Kekayaan Sejati

Anda ingin kaya raya? Pasti sebagian besar atau bahkan semua orang menginginkannya. Sebelum melanjutkan membaca tulisan ini, coba pejamkan mata Anda dan bayangkan Anda menjadi seorang yang kaya raya. Pakaian seperti apa yang Anda kenakan? Mobil apa yang Anda kendarai? Bagaimana Anda membelanjakan uang yang Anda miliki? Ayo, pejamkan mata dan bayangkan seandainya Anda seorang yang kaya raya.

Sudah Anda bayangkan? Gambaran seperti apa yang Anda peroleh?

Sebagian besar dari Anda boleh jadi akan membayangkan mengenakan pakaian bermerek dan mahal. Mobil yang dikendarai adalah mobil mewah keluaran terbaru. Anda pun bebas berpesta pora kapan saja dan di mana saja. Mungkin ada pula yang membayangkan duduk santai di rumah yang besar. Atau, traveling keliling dunia dengan kapal pesiar termegah atau pesawat pribadi tercanggih.

Apabila Anda termasuk seperti yang tersebut di atas, itu berarti pikiran Anda sudah teracuni sinetron. Cara seperti itu akan menjauhkan hidup Anda dari kekayaan sejati dan kesejahteraan. Cara hidup seperti itu bukan cara hidup orang kaya sejati.

Percayalah, apabila ada yang menjalani hidup seperti itu pasti kekayaannya akan cepat sirna. Banyak selebritis yang hidupnya terlihat super wah saat namanya menanjak tetapi di masa tuanya ia terlilit hutang yang mencekik. Kekayaan dan populitasnya hanya semu belaka. Itu bukan cara hidup orang yang bermental kaya.

Kekayaan sejati bukan diukur dari baju yang dikenakan, asesoris bermerek yang selalu melekat pada dirinya, mobil mewah keluaran terbaru yang ia punya dan ukuran-ukuran material lainnya. Kekayaan sejati diukur dari seberapa lama Anda bisa menjalankan hidup yang sama apabila Anda berhenti bekerja. Semakin lama Anda bisa menjalani hidup yang sama tanpa harus bekerja, semakin membuktikan bahwa Anda adalah kaya.

Bagaimana agar hal itu kelak terwujud? Rumusnya sederhana, tingkatkan belanja Anda untuk hal-hal yang sifatnya produktif dan menghasilkan. Cara ini akan meningkatkan passive income Anda di masa yang akan datang. Anda tidak bekerja tetapi uang tetap mengalir ke rekening Anda.

Turunkan nafsu belanja Anda untuk membeli sesuatu yang tidak perlu, hanya karena gengsi atau karena sedang ngetren. Hindari membelanjakan sesuatu untuk bermaksiat kepada Allah walau hanya satu rupiah sekalipun. Anda harus sangat pelit untuk belanja sesuatu yang tidak berguna apalagi mendatangkan dosa.

Kekayaan sejati itu terjadi apabila passive income Anda lebih besar dari pengeluaran dan belanja Anda. Kapan itu akan terjadi dalam hidup Anda? Apakah itu mungkin terjadi dalam hidup Anda? Saya berharap, Anda memiliki mental untuk menjadi orang yang memiliki kekayaan sejati. Selamat berlatih menjadi orang kaya sejati…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

24 thoughts on “Kekayaan Sejati”

  1. Anggit Setyaningsih says:

    Amiin YRA, smg bs mjd org kaya sejati ๐Ÿ™‚

  2. mustika yanti says:

    yes, harus jadi kaya sejati. Thanks u tulisan yg penuh inspirasi ini pak.

  3. pauji says:

    Thanks pak, semoga saya bisa mengikuti saran bapak…

  4. Siiaap Pak Jamil, saya akan berlatih mempunyai mental kaya..

    dan saya harus bisa mengayakan (Menularkan kaya) pada orang lain..amin YA ALLAH..

  5. Ian Bood says:

    makasih kek, tulisannya ngena banget! Saya akan jadi orang kaya sejati! Mohon doanya kek! ๐Ÿ™‚

  6. enal says:

    InsyaAllah sy dipercayakan ร˜ยงร™โ€žร™โ€žร™โ€˜ร™โ€กร™ย untuk menjadi orang yg kaya sejati spt itu,terima kasih pak jamil atas tulisannya.salam

  7. M. Eriek says:

    Amiiiin, Ya robbal alamin

  8. Imam says:

    Supaya lebih lengkap, perlu baca artikel ini di detikfinance, Pertanda Anda Tercancam Bangkrut. Poin-poinnya persis spt yg disebutkan mas Jamil di atas:

    http://finance.detik.com/read/2012/02/15/080802/1842664/479/9-pertanda-anda-terancam-bangkrut?f9911013

  9. aandes says:

    mantep………..

  10. herwan nov says:

    maknyus kakek guru… @rwannov

  11. mantep artikelnya..

  12. Cahya Dewi says:

    aminnn, kaya dalam benak saya mempunyai beberapa perusahaan profit oriented (hotel, travel agent, cake shop, LBB, boutique) dan non profit oriented (RS & sekolah), semua usaha digerakkan secara syar’i, absen nya sholat dhuha, setiap adzan tiba semua karyawan harus mendahulukan sholat dan berhenti beraktifitas, subhanallah dg membayangkan saja hati ini ademmmmm Pak, bantu doa ya Pak, aminnn YRA ๐Ÿ™‚

  13. @kangaries says:

    Setuju, Insya Allah akan diusahakan

  14. Kekayaan sejati itu terjadi apabila passive income Anda lebih besar dari pengeluaran dan belanja Anda. Kapan itu akan terjadi dalam hidup Anda?

    doakan ya Pak 2 tahun lagi, aamiin

    modal saya sekarang cuma bukunya Pak Jamil ada 2 loh, bukunya Pakarseo dan bukunya ippho

  15. Baby Wrap says:

    saya juga sedang belajar pak, hidup sederhana dan berusaha tidak membeli yg tidak perlu hanya karena gengsi

    Baby Wrap

  16. Djarot says:

    Semoga saya termasuk orang kaay sejati. Amin.

  17. agung says:

    Wah, mencerahkan sekali Pak. Semoga saya bisa memulai belajar seperti apa yang Bapak sampaikan di postingan ini ๐Ÿ˜€ . Sukses mulia!

  18. passive income dunia dan passive income akhirat..mudah2an kita semua diberkahi Alloh untuk meraih keduanya..aamiin

  19. Yudhi says:

    kaya sejati cita2 muslim sejati..
    *sedang menuju kesana,,doanya kek..:D

  20. Asep R says:

    aamiin,,
    saya harus punya mental untuk menjadi orang yang memiliki kekayaan sejati..

  21. Ade Chandra says:

    Luar biasa motivasinya Pak Jamil..,btw bagaimana caranya untuk bisa memulai agar bisa memiliki passive income pak??langkah awa apa yg mesti saya lakukan untuk itu semua….
    terima kasih

  22. Ardha says:

    Pasive income.. itu yg saya mimpi-mimpikan ๐Ÿ˜€

  23. wiranto says:

    itu menjadi goal bagi kita. Dengan ketekunan. motivasi dan bahan bakar yang selalu penuh, insya Allah bisa tercapai ya pak..matur nuwun pencerahannya

  24. nursila says:

    yesss…

Leave a Reply

Your email address will not be published.