Jadikan Orang Tuamu Raja

raja.jpg

Alhamdulillah, perjalanan umroh telah tuntas. Titipan doa dari 400 lebih orang (baik lewat website, wa, maupun sms) sudah saya tunaikan. Maaf, saya mendoakannya hanya ketika di Mekah karena ada kendala sinyal internet dan padatnya raudhah di Madinah. Perlu tiga waktu untuk menyampaikan titipan doa tersebut, karena terkadang rasa kantuk menyerang dan sulit dilawan.

Umroh bersama Daqu (Darul Qur’an) Travel kali ini menyimpan banyak kenangan. Selain pembimbingnya, Ust. H. Jamil Micing MA yang telaten. Pelayanannya yang sangat prima juga para pesertanya yang saling dukung satu dengan yang lain. Saya banyak mendapat banyak ilmu dari para jamaah. Salah satunya dari, Budi Harta Winata, seorang pengusaha baja.

Ketika saya tanya rahasia suksesnya menjadi pengusaha, jawabnya singkat, “Jadikan orang tuamu raja, maka rezekinya seperti raja.” Pengusaha yang kini tinggal di Cikarang ini pun bercerita bahwa orang-orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti raja. Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya.

Lelaki asal Banyuwangi ini bertutur, “Jangan perlakukan orang tua seperti pembantu. Sudah tahu orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta uang ke mereka padahal kita sudah dewasa. Atau, orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja. Bila ini yang terjadi maka rezeki orang itu, rezeki pembantu karena ia memperlakukan orang tuanya seperti pembantu. Walau suami-istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya.”

Dari diskusi itu, kami pun melakukan survey kecil-kecilan kepada jamaah umroh. Kami bertanya anaknya berapa? Siapa yang paling sukses? Siapa yang paling susah? Ternyata jawabnya semua sama. Anak-anak yang sukses adalah yang memperlakukan orang tuanya seperti raja. Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan sedikit mengabaikan orang tuanya.

Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada di angan-angan. Mulailah dari sekarang…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

25 thoughts on “Jadikan Orang Tuamu Raja”

  1. enhaka92 says:

    nuhun kek

  2. Fariz Farianto says:

    Terimakasih Pak Jamil telah bersedia menyampaikan doa saya. Alhamdulillah putri pertama kami telah lahir dengan normal, lancar dan istri serta anak saya sehat. sesuai dengan isi doa yang saya titipkan. yang berbeda hanya tanggal lahirnya. maju dua minggu dari HPL. yang seharusnya tanggal 25 menjadi tanggal 12.
    jadi beberapa isi doanya sudah dikabulkan sebelum diucapkan. Semoga isi doa yang lain juga dikabulkan nantinya. semoga menjadi puri yang solihah.
    Mudah-mudahan titipan doa dari pembaca yang lain juga segera dikabulkan.
    Aamiin.

    Salam sukses mulia

    1. Jamil Azzaini says:

      Alhamdulillah…salam buat keluarga

    2. Ora Dadi Opo says:

      Λάmΐΐπ Yάªª Ŕõßßǻl Ąlάmΐΐπ_ 🙂

  3. Selamet HARIADI says:

    Yes This is It… Semoga dapat memberikan yg terbaik bagi mereka…

    1. Jamil Azzaini says:

      Aamiin, buktikan

  4. eva varza says:

    Bener,,,alhmdulilah sy and suami..slalu memperlakukan ortu istimewa diatas sgala2x..

    1. Jamil Azzaini says:

      Tingkatkan lagi. Salam kenal buat suami

  5. Noor Falich says:

    Alhamdulillah wa Syukurillah..
    Semoga mjd Umroh yang semakin menebarkan manfaat utk Keluarga dan Komunitas Kek JA semuanya…
    Aamiin Ya Robbal’alaamiin..

  6. Ora Dadi Opo says:

    Inshaa Allah kek 🙂

  7. mahfudz RZ says:

    Bismillah….. Makin lebih baik

  8. Yudi Ramadhanni says:

    Sedih saya bacanya kek, orang tua saya masih belum bisa “nerima” istri saya. Bagaimana sikap saya ya kek..?
    Mudah2an saya diberi kesabaran yang lebih.

    1. Jamil Azzaini says:

      Minta istri Anda untuk selalu atau perbanyak berbuat kebaikan kepada orang tua Anda. Berbuat baik ke kereka tidak tergantung responnya

      1. Yudi Ramadhanni says:

        Baik kek, akan kami coba
        Terima kasih balesannya kek

  9. afik says:

    Do’akan sy bisa memberi finansial lebih kpd ortu…

  10. WAWAN GUNAWAN says:

    SEMOGA SAYA BISA MEMBAHAGIAKN KEDUA ORANG TUA SAYA PAK..

  11. Dzikriy says:

    Dahsyat tulisannya 😀

  12. julie says:

    kek,gmn klo bapaknya sangat kurang bertanggung jawab&bnyak menuntut anak&menantunya,tdk pernah diperlakukan sbgai pembantu tpi sendirinya slalu berlaku sperti itu,jka dberi sesuatu tdk pernah puas&slalu mengeluh,pdhal anak&menantu sdah maksimal memberikan sgalanya,apa yg hrs dilakukan?trims

    1. Jamil Azzaini says:

      Kita berbuat baik ke ortu tidak tergantung responnya. Baik responnya positif atau negatif kita harus tetap berbuat kebaikan kepada mereka. Apabila ada yang perlu dibenahi ajak ortu ngobrol empat mata

  13. mimie says:

    semua anak pasti ingin membahagiakan ortu, hanya kemampuan secara materi yg pas pasan, sering ortu mengeluh, kurang bersyukur, otoriter, ngerasa paling benar, sering menyimpan makanan sampe basi jd mubazir, padahal uangnya dari anak anaknya. gmn kek .?

  14. ana wahid says:

    Makasih kek….

  15. Meilya Kusumawati says:

    Terima kasih pak,
    saya akan mencoba tidak membebani orang tua saya mulai sekarang.
    semoga saya berhasil amin

  16. zaki says:

    Ya Allah berikan kekuatan kepada hamba untuk berbakti kepada orangtua

  17. nining says:

    salam pak, ibu mertua saya selalu dititipin cucu2nya oleh anak sulungnya (mbak ipar saya) mereka masih kecil dan bandel2, kadang mama mertua saya suka teriak2 ngomelin mereka, saya merasa kasihan dan ga tega, tp saya juga ga bisa melakukan apa2 pak, mama saya orangnya diem ga berani ngomong dan ga berani nolak, begitu juga dengan anak2 mama yg lainnya termasuk suami saya ga ada yg berani negur..saya udah muak aja pak melihat mama udah kaya pembantu, sementara mbak iparku enak2an keluyuran ga jelas..mohon sarannya pak supaya saya bisa tenang..terima kasih

  18. indra says:

    Benar sekali.. orangtua harus djdkan raja.. tp apakah stiap raja pasti punya slah dan khilaf,sbgai rakyat tindkan yg bjakny apa babeh? Tdk mngkin kbnaran itu kita pungkiri..

Leave a Reply

Your email address will not be published.