Karpet Merah Anda

Ternyata masih banyak orang yang bingung dan ragu menjalani profesinya. Buktinya, masih ada saja yang bertanya-tanya, “Apakah saya sudah berada di jalur yang tepat? Atau, “Apakah pilihan ini benar sesuai dengan potensi saya? Agar tidak ikut-ikutan bingung dan ragu cobalah Anda lanjutkan membaca tulisan ini.

Pilihan profesi yang tepat itu setidaknya memenuhi tiga kriteria. Pertama, sesuai dengan passion. Untuk mengetahuinya, coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Apakah Anda sangat menyenangi profesi tersebut? Apakah Anda sering larut (flow) atau begitu enjoy melakukan pekerjaan itu? Apakah Anda rela untuk tidak dibayar melakukan pekerjaan itu? Bila jawabannya selalu “ya”, kemungkinan besar itulah passion Anda.

Kedua, selalu ada progress (kemajuan). Coba bandingkan tahun lalu dan tahun ini, apakah tahun ini prestasi Anda sudah jauh meningkat dibandingkan tahun lalu? Apakah kemampuan Anda juga meningkat dan tidak stagnan? Apakah hasil kerja tahun ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya? Bila jawabannya “ya”, itu pertanda bahwa Anda sedang berada di jalur yang tepat.

Ketiga, adanya pengakuan dan penghargaan. Apakah teman-teman Anda mengakui keahlian Anda? Apakah pimpinan atau mitra kerja memberikan apresiasi positif terhadap profesi yang Anda jalani? Apakah ada pihak yang rela membayar Anda dengan harga yang layak? Bila jawabannya “ya”, maka teruskan menekuni profesi tersebut.

Apabila Anda memiliki jawaban “ya” atas seluruh pertanyaan untuk tiga kriteria di atas tadi, selamat, besar kemungkinan  Anda sedang berada di karpet merah kesuksesan Anda. Teruslah berjalan di karpet itu. Namun jika lebih banyak jawaban “tidak”, saran saya segera cari karpet merah lain.

Nah, bila Anda masih juga bingung setelah membaca tulisan ini,  boleh jadi Anda tergolong orang yang bingung dan membingungkan. He he he…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

33 thoughts on “Karpet Merah Anda”

  1. yasya asgar says:

    Terima kasih, Insya Allah saat ini bu yasya ada dijalur karpet merah, apa resepnya de jamil, apabila karpet merah itu dibuka, agar dibawahnya tidak ada SAMPAH ?

    1. sy berada di jalur karpet merah saya … yang jadi persoalan adalah fokus untuk upgradingnya … thanx Mr.

  2. Nova says:

    Salam,,

    Hatur Nuhun Kek,,,
    Sepertinya saya harus mencari Karpet Merah lagi Nih,,, hehe

    Salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  3. Ratno says:

    Terima Kasih Kek Jamil,Sangat Bermanfaat..

    Salam SuksesMulia
    Akhmad Suratno

  4. insya Allah saya sudah berada di jalurnya…
    terima kasih untuk sharingnya..

    salam,
    http://www.wikusuryomurti.com

  5. Anggit Setyaningsih says:

    Sy belum menemukan karpet merah!
    Sbenernya hr ini pengen ketemu omJamil & pngen diskusi masalah ini. Tp trnyata om lg sibuk.. 🙁

  6. Abyan says:

    Merah melambangkan kehidupan, tetapi juga juga dianggap sebagai warna yang agresif, vitalitas, dan kuat. Bahkan salah satu dari warna bendera kita (Sang Merah Putih) memiliki warna merah yang bermakna keberanian…

    Biasanya untuk menggambarkan situasi dimana sebuah karpet merah panjang dan besar digelar untuk menghormati dan menyambut para undangan yang datang ke acara itu. Biasanya acara yang menggunakan karpet merah jenisnya formal dan dihadiri para tamu-tamu VIP…

    Orang2 yg melewatinya dianggap orang2 yg sukses dan patut mendapat penghargaan khusus…

    So..Bersyukurlah dan tetap istiqomah jika kita sudah mendapatkannya, tanpa itu “kosong” belaka….Jzklh..

  7. siapa ya yang mengakui kehebatan saya… hiks sedih nih…

  8. indra says:

    Thanks banget… menggugah semangat saya untuk segera mencari alternatif “karpet merah” lain ketimbang mempertahankan “karpet” yang tidak merah dan sering membuat galau hehehe… ijin copas juga untuk di blog saya ya Kek… 🙂

  9. mekoh1268 says:

    Iya nih, kelihatannya harus ganti karpet.
    Karena banyak yang jawabannya tidak.

  10. Hery Susanto says:

    Jumlah Pertanyaan 9
    Jawaban ya : 5 / 9 = 55.5%
    Jawaban Tidak : 4 / 9 = 44.6%

    artinya ?????

  11. kurnianto says:

    Terima kasih Kek, sangat bermanfaat untuk mengetahui kita “expert” di bidang apa. Semoga bisa segera saya temukan karpet merah itu. Semangat.

  12. Wow wow wow….

    Alhamdulillah saya telah menemukan karpet merah saya Pak. Tapi saya belum sepenuhnya berjalan di atasnya. saya masih menggantungkan sebelah kaki di luar karpet dan sebelah kaki saya pijakkan di karpet merah saya.

    Mulai bulan Juni 2012, saya akan sudah berjalan dengan kedua kaki di atas karpet merah saya.

    Pak jamil dan kawan-kawan semua, mohon doanya agar segalanya berjalan lancar dan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada sesama, meningkatkan 4Ta, serta meningkatkan kecintaan Allah terhadap saya.

    Salam SuksesMulia

    sent via : http://brainmindtohappiness.wordpress.com/2012/05/01/ciptakan-kebahagiaan/

  13. Isa Koswara says:

    Insyaallah sedang berada di karpet merahku. Semoga ini jalan menuju Ridho dari ALLAH aammiinn 🙂

  14. Ratih FN says:

    Jazakalloh sharing n reminder’nya Pak Jamil..
    Sepertinya harus ganti karpet, 🙁
    Semangat2.. Harus segera action utk bs pindah karpet..
    Terima kasih pak jamil..

    Salam sukses mulia,

  15. andriana says:

    tambah mantap tuk cari karpet merah.
    semoga q menemukannya, amien…

  16. Terima kasih teman2 semua ya. Untuk Anggit maaf banget ya tadi rapat dan berguru dengan teman2 di Jogja semoga lain kali ada waktu yang leluasa.

    Hery kayaknya belum menemukan karpet merahnya ya.

    Salam SuksesMulia

  17. Jawaban saya untuk ketiga pertanyaan adalah “YA”.

    Namun di poin satu, Rela kerja tanpa dibayar Kek… kadang justru karena keseringan.. orang lain malah “keenakan”. trus saya saya itu orangnya Gak enakan kalo menolak.

    Saya share di blog saya Boleh Kek? Saya cantumkan link sumbernya kok 🙂

  18. Motty says:

    Mbah… pesen karpet warna ijo bisa?? ^_^

  19. goen says:

    Bravo, iya seharusnya kita smua di krpet merah itu, tp keadaanlah/ketrpaksaan yg mbuat kita di krpet warna warni..SSM

  20. Moty, burung gak perlu karpet. Manusia perlu karpet untuk terbang, burung sudah bisa terbang. Burung perlu sangkar biar gak liar, hehehe

  21. Motty says:

    muehehehehehe *keselek*

  22. nur wakhid says:

    Konsul guru : saya seneng bgt dgn pekerjaan sekarang, selalu ingin tahu lebih banyak ttg y̲̅āпĝ berkaitan dg nya. Namun saya diuji dgn sakit y̲̅āпĝ gak ketemu judulnya, nah kalau lagi drop, badan nyeri dll y̲̅āпĝ bikin gak nyaman u/ mlkkn sst, termasuk mlkkn oekerjaan y̲̅āпĝ kusukai itu. Mhn pencerahan solusinya guru, jazakalloh.

  23. KEREEN Pak… Ini yang ditanyakan Calon Istri saya tadi pagi waktu buka web pak Jamil ini.

    Salam Keren Sukses Mulia!
    Be Best Together

  24. Risaokee says:

    xixixi…orang bingung membingungkan
    aya2 wae pak Jamil rek

  25. Asa 2012 says:

    Subhanallah…Super
    Amin Spiritual Al amin ” Asa ”
    STSM ” Super Trainer Spiritual Motivation ” 4 Teens

  26. dhani says:

    saya sebenarnya msh bingung nih, saya ingin sekali cari karpet merah yg lain tp terkendala tidak adanya modal, gimana dong??

  27. Ebi says:

    bagi mereka yang tengah bingung karena belum menemukan karpet merahnya. gampang, datang aja ke mangga dua, tinggal milih aneka warna dan motif karpet ada disana.hehe… sorry canda biar g terlalu tegang. hatur nuhun insfirasinya mas

  28. genborneo says:

    sedang mencari jalan yg tepat, semoga kita semua berada di kerpet merahnya masing-masing. *ngelus-ngelus karpet*

  29. NUGROHO says:

    BETUL SEKALI APA YG DI SAMPAIKAN PAK JAMIL,APALAGI ANDA IKUT TES STIFIN MAKIN MANTAB BROO…

  30. Edy Setyo says:

    wah saya berada di karpet biru nih kek 🙂 he..he.. soalnya yang merah sedang di laundry..

    Insya Allah sudah on the track, di jalan yang benar kek, tinggal menekuninya.. ^^

  31. alvanul says:

    mohon ijin copas untuk di web stifin.co.id

    terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published.