Jangan Berniat Buruk

hahaha.jpg

Niat baik berpahala, niat buruk belum dicatat sebagai dosa. Namun demikian, hindari berniat buruk sebab dampaknya bisa buruk pula. Apalagi jika dilanjutkan dalam bentuk tindakan keburukan.

Dikisahkan, seorang pemuda mendatangi temannya. Ia berkata, “Tetanggamu yang baru itu cuaaaantik buanget ya, bro.”

Sang teman menjawab, “Setuju, saya juga mengaguminya. Ibu saya juga bersahabat baik dengannya.”

“Saya sudah menyatakan cinta kepada tetanggamu yang ayu itu tapi ditolak melulu,” lanjut sang pemuda.

“Ingat kata pepatah, cinta ditolak, dukun bertindak. Besok kamu ambil celana dalam wanita yang dijemur, kemudian kamu bawa ke dukun untuk diberi mantera, pasti setelah itu dia akan ngejar-ngejar kamu,” jawab sang teman.

Keesokan harinya, saat sang teman pulang kerja, tiba-tiba ibunya nyerocos, “Nak, tadi ibu ikut ngejar-ngejar yang maling jemuran tetangga tetapi gak ketangkap malingnya.”

“Kenapa ibu ikut ngejar-ngejar maling?”

Ibunya menjawab, “Ya iyalah ibu ikut ngejar maling jemuran itu. Tadi jemuran di rumah kita penuh, jadi ibu ikut numpang menjemur di tetangga. Apalagi yang dicuri celana dalam punya ibu.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

5 thoughts on “Jangan Berniat Buruk”

  1. anik wijayanti says:

    Terlalu pede, jadi salah strategi. Hihihi… 😀

    1. Jamil Azzaini says:

      Pengalaman ya mbak? Hehehehe. Batam aman?

  2. Nuril atirin says:

    Kek ijin copas boleh? Nanti saya sertakan link sumbernya kok.. ^^ boleh ya?

  3. Jamil Azzaini says:

    Silakan dengan senang hati, sebar seluas-luasnya. 🙂

  4. Anonymous says:

    Ha ha haaa….,salah sasaran:)

Leave a Reply

Your email address will not be published.