu seberapa keras usaha kita untuk mencapai tujuan.
    bekerja cerdas melipatgandakan itu bekerja di atas rata-rata.
    bekerja ikhlas menentramkan hanya kita yang merasakan dan hanya Alloh yang tahu… ^_^

  28. Bekerja keras itu menghasilkan sesuatu yang kita impikan, bekerja cerdas itu melipatgandakan apa yang kita punyai agar mampu memberdayakan orang lain,semakin banyak orang yang kita berdayakan semakin melipat-lipat manfaat pekerjaan kita, dan bekerja ikhlas itu bekerja untuk Nya sehingga mampu menenteramkan hati,ikhlas berharap hanya pada Allah.Tidak membuat semakin arogan melaiknan semakin bersyukur,tidak membuat semakin rakus tapi menciptakan pribadi yang dermawan.

  29. andi djunaidi says:

    Kerja keras menggambarkan kemauan yg cukup kuat,segala hambatan diselesaikan dg cara apapun sehingga menghasilkan apa yg diinginkan. Kerja Cerdas menambahkan yg dilakukan dg beragam strategi dan sentuhan keilmuan shg menghasilkan sesuatu yg lebih optimal dari yg biasa didapatkan.

    KErja Ikhlas merupakan kombinasi kedua hal diatas dengan kesadaran dan harapan ridho dari Dzat yg Maha Memberi. Sehingga apapun hasilnya diyakini sbg yg terbaik dari Yang Kuasa.

  30. Kerja keras yang dilakukan pasti akan mendatangkan hasil. Supaya hasil lebih maksimal dan berlipat ganda lengkapi kerja cerdas. Ketika hasil belum sesuai keinginan dan ada problem mendera, kerja ikhlas akan membuat kita tetap konsisten dalam perjuangan dan tidak pernah mengeluh.

  31. Ano says:

    Kerja Cerdas, keras, dan ikhlas.Orang yang dapat melakukan hal tersebut Dia adalah bijaksana, dan kebijaksanaan akan membawa kita menuju kesuksesan dan bukan sekedar sukses tapi juga mulia.Kerja cerdas di landasi dengan ilmu, sedangkan kerja keras adalah prakteknya, dan ikhlas adalah bahwa kita mengerjakan pekerjaan bukan semata mata karena materi.

    Nabi Sulaiman ketika di tawari kekayaan, kekuasaan dan apapun yang Dia mau akan di beri oleh Alloh, tapi Nabi Sulaiman hanya meminta di beri kebijaksanaan.

  32. Firhansyah says:

    Bila kita melakukan suatu pekerjaan dengan kerja keras Insya Allah pasti menghasilkan,jika diimbangi/dilakukan dgn cerdas Insya Allah akan berlipat ganda hasilnya dan akan menentramkan hati jika dilakukan dgn ikhlas apapun hasilnya.

  33. adi suaidi says:

    Bekerja keras hanya mengandalkan kemampuan fisik saja seperti tukang becak yang mengayuh becak dengan kakinya.

    Bekerja cerdas selain kemampuan fisik juga menggunakan ide kreatifnya untuk memudahkannya dalam bekerja seperti tukang becak yang menggunakan tenaga motor tanpa harus mengayuh dengan kakinya.

    Bekerja ikhlas yaitu bekerja yang niatnya hanya untuk ibadah berapapun hasil yang dia dapat.

    kombinasi ketiganya menjadikan kita bahagia didunia akhirat…inshaallah.

  34. Muhammad Yusuf says:

    Kerja Keras berarti kerja dengan segenap kesungguhan, ada pepatah “man jadda wajada” siapa yang sungguh-sungguh akan menghasilkan. Kerja Cerdas adalah kerja/karya/amal dengan ilmu, ada sebuah hadits ” man arada ad-dunya fa’alaihi bil-ilmi, wa man arada al-akhirata fa’alaihi bil-ilmi, wa man aradahuma fa’alaihi bil-ilmi” siapa yang yang menginginkan kesuksesan dunia, maka musti dengan ilmu, siapa yang menghendaki kebahagiaan akhirat, maka musti dengan ilmu, dan siapa yang ingin meraih keduanya, maka itu pun musti dengan ilmu. Ini berarti Kerja Cerdas dapat melipatgandakan hasil. Kerja Ikhlas adalah beramal dengan ketulusan hati dan hanya berharap penilaian Allah swt semata, jika mampu seperti ini maka segala raihannya tidak membuat sombong, jika pun kurang berhasil, tidak membuatnya putus asa.

    Maksimalkan Ikhtiar dengan Tawakkal total, sempurnakan tawakkal dengan ikhtiar maksimal. Wallahu A’lam…

  35. 1. Bekerja keras tanpa kenal menyerah akan membuat kita semakin dekat dengan rezeki (menghasilkan). Bukankah Allah SWT suka orang yg selalu berusaha/bekerja dengan tekun.
    2. Bekerja cerdas akan membuat kita lebih efektif dalam hal waktu dan tenaga. Dan itu berbanding lurus dengan hasil yg didapatkan. Semakin kita cerdas dalam pekerjaan kita, akan menghasilkan lebih banyak (melipatgandakan).
    3. Bekerja ikhlas membuat kita nyaman, hal yg kita lakukan dengan ikhlas pasti akan menentramkan. Kebahagiaan sesungguhnya ada di dalam hati yg senantiasa ikhlas.

    Dengan semua itu, insya allah kita bisa sukses dunia dan akhirat. Amin ya rabbal alamin.

  36. Yustia says:

    Bekerja keras itu menghasilkan,
    artinya kita bekerja dengan power/tenaga/fisik. Biasanya tujuan akhirnya hanya fokus pada kebutuhan diri sendiri.

    Bekerja cerdas itu melipatgandakan, artinya ada konsep, rencana, dan ilmu dalam setiap tindakan kita. Tujuan akhirnya lebih besar, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain dan lingkungan.

    Bekerja ikhlas itu menenteramkan.
    artinya Segala pekerjaan dijalani dengan maksimal, dengan segenap tenaga dan pemikiran. Tetapi menyerahkan hasil dari bekerja keras tersebut pada keputusan Alloh.

  37. aliffian says:

    menurut saya:
    Bekerja keras berhubungan dengan kesungguhan. Karna hal ini bisa digambarkan oleh mereka yang hanya bekerja untuk mencari uang. Bekerja cerdas itu berhubungan dengan pengetahuan. Dalam hal ini bisa digambarkan dgn mereka yg bekerja sambil berinvestasi. Jadi tidak hanya mereka yang bekerja tapi uang mereka juga bekerja. Sedangkan bekerja ikhlas itu berhubungan dgn niat dengan sadar. Jadi apapun pekerjaan anda sadari niatmu.
    Mohon maaf bila ada kata yang kurang berkenan.

  38. Ainul Bachri says:

    Siapapun yg bekerja keras pasti suatu saat akan menuai hasilnya dan pasti mnghasilkan baik berupa hasil brupa materi maupun non materi ..Bekerja secara cerdas akan mengoptimalkan hasil yg di dapat oleh kbyakan org yg bkerja keras..sedang bekerja secra ikhlas jelas akan menentramkan hati karena kita bekerja semata2 untuk tjuan ukhrawi,tanpa kepentingan apapun,ttp bkrja tnpa pngwasan skalipun…

  39. WAWAN_DJ says:

    Bekerja keras itu menghasilkan
    => Bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan segenap potensi yang telah Allah berikan.

    Bekerja cerdas itu melipatgandakan
    => Bekerja dengan menggunakan ‘alat bantu’ sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

    Bekerja ikhlas itu menentramkan
    => Bekerja dengan menggunakan hati. Bekerja sesuai dengan koridor syariat-Nya. Bekerja sebagai sarana beribadah kepada-Nya.

  40. Melinda Hutapea says:

    Bekerja keras itu menghasilkan:
    Disaat kita sungguh-sungguh mengerjakan sesuatu PASTI akan ada hasil dari pekerjaan tersebut.

    bekerja cerdas itu melipatgandakan:
    Disaat kita bekerja dengan cerdas, berarti kita sudah punya rencana awal/strategi sehingga sudah bisa memperkirakan hasil akhirnya apa dan tantangan apa saja yg harus dihadapi.

    bekerja ikhlas itu menenteramkan:
    Menyertakan Tuhan dalam setiap pekerjaan kita, memohon dan berharap hanya kepadaNya disaat kita mengerjakan yg terbaik yg bisa kita lakukan.

  41. rina says:

    Bekerja keras menghasilkan : bekerja lebih aktif dan agresif untuk mencari rezeki yang sudah disebarkan Allah SWT di muka bumi ini. untuk para pegawai,tidak hanya diam menunggu honor dari pekerjaan rutin yang dilakukan, berusahalah mencari rezekiNYA yang datang dari tempat tidak terduga, maka akan MENGHASILKAN apa yang sebelumnya tidak terfikirkan.

    Bekerja Cerdas : merupakan fase lanjutan dari bekerja keras, yaitu membina apa yang sudah diperoleh dari berkerja keras untuk lebih banyak menghasilkan. Bekerja cerdas sebagai salah satu pembuktian bahwa manusia adalah makhluk berakal. ini yang disebut melipatgandakan.

    Bekerja ikhlas : bekerja dengan hati, perkerjaan akan lebih menghasilkan dan menyenangkan adalah pekerjaan yang sesuai dengan hati. fase akhir ini akan menyempurnakan hasil yang kita peroleh sebelumnya.

  42. ony says:

    Dengan bekerja keras, orang yang belum ahli ataupun belum berpengalaman pasti bisa menghasilkan karya terbaik.

    Dengan sentuhan bekerja cerdas,pekerjaan akan terasa lebih ringan dan cepat selesai. Dengan sendirinya dpt melipatgandakan penghasilan,memperhemat waktu, maupun biaya.

    Dengan bekerja ikhlas akan menenteramkan karena tidak akan pernah berharap dihargai,dihormati,dan di balas budi oleh manusia tetapi hanya berharap Ridho dari Sang Khalik.

    makasih^^

  43. Ardiansyah says:

    KERJA KERAS DENGAN FISIK jelas akan menghasilkan. contoh tukang becak yang bekerja pasti akan menghasilkan.
    KERJA CERDAS DENGAN AKAL jelas akan melipatgandakan. contoh tukang becak tadi yang membuat becak yang banyak kemudian mempekerjakan orang lain.
    KERJA IKHLAS DENGAN HATI akan menentramkan. contohnya Tukang becak tadi banyak saingan tapi dia yakin Rezeki Milik Allah, sekecil apapun ikhtiarnya yang balas hanya Allah semata.

  44. Bekerja keras itu tanggung jawabnya fisik. Merupakan sunatullah bahwa seseorang yang bekerja keras akan mendapatkan hasil yang baik. Tanpa bekerja keras atau malas-malasan, kita takkan mendapat apa-apa.

    Bekerja cerdas adalah tanggung jawabnya akal. Ia merupakan pelipat ganda hasil karena dengan bekerja cerdas, efektivitas dan efisiensi akan tercapai. Perahu motor dapat berlayar lebih jauh dari perahu dayung karena teknologi yang berasal dari kecerdasan akal.

    Bekerja ikhlas adalah tanggung jawabnya hati. Seseorang yang bekerja ikhlas dan berharap rahmat Tuhannya akan tentram hatinya karena tahu bahwa pekerjaannya itu merupakan wujud ibadahnya kepada Tuhannya.

    @rezkasdc

  45. Kania Meilawati says:

    Kalo kita kerja keras, apapun yang kita usahakan akan menghasilkan. Ketika kita berusaha keras utk belajar, kita akan mengerti, memahami. Itu adalah hasil belajar kita yang sudah keras :D, trus kita belajar dengan cara cerdas, maka kita akan mengerti lebih banyak. jika 1 pokok bahasan dengan kerja keras kita hapal 1malam, maka dengan cara cerdas (rapi catatan, belajar dengan teman) maka kita akan mengerti hanya dalam hitungan jam, 1-2.

    Ketika kita sudah berupaya semaksimal dan hasilnya maksimal mungkin dan merasa sudah baik, sombong atau bahkan kadang diremehkan, jika kita belajar dengan ikhlas maka kita tidak akan mempermasalahkan hal-hal remeh, hati akan tentram dan terus belajar

    @kaniameilawati

  46. Iqbal says:

    bekerja keras-»bekerja dengan segenap tenaga yang ada
    bekerja cerdas-»bekerja tidak hanya mengandalkan otot, tapi juga otak
    bekerja ikhlas-» bekerja untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT,sebagai bentuk pengabdian kita kepada-Nya.

  47. yusuf passau says:

    Bekerja atau berusaha adalah sesuatu yang telah menjadi kewajiban bagi setiap insan. Hasil dari setiap pekerjaan sangat ditentukan dari cara seseorang melakukan pekerjaan itu. Menurut mas Jamil ada tiga cara berbeda orang melakukan pekerjaan. Dari ketiga cara ini, nantinya akan menciptakan hasil yang berbeda-beda pula.

    Pertama, bekerja keras. Cara bekerja yang pertama ini menurut saya adalah cara yang dilakukan oleh kebanyakan orang awam. Mereka akan bekerja keras dan tekun untuk memperoleh hasil dari pekerjaannya itu. Dan pekerjaan itu akan diulang secara terus menerus. Kedua, Bekerja cerdas. Bekerj cerdas ini dilakukan tidak semata-mata menggunakan kekuatan otot tetapi juga dilakukan dengan kekuatan otak. Orang yang bekerja menggunakan cara yang kedua ini biasanya selalu inovatif dan pandai melihat setiap peluang dan kesempatan yang ada. Ketiga, Bekerja ikhlas. Orang yang melakukan pekerjaan dengan cara yang ketiga ini mempunyai derajat yang lebih dibandingkan dengan jenis yang pertama dan kedua. Orang yang bekerja dengan ikhlas telah memahami dengan benar hakikat dari bekerja itu sendiri. Orang yang ikhlas bekerja tidak lagi dipusingkan dengan hasil yang akan dicapainya karena menyadari bahwa persoalan hasil adalah urusan Tuhan.

  48. khi roone says:

    kerja KCI adalah ibadah

  49. alfath says:

    Dalam bekerja pada awalnya kita harus bekerja KERAS untuk menghasilkan yang kita idam-idamkan, setelah itu bagaimana kita untuk melipat gandakan hasil dari hasil yang sudah kita dapatkan ini yang kemudian bekerja CERDAS, selanjutnya bekerjalah dengan IKHLAS dengan semua apa yang kita kerjakan yang akan menentukan hati kita menjadi tentram.

  50. Ari Gumantyo says:

    Saya akan ambil salah satu contoh kasus. Misalnya, saya ingin sekali ikut sebuah seminar/training enterpreunership. Saya mulai bekerja keras mencari tahu kapan, di mana, dan berapa biaya untuk ikut seminar tsb. Ternyata, biayanya sebesar 2 jutaan. Saya bekerja keras mencari uang 2 jutaan untuk membayar seminar/training tsb, tapi sampai H-1 saya baru dapat 1 juta; masih kurang 1 jutaan lagi. Wow, masih jauh dari 2 juta. Tapi, itulah kerja keras saya yg menghasilkan, namun ternyata belum maksimal. Lalu, saya mulai berpikir,”Gimana caranya supaya saya tetap bisa ikut seminar/training tsb, tapi tanpa keluar biaya (uang)?” Maka, saya putuskan utk menghubungi CP/Panitia seminar/training tsb, bahwa saya ingin ikut seminar tp sy uangnya tidak cukup. Lalu saya tawarkan kpd panitia, bahwa bolehkah saya ikut seminar gratis, dengan syarat saya akan closing 5 orang sebagai peserta? Panitia dengan senang hati menerima tawaran saya, karena merasa terbantu dan diuntungkan dgn tawaran saya tadi. Itulah kerja cerdas, saya tidak keluar uang serupiah pun, hanya keluar tenaga utk mencari 5 peserta. Jadi, uang 1 juta yg sdh saya dapatkan tadi bisa dipakai utk keperluan saya yg lain. Dan tentunya dengan keikhlasan saya membantu panitia seminar/training mencari 5 peserta dari saya, lalu panitia pun mengikhlaskan saya Gratis ikut seminar/training, maka hal tersebut sama2 menentramkan hati kedua belah pihak. Sama2 diuntungkan.

  51. rajesh purail says:

    salam.
    Bekerja keras itu menghasilkan, setiap manusia yg bekerja dengan sungguh2 dan dengan perjuangan yg keras pasti akan menghasilkan sesuatu hal, sebagaimana janji Allah SWT bahwa rahmat-Nya adalah ntuk semua mahluk-NYa tapi kasih sayangnya hanya ntuk orang yg diridhoi-Nya.
    Bekerja cerdas itu melipatgandakan,krena ketika kecerdasan yg digunakan dalam bekerja maka kita akan menghasilkan sesuatu secara berlipat ganda, Allah pun berfirman bahwa “beruntunglah orang – orang yang berilmu” (al-ayah).
    Bekerja ikhlas itu menenteramkan, krena dengan keihlasan manusia akan terlepas dari beban dan nafsu dunia karena orang yg ikhlas dalam bekerja berfokus terhadap manfaat bukan terhadap hasil. sehingga apapun yg dihasilkan dari hasil kerja kerasnya, dia akan selalu merasa tentram karena keikhlasannya.

  52. Fahmi Raditya says:

    1. Kerja keras = manifestasi dari Jihad = bersungguh-sungguh secara fisik
    2. Kerja cerdas = manifestasi dari ijtihad = bersungguh-sungguh secara intelektual
    3. Kerja ikhlas = manifestasi dari mujahadah = bersungguh-sungguh secara spiritual
    Ketigaya berasal dari akar kata yang sama J-H-D (ja-ha-da). Ketiganya merupakan potensi yang dimiliki manusia.

  53. DANI HAMDANI says:

    Bekerja keras itu menghasilkan berarti setiap kali kita mengeluarkan energi maka akan selalu membuahkan hasil sesuai dengan jumlah energi yang dikeluarkan. Bekerja cerdas itu melipatgandakan berarti setiap kali kita menambahkan energi kecerdasan pada setiap aksi, maka bukan cuma hasil yang sesuai dengan energi yang kita keluarkan yang akan diperoleh tapi efek-efek tambahan yang akan mengikuti karena adanya power kecerdasan di sana. Bekerja ikhlas itu menentramkan berarti setiap aksi yang yang telah kita lakukan dengan kerja keras dan kerja ikhlas hanya akan memiliki nilai spiritual tatkala berbalut keikhlasan semata-mata mencari ridho Tuhan.

  54. Moh. Wartono(twitter @Bang_tono) says:

    Untuk mendapatkan hasil maksimal dalam suatu pekerjaan, kita harus melakukan 3 hal, karena ketiganya saling berkaitan satu sama lain. yaitu;

    1.bekerja keras; ini adalah tugas dari fisik kita untuk melakukan tindakan/action. karema ide selamamya akan menjadi ide tanpa suatu tindakan. sehingga dengan bekerja keras akan menghasilkan.

    2.bekerja cerdas; ini adalah tugas dari akal fikiran kita untuk mencari solusi terhadap masalah2 yg ada, berinovasi, dan memunculkan ide/gagasan/terobosan baru. sehingga dengan bekerja cerdas akan melipatgandakan.

    3.bekerja dengan ikhlas; bekerja dg menggunakan hati. Dengan keikhlasan, kita akan bisa mencintai suatu pekerjaan.seberat apapun suatu pekerjaan akan terasa ringan dan tidak menjadi beban, sehingga dengan bekerja ikhlas akan menentramkan.

  55. najmia says:

    Bekerja keras? Maksudnya yaa…. Bertindak, disiplin dan konsisten. Sebab kita sadari sesadar-sadarnya bahwa yang instan cuma mi dan kopi doang. Kalau tanpa bekerja keras, tapi ingin hasil gemilang, maka kita bisa bilang:“mimpi kali yee…”
    Bekerja cerdas? Maksudnya…. Tetapkan tujuan besar yang ingin kita raih. Lakukan inovasi. Jangan puas dengan cara biasa. Mau dapat hasil luar biasa, mosok dengan cara biasa? Kalau tidak bekerja cerdas, maka kita bisa bilang: “punya akal kok tidak dioptimalkan, punya ilmu tidak diamalkan.” Itu ibarat pohon tak berbuah… Tapi jangan buru-buru merujuk ke pohon beringin, sebab itu bisa jadi excuse. ”Kan kerindangannya yang dimanfaatkan.”
    Bekerja ikhlas? Harus itu… Sesungguhnya ini yang menjadi fondasi dari semua langkah kita. Tanpa sikap ikhlas, bakalan arogan ketika usaha keras dan kerja cerdas kita berbuah keberhasilan. “Ini hasil kerja keras dan kerja cerdas ku!”, Sebaliknya mudah dilanda frustrasi, ketika realisasi tak sesuai prediksi. Ketika gagal lagi, gagal lagi, “Bagaimana mungkin [kegagalan] ini terjadi, padahal semua diperhitungkan dengan presisi tinggi!”
    Jadi, tanpa keikhlasan, maka kesuksesan menambah kesombongan, kegagalan mendatangkan kegalauan, mudah menjadi gundah. Jelas, tak pernah merasa tenteram. Padahal, jika berfondasikan keikhlasan, –yakni semua yang lakukan semata untuk mendapatkan ridho-Nya– kita meyakini bahwa “di atas langit ada langit”, ada YANG MAHA KUASA. DIA ikut menentukan percepatan maupun penundaan keberhasilan. Setelah bekerja keras, bekerja cerdas maka tentang hasil kita serahkan kepada Yang Maha Kuasa, maka tenteram lah hati ini… Berhasil, Alhamdulillah. Belum berhasil, Alhamdulillah. Mari kita coba lagi. Bekerja keras, bekerja cerdas dan tawakalalallah….

  56. Rudi alamsyah says:

    Bismillah.
    Kerja keras adalah suatu aktivitas yg di lakukan seseorang dgn penuh kesadaran jiwa dan komitmen yg tinggi serta kesungguhan diri untk menjalankn pekerjaanya.

    Kerja cerdas adalah suatu aktivitas yg bnyak sekali menghasilkan karya2 yg inovatif,efisien.Dan bnyk manfaat.

    Kerja ikhlas adalah suatu aktivitas pekerjaan yg setiap pelaksaanya selalu ada ruh antara dirinya dgn sang maha pencipta.

  57. Amin MbSc says:

    Kerja keras dan kerja cerdas adalah mengeluarkan segala kemampuan yang kita miliki, tenaga dan pikiran untuk mendapatkan apa yang kita harapkan.

    Sedangkan pelengkapnya adalah kerja ikhlas. Setelah semua usaha kita lalui secara maksimal dengan mengerahkan segala kemampuan, kerja dengan ikhlas menjadikan kita tidak jumawa ketika berhasil, dan tidak pula terlalu kecewa ketika belum berhasil. @aminmusthofa

  58. Bekerja merupakan bentuk ikhtiar yang kita lakukan untuk mencari nafkah sebagai manusia. Bekerja keras merupakan bentuk penyempurnaan ikhtiar agar apa yang kita harapkan bisa lebih mudah untuk diraih. Satu upaya yang harus dilakukan dalam penyempurnaan ikhtiar adalah melebihkan usaha dibandingkan dengan apa yang orang lain telah lakukan dalam upaya untuk memenangkan persaingan. Bekerja cerdas berkaitan dengan upaya yang kita lakukan untuk memperoleh hasil yang berlipat dengan pemanfaatan waktu yang sama. Contohnya adalah pendelegasian tugas. 
    Bekerja ikhlas merupakan kesiapan / kemampuan hati kita untuk bekerja dengan memberikan hasil terbaik tanpa melihat berapa besar imbalan yang akan kita terima. Baik imbalan berupa materi, pujian atau kedudukan. Karena tujuan utama yang ingin diperoleh adalah keridhaan Allah SWT. Bekerja ikhlas kaitannya lebih kepada bekerja dengan hati, yang dilakukan dengan niat dan cara terbaik.

  59. kareef says:

    semakin hari, semakin besar tuntutan dari pekerjaan kita. hingga kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi target kerja harian, bulanan, atau tahunan kita hingga datang waktu tutup buku yang kemudian akan dilanjutkan dengan target kerja tahun berikutnya. ketika waktu tak terus bertambah namun pekerjaan semakin bertambah apa yang harus kita lakukan?.

    Nabi Akhiruzzaman junjungan kita semua menegaskan “tuntutlah duniamu seolah-olah kau akan hidup seribu tahun lagi, dan tuntutlah akhiratmu seolah-olah kau mati esok hari”. bila kita renungi perkataan Nabi Muhammad SAW ini, dari 17 abad tahun yang lampau Nabi telah memberi tahu kepada kita akan hal ini. beliau menegaskan kepada kita untuk bekerja keras dengan segenap kemampuan yang kita miliki. kita harus bekerja keras untuk mencapai apa yang kita inginkan di dunia ini. tanpa mengenal kata lelah, menyerah atau mundur. sehingga kita bisa mencapai goal yang telah kita tetapkan. “barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan berhasil”.

    Tetapi, apakah cukup dengan bekerja keras saja kita akan dapat mencapai apa yang kita cita-citakan? mungkin diantara kita ada yang dapat mencapai kesuksesan, bisa mencapai goal yang telah ditetapkan hanya dengan bekerja keras dengan segenap kemampuan yang dimiliki.

    sepertinya kerja keras saja tidak akan cukup untuk mencapai kesuksesan. jika pun dapat, pasti akan memerlukan waktu lebih panjang dan tenaga lebih banyak.

    bagaimana caranya agar kita dapat mencapai kesuksesan dalam waktu yang singkat dan tenaga yang tidak terlalu banyak? inilah saatnya kita menggunakan anugerah Allah SWT yang terbesar, yaitu akal kita. lagi-lagi Nabi SAW telah mengajarkan kepada kita “kalau kau menginginkan dunia, maka pelajarilah ilmunya. dan kalau kau menginginkan akhirat, maka pelajarilah ilmunya”. artinya, selain dengan menggunakan tenaga (bekerja keras), kita juga dituntut untuk berusaha dengan menggunakan akal kita dengan mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah kita pelajari. saatnya bekerja cerdas agar hasil kerja keras yang kita dapatkan menjadi berlipat ganda. dengan menggunakan tenaga dan pikiran kita dengan sungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaan kita, kita juga akan mendapatkan hasil yang optimal yang berlipat ganda.

    ketika kita sudah berusaha dengan keras, menggunakan pikiran kita seoptimal mungkin terkadang apa yang kita hasilkan meleset dari apa yang kita rencanakan. terkadang kita stress mencari salahnya dimana hingga membolak-balik kertas perencanaan sampai kusut dan semuanya telah berjalan seperti apa yang direncakan. kemudian timbul pertanyaan dalam benak kita, apa yang salah, di mana salahnya, kenapa, apa sebabnya, pertanyaan-pertanyaan yang semakin kita pikirkan semakin membuat kita stress dan frustasi terpuruk dalam kegalauan.
    Sungguh, diatas segala apa yang kita rencanakan ada yang Maha merencanakan dan memutuskan untuk kita. Dialah Allah. Dia mungkin memiliki rencana lain atas usaha kita yang kita tidak pernah tahu. disinilah pentingnya kita bekerja secara ikhlas. dengan bekerja ikhlas, kita akan mencapai ketentraman. apapun hasil dari usaha kita, kita akan dapat menerimanya. kita tidak akan terpuruk, stress dan galau karena kita tahu skenario-Nya jauh lebih baik dari skenario yang telah kita buat, bahkan dari skenario Ram Punjabi sekalipun. dengan bekerja secara ikhlas pula, kita dapat menghadirkan jiwa kita secara penuh dalam pekerjaan kita dan menghasilkan sesuatu yang terbaik bukan hanya di mata manusia, tapi di mata tuhan juga. sehingga ketika di akhirat kelak ditanya “apa prestasi terbaik kita?” kita bisa dengan bangga menunjukkan hasil karya kita kepada Tuhan.

    wallahu a’lam bishshowab

  60. kareef says:

    disuruhnya 2 alinea, jadinya malah satu halaman. maaf ya kakek…
    pendeknya seperti ini :

    Bekerja keras berarti kita bekerja dengan segenap kemampuan yang kita miliki. bekerja cerdas berarti kita bekerja tidak hanya dengan kemampuan kekuatan kita, tetapi juga menggunakan akal pikiran dengan menggunakan trik-trik tertentu yang kemudian bisa mencapai hasil yang diinginkan dalam waktu yang relatif lebih singkat dan hasil yang berlipat ganda.

    bekerja ikhlas artinya bekerja dengan segenap kemampuan tenaga dan akal pikiran kita tanpa melupakan Allah, sehingga apapun hasil akhir dari pekerjaan kita, kita akan dapat menerimanya. selain itu, apa yang kita kerjakan juga akan bernilai ibadah.

  61. Bekerja keras selain dapat menghasilkan keinginan/mimpi kita di dunia, juga dapat menghasilkan kenyamanan kelak di akhirat. Bekerja keras merupakan bentuk ibadah tertinggi. Ibadah disertai niat dan cara yang benar balasannya ialah pahala, mudah-mudahan menjadi pemberat amal kita di akhirat. Selain itu, menurut hadis Rasulullah terdapat dosa yang tidak dapat dihapus dengan puasa dan solat, hanya bisa dihapus dengan bersusah payah mencari nafkah (bekerja keras).

    Bekerja cerdas yaitu sikap berani berinovasi. Melalui inovasi berarti kita berani menunjukkan ide dan kreativitas, sehingga dapat menjadi pembeda kita dengan orang lain. Perbedaan ini yang menjadikan kita khas atau langka, yang khas adalah yang jumlahnya sedikit, yang sedikit pasti dicari orang banyak, inilah faktor yang dapat melipatgandakan. Bekerja ikhlas berarti bekerja tidak mengharap balasan/pujian manusia, karena Segala Puji Hanya Bagi Allah (Alhamdulillah). Balasan yang bersumber dari manusia tidak ada apa-apanya/kecil, tetapi balasan dari Allah lah yang Besar, karena Allah Maha Besar (Allahu Akbar). Cukuplah berharap balasan dari Yang Maha Besar.

  62. arif budiman says:

    kerja keras mengahsilkan,,
    semua yang kita lakukan dengan kesungguhan, dengan niat yang tulus, dengan penuh cinta, dengan segala kemampuan kita. semua itu adalah syarat jika kerja keras itu ingin mengahasilkan sesuatu yang baik, karena ALLAH tahu, dan ALLAH slalu menilai kita dr kesungguhan kita.

    kerja itu melipatgandakan
    yaa, kerja keras itu akan melipat gandakan. karena tidak akan hasil yang terbaik yang akan kita dapatkan, akan tetapi ALLAH melipat gandakannya dengan lipatan yang manusia pun tak tahu betapa indahnya, betapa kuasanya ALLAH karena ALLAH janjikan untuk manusia yang bekerja keras yang hanya mengharapkan Ridho telah di siapkan baginya surga. sesuai janjinya.

    kerja keras itu menentramkan
    ya karena ketika kita sudah berusaha dengan sebaik-baiknya, maka esensi dari kenikmatan itu akan kita dapatkan. ketentraman. dan ketentraman itu bisa kita dapat itu ketika ita bisa mencintai pekerjaan kita. dan tidak merasa terbebani dengan adanya pekerjaan tersebut..

    semoga ALLAH slalu memberikan semangat yang tiada henti untuk menggapai impian kita..

  63. krja kras. itu awal dari sukses kita mesti krja kras untuk menggapai cita cita krja kras juga klw gk d dampingi k cerdasan gk kan maju contoh y kuli pasar dri dlu sampai skrg gk brubah tetep jdi kuli pasar krna dia cuma bekrja kras doank gk d dampingi k cerdasan . krja ikhlas bkrja dngan hati kita mesti ingat buat pa kita krja kras yg pasti buat nafkahi kluarga. itu lah krja ikhas. hmm

  64. @Hendy_Joss says:

    Bekerja keras itu menghasilkan~yg mana setiap pekerjaan yg dilakukan dg sungguh2, akan menghasilkan sesuatu, bisa materi atau jejak. Bekerja cerdas itu menggandakan~ yg mana setiap pekerjaan yg sudah menghasilkan materi/profit sebaiknya digandakan dg buka cabang, sekaligus menggandakan profit. Bekerja ikhlas itu menentramkan~yg mana setiap pekerjaan yg dilakukan dg keikhlasan, akan menghasilkan ketentraman hidup. Dg mudah berbagi kepada sesama baik materi, ilmu & pengalaman.
    Salam SUkses Mulia

  65. Indra Markus Kurniawan says:

    Kerja keras menghasilkan adalah proses pertukaran waktu dengan kegiatan yg beroleh upah, kerja cerdas melipatgandakan adalah penggabungan ide dengan kreatifitas yg diuji secara terus-menerus dengan praktek, kerja keras menentramkan adalah kerja berdasarkan hasrat atau cinta terhadap pekerjaan yg kita tekuni demi mencapai hasil maksimal untuk lebih banyak orang di luar diri kita sendiri terima kasih

  66. muhammad hidayat says:

    Teringat cerita nabi yunus a.s.
    Ketika beliau dimakan ikan paus, potensi raganya (utk bekerja keras) tak dapat bergerak, potensi rasionya (utk bekerja cerdas) terbatas tak dapat menghasikan rumus apapun agar dapat keluar dari perut ikan paus, potensi rasanya (utk bekerja pantas) tak dapat ditumpahkan kepada siapapun,

    Hanya potensi rohaninya lah (yg ini utk bekerja ikhlas) yg membebaskan beliau dari segala keterbatasan.
    Konsep ini pernah saya dapat di pelatihan 4r catur9.. Salam sukses mulia kek jamil

  67. faizal says:

    Kerja keras itu terkait dengan usaha atau daya upaya kita untuk mencapai sesuatu secara maksimal

    Kerja cerdas itu terkait dengan kemampuan intelektual atau keilmuan yang kita punya sehingga dengan kerja cerdas,kita dapat melengkapi kerja keras kita bahkan bisa melipat gandakan kerja keras kita, cth : inovasi2 yang kita punya dari keilmuan utk menghasilkan sesuatu sehingga punya nilai tambah

    Kerja ikhlas merupakan suatu bentuk niatan utk menyerahkan segala sesuatunya kepada Tuhan setelah kita melaksanakan kerja keras dan kerja cerdas.. Biasanya kita tandai dengan rasa dan keyakinan yang kuat bahwa segala sesuatunya kita lakukan hanya untuk keridloanNYA dan biasanya jika kita melakukan dengan ikhlas maka segala sesuatunya akan sangat menyenangkan

  68. lutfi says:

    kalo maw hasil yang besar maka bekerja keraslah, kalo mau hasil yang berlipat-lipat maka bekerjalah dengan cerdas,kalo mau tentram dengan hasil yang kau peroleh maka bekerjalah dengan ikhlas

  69. beny says:

    kerja keras ya kerja dengan tenaga otot
    kerja cerdas ya kerja dengan otak pikiran felling
    kerja ikhlas ya kerja dengan Alloh karena Alloh untuk Alloh
    trus sma itu diblender/dikombinasi biar muanteb inysaAlloh

  70. abdul gani says:

    yakinlah dengan bekerja keras akan mendapatkan penghasilan , tapi harus disadari untuk mendapatkan hasil yang maksimal tidak cukup hanya mengandalkan dengan bekerja keras tapi harus dibarengi dengan kerja cerdas.Untuk dapat bekerja cerdas harus banyak belajar dan berbagi pengalaman dari pribadi sukses yag tak takuutt gagal,bila tepat menyikapinya kegagalan itu adalah anugrah , klo kagak percaya semua peribadi sukses saat ini, itu dulunya lebih banyak gagalnya.
    Nah..yang tak kalah penting, semua yang kita jalankan harus ikhlas agar yang dinikmati mendapatkan ridho dari Allah SWT, caranya perbanyak bersedekah , nah itulah Berkah dari Allah SWT. klo dah gitu kan tenteram dan bahagia dunia dan akhirat …Amiinnn Ya ALLAH

  71. malik fahad says:

    Keras, Cerdas, Ikhlas = hasil yang berlipat ganda akan menentramkan

Leave a Reply

Your email address will not be published.