Janji Iblis

janjiblis.jpg

Iblis berjanji akan menggoda manusia dari depan, belakang, kanan dan kiri. Simak firman Allah SWT, “Iblis menjawab: Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalangi-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” – (QS.7: 16 – 17)

Kata guru saya, menggoda dari depan itu bermakna bahwa iblis akan menawarkan kepada manusia melakukan dosa-dosa besar. Apabila itu gagal, setan akan menggoda manusia dari belakang dalam bentuk tawaran dosa-dosa kecil. Setan seolah berkata, “Berbuat dosa itu manusiawi. Allah itu Maha Pengampun.”

Bila dua cara tersebut di atas gagal, setan akan menggoda dari arah kanan. Apa tawarannya? Sibuk dengan yang mubah-mubah dan lupa dengan yang wajib. Contohnya, terlalu asyik berselancar di dunia maya dan social media lupa dengan kewajiban. Suami lupa mendidik dan mengajak ngobrol istri. Sang istri lupa menyiapkan berbagai kebutuhan suami.

Termasuk di dalamnya tentu main game, menonton sepakbola di televisi dan pekerjaan-pekerjaan mubah lainnya. Yang lebih menjerumuskan, masih ada yang berpikir bahwa hal mubah yang dilakukan seolah menjadi wajib bagi dirinya.

Sementara godaan dari arah kiri adalah godaan yang paling halus. Manusia seolah-olah sedang mendekat kepada Tuhan-Nya namun disisi lain ia melalaikan kebaikan yang lain. Ia rajin beribadah tetapi mencela cara ibadah orang lain. Beribadah itu baik, tetapi menjaga ukhuwah atau persaudaraan juga sangat penting. Ia rajin sedekah tetapi lupa membayar hutang. Sholat dhuha berlama-lama padahal ia masih terikat jam kantor.

Guru saya melanjutkan, konon ketika iblis berjanji mengucapkan itu para malaikat menjadi iba kepada manusia. Lalu, mereka berkata, “Ya Allah, bagaimana mungkin manusia dapat terhindar dari jebakan iblis?” Allah SWT menjawab, “Masih tersisa dua arah, atas dan bawah.”

“Jika manusia mengangkat kedua tangannya dalam doa dengan penuh rendah hati atau bersujud dengan dahinya di atas tanah dengan penuh kekhusyukan, aku akan mengampuni dosa-dosa mereka.” (HR Thabrani).

Iblis sudah berjanji untuk menggoda manusia. Apa janji kita untuk tidak tergoda oleh jebakan iblis?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di FB

Bagikan:

6 thoughts on “Janji Iblis”

  1. indra says:

    Subhanallah, terima kasih Pak sdh mengingatkan…. semoga Allah selalu menjaga kesehatan dan rezeki bpk sekeluarga….

    1. Jamil Azzaini says:

      Aamiiin YRA. SyukrON ya

  2. rahmat says:

    Bagus sekali…izin share ya

    1. Jamil Azzaini says:

      Silakan dengan senang hati…

  3. Rudi hermawan says:

    Terimakasih kek Jamil..

  4. Rudi Setiawan says:

    Bagus banget… izin copas yah…. buat share di komunitas..

Leave a Reply

Your email address will not be published.