“Jangan Dorong-dorong!”

Share this
  • 37
  •  
  •  
  •  
  •  
    37
    Shares

By: Anonim

Sebuah toko sembako besar mengadakan obral besar. Pagi-pagi benar telah terlihat antrian panjang. Orang ramai berjejal. di depan pintu toko yang baru akan dibuka pada pukul 09.00 pagi.

Seorang lelaki tua tampaknya tidak sabar, dia memotong antrian paling depan. Orang-orang yang antri kesal dan berkata, “Hei orang tua! Antri dong!!!”
Si lelaki tua itu ditarik dan didorong ke belakang.

Rupanya lelaki tua ini tidak kapok. Dia mencoba untuk yang kedua kalinya. Tapi orang-orang kembali mendorongnya ke barisan paling belakang, sambil mengomelinya.

Untuk ketiga kalinya, ia kembali berjalan menuju ke depan. Kali ini orang-orang yang antri mulai hilang kesabaran, sambil menyumpahi, mereka mendorongnya dengan lebih kasar, hingga laki-laki tua itu terjatuh.

Dengan tertatih-tatih si lelaki tua itu bangun sambil berteriak sebal, “Kalo lu olang belani dolong-dolong oweh lagi, oweh kagak jadi buka toko! Bialin lu olang pada antli sampe tua, haiyaaaaa!!”

Sumber: Kiriman WhatsApp teman

Baca Juga  Tak Perlu Ijazah

Share this
  • 37
  •  
  •  
  •  
  •  
    37
    Shares

2 comments On “Jangan Dorong-dorong!”

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer