Kejadian itu Mengirim Pesan

Mei ini saya harus membayar kebodohan dan kecerobohan yang saya lakukan. Kebodohan pertama adalah tagihan handphone yang membengkak 10 kali lipat dari biasanya. Penyebabnya, karena saya tidak tahu bila blackberry yang saya bawa terkena roaming international. Jadi, walaupun selama roadshow di Hongkong saya tidak terlalu sering menggunakannya, tagihan pulsanya menjadi sangat besar.

Kecerobohan kedua, kacamata kesayangan saya yang belum 3 bulan juga raib entah dimana. Ketika saya kembali ke optik untuk membeli model yang sama ternyata sudah tak ada karena memang diproduksi terbatas. Terakhir, ini yang paling menyesakkan dada, manajer investasi social entreprise group saya melarikan diri dan hingga kini saya tak tahu rimbanya.

Walau saya menyadari sepenuh hati, bahwa harta yang saya miliki dan kelola itu adalah titipan Allah SWT, sebagai manusia biasa tentu saya terluka. Namun, kejadian-kejadian ini memberikan pelajaran berarti bagi hidup saya.

Saat hal buruk menimpa kita, ada tiga kemungkinan penyebabnya. Pertama, karena kebodohan dan kelalaian kita. Saya jadi mengerti mengapa guru saya dulu berkata, “Jangan pernah melakukan sesuatu yang kamu tidak punya ilmu di dalamnya. Ilmu akan menjagamu.” Memang, semakin banyak belajar kita merasa semakin bodoh tetapi bila kita berhenti atau tak mau belajar, saat itulah kita benar-benar akan menjadi bodoh.

Saat hendak ke luar negeri, pelajarilah seluk beluk yang berhubungan dengan keberadaan kita saat di luar negeri. Bila karir atau bisnis kita ingin berkembang, maka pelajarilah hal-hal apa yang bisa kita lakukan. Begitu pula bila rumah tangga kita ingin bahagia maka kita perlu terus menerus belajar dan belajar.

Kedua, karena dosa yang berlimpah dan semakin bertambah. Manusia bukanlah malaikat. Pasti ada dosa dan kesalahan yang setiap hari kita perbuat. Dosa itu terkadang muncul dari pikiran, hati, ucapan, pendengaran, penglihatan dan perbuatan. Apabila kita melakukannya berulang, Allah SWT mengingatkannya dengan hal buruk.

Mengapa dengan hal buruk? Karena memang manusia lebih cenderung mengingat-Nya saat berduka bukan saat kondisinya bahagia. “Ya Allah, ampuni atas segala dosa dan kesalahan yang pernah aku perbuat. Sungguh aku malu, dosaku menjulang tinggi padahal rahmat-Mu tiada henti. Ampuni aku ya Allah, ampuni…”

Ketiga, sebagai ujian naik kelas. Saat kita hendak diberi tanggungjawab yang lebih besar, kita akan diuji terlebih dahulu dengan hal-hal yang lebih kecil. Apabila kita tak sanggup, maka kita akan tetap berada pada putaran kehidupan yang sama. Sebaliknya, bila kita tetap sabar dan kuat menghadapinya, maka hal-hal besar berpeluang segera datang dalam kehidupan kita.

Saya merasa, kejadian-kejadian yang menimpa saya pada Mei ini karena kebodohan dan kelalaian serta dosa-dosa yang pernah saya perbuat. Kejadian itu mengirimkan pesan, “Jamil, teruslah belajar jangan hanya mengajar setiap hari. Sadarilah dosamu berlimpah, tak layak kau merasa suci dan merasa lebih baik dibandingkan yang lain. Terus tingkatkan kualitas hidupmu agar kau layak untuk naik kelas.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


WBT batch 10


Bagikan:

26 thoughts on “Kejadian itu Mengirim Pesan”

  1. Ary Agrahwan Pratama says:

    Pas bgt Mbah lagi banyak mengalami kejadian, tapi untuk saya berbenah kembali menjadi yg lebih baik lagi. Makasih Mbah tiap hari diingatkan terus utk jadi pribadi yg lebih baik.

    Salam SuksesMulia

    1. Terus belajar dan belajar

  2. Andre Iyaz says:

    Allah mempunyai cara tersendiri untuk menegur kita… Semoga kita peka dengan teguran-teguranNya…
    Salam SuksesMulia..

  3. Ya Allah, bukakanlah pintu hikmah atas semua kejadian yang telah menimpa kami…

  4. ayu wulan says:

    Sarapan pagi yang inspiring Kek,…smuga Kakek slalu sehat, slalu bisa mengingatkan kami-kami smua.

  5. Dini Tri Lestari says:

    Semoga diberi kesabaran atas musibah yang menimpa dan kehilangannya digantikan dengan yang lebh baik.

  6. dika says:

    baru sj mengalami hal buruk tak bs mengontrol emosi yg selalu dipicu hal sama..
    Sikap temprament dlm klrg..
    Sungguh cela astagfirulloh. Ampun ya Allah
    makasih kek

    1. Kesadaran itu penting untuk terus berbenah

  7. Trims sharingnya, Pak Jamil.. Hal yang sangat simpel dalam diri kita sehari2 justru menyimpan banyak hikmah… (y)

  8. shinta says:

    Sammaa,kek… kmrn hbs shock liat tagihan listrik bln mei naik hampir 3x lipat dr biasanya. Stlh d cek di ktr PLN, kt mrk krn wkt ada petugas dtg (br tau jg tnyt setiap tgl 29 tiap blnnya) cek meteran listrik gerbang terkunci/digembok! Jd tagihn bln ini dibuat rata2 dr pemakaian/jml tghn 2 bln yll, meski sbenernya pemakain ga mgkn sebesar itu. Ikhlaass….meski dr kesalahn,kekonyolan, atau ketidaktahuan kita sendiri selama ini… tp jd ngerti jg bsk lg tiap tgl 29 hrs buka lebar2 gerbang rmh..hehe:-)

  9. diah rahmawati says:

    astagfirulloh…sbgai manusia biasa saya terkadang hilang kendali dan kehilangan arah disaat masalah datang…terima kasih atas segala pencerahannya pak..smoga saya bisa menyikapi dr segi positifnya setiap masalah yg datang dan selalu berinteropeksi diri…sekali lagi terima kasih pak..wassalam…

  10. dzulfikar allam says:

    Bner bgd kek… Mei ini memberikan pesan ϔάπƍ sangat mendalam.terima kasih bnyak kek…

  11. Selalu ada HIKMAH Kehidupan, betapa Beruntung mereka yang bisa membaca dan merasakan sebuah Pelajaran dalam kehidupan ini.
    Semoga kita semua bisa selalu Bijak, melihat kehidupan dari banyak sisi agar bertambah waktu akan menjadikan kita LEBIH BAIK…

    Semangat SuksesMulia!

  12. Arifiana says:

    Sepanjang Quartal 1 tahun ini saya mengalami cobaan bertubi-tubi… rasanya beraat, tapi saya coba untuk kuat, belajar sabar dan belajar ikhlas.
    Sekarang sedang mencoba untuk bangkit kembali, doakan ya Kek smoga Allah SWT slalu memberikan yang terbaik dan smoga kami layak naik kelas aamiin

  13. mhd husni tarigan says:

    Semangat kebangkitan. Berpijak dari masa lalu menggapai masa depan. Tks kek sudah mengingatkan

  14. Aang says:

    bersabar dan belajar,,, memberi arti bahwa hidup ini sungguh indah dgn proses dan perjuangan…

  15. Renny says:

    Istiqomah untuk berhuznuzhon ma Allaah. Semua ada hikmahnya

  16. agus karomah says:

    apik banget… trnyata ada hikmah dibalik musibah ato ujian.. pak jamil matur thank you buat hidangan rohaninya… jazakallahu khairan

  17. siswanto says:

    semoga dapat mengambil hikmahnya, dan terimakasih atas sharingya sehingga saya ikut belajar jg 🙂

  18. Ketika seseorang mendapat hal yg tidak disukainya (musibah), kecenderungannya menyalahkan oranglain.

    Namun jika ia lebih banyak melakukan introspeksi kedalam diri sendiri, inshaaAllah pembelajaran itu terjadi.

    Jazakallah sharingnya Kek

  19. dnur77 says:

    belajar dan terus belajar

  20. Tatay Sutari says:

    jleb…terasa banget kek saat membacanya sepertinya masih terlalu banyak yg hrs saya perbaiki dalam diri ini

  21. terimakasih pak sudah mengingatkan tentang hikmah dibalik semua peristiwa yg kita alami

  22. amin says:

    belajar ikhlas dan menerima takdir Ilahi …

  23. Sy kadang jg merasa saat tertimpa hal buruk itu karena Allah sdg mengingatkan kita untuk kembali pada-Nya…
    Shg makin banyak istigfar yg terucap…
    Terimakasih tulisannya pak Jamil..
    Selalu menginspirasi.. 🙂
    Salam SuksesMulia!

  24. Riziq Couple says:

    semoga yang hilang diganti dengan yang lebih baik. Aamiin
    terimakasih pak JA

Leave a Reply

Your email address will not be published.