Ini Passionku, Mana Passionmu?

charismaAda yang berkata kepada saya, “Pak, saya sudah gak nyaman kerja. Saya mau hidup sesuai dengan passion saya yaitu bisnis.” Menurut Anda, benarkah orang ini passionnya bisnis? Menurut saya, belum tentu. Tidak nyaman kerja bukan pertanda itu bukan passion. Boleh jadi ia pemalas, atau suasana kantor yang tidak nyaman, pekerjaan yang kurang menantang dan lain sebagainya.

Setiap membahas passion saya selalu teringat pelajaran Biologi waktu di bangku sekolah dulu bahwa Fenotip = Genetik + Lingkungan. Dengan kata lain, apa yang tampak pada diri kita (fenotip) adalah perpaduan antara bakat atau talenta atau passion yang dirangkum menjadi genetik dan hasil dari tempaan lingkungan.

Jadi menurut saya, passion itu bawaan sejak lahir. Dia adalah karunia atau kelebihan yang telah Sang Maha berikan kepada kita sebagai modal kehidupan. Apabila kita tidak menggunakan modal (passion) itu berarti kita kurang bersyukur. Setiap orang pasti diberi modal, maka temukanlah dan kemudian carilah lingkungan yang subur untuk berkembangnya passion Anda.

Lantas bagaimana caranya tahu passion? Pertama, perhatikanlah kebiasaan Anda sejak kecil. Buku apa yang Anda minati dan paling banyak Anda baca? Kegiatan apa yang Anda paling enjoy? Hal-hal apa yang selalu menarik perhatian Anda? Pekerjaan apa yang benar-benar Anda cintai? Stop! Jangan lanjutkan baca sebelum Anda menemukan benang merah dari pertanyaan-pertanyaan tersebut di atas?

Kedua, bersedia membayar mahal dan menyediakan waktu untuk mengasah passion. Apabila Anda sudah mampu menemukan jawaban dari langkah pertama maka ajukan pertanyaan, “Rela dan bersediakah saya membayar mahal atau menyediakan waktu rutin berlatih untuk melejitkan passion saya?”

Apabila jawabannya tidak, saya meragukan bahwa itu passion Anda. Apabila jawabannya ya, kemungkinan besar itu passion Anda. Hingga saat ini, saya masih terus belajar dan berlatih meningkatkan kemampuan saya dalam bidang training. Bahkan saya tidak sungkan-sungkan belajar kepada seseorang yang sebelumnya “murid” saya.

Memberikan training atau seminar adalah salah satu passion saya. Saya sangat enjoy dan mencintai pekerjaan saya. Dan saya benar-benar merasakan bahwa melakukan sesuatu sesuai dengan passion itu nikmat. Bukan hanya nikmat, kitapun akan lebih sering dikejar-kejar rezeki yang nilainya besar. Mau?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Keterangan foto:
Selama 2 hari (22-23 Juli 2013) saya dan teman-teman di Kubik belajar ilmu Charisma Leadership dengan mas Fay Irvanto, lulusan terbaik Trainer Bootcamp & Contest batch 8.


TBnC9


Bagikan:

37 thoughts on “Ini Passionku, Mana Passionmu?”

  1. @andihakim31 says:

    Babeh, apa passion itu selalu harus jadi pekerjaan?
    Saya senang dg penelitian, sy pun bekerja di balai litbang. Tapi sy pun seneng sekali ketika diminta berbagi baik sharing pengalaman maupun ikut kegiatan2 sosial atau ketika saya diminta jd MC / moderator, dan ini kadang jd tambahan buat sy.
    Sy senang melakukan keduanya beh. Tp kadang masih bingung apakah harus ada satu yg benar2 difokuskan, mohon masukan dan bimbingannya beh. SyukrON

    1. Semua yg nikmati, jalani. Fokus itu tak harus satu

      1. @andihakim31 says:

        Siap beh. Makasih babeh *peluk

  2. babeh Jamil, my inspirator…diriku senang mengaudit sistem manajemen karena bisa sharing dengan banyak orang, bertatap muka dan discuss hal terbaik yg bisa dilakukan, namun sejak bertemu babeh keinginan untuk terus berbagi melalui training juga tak kalah besar plus KSM saat ini di mana sangat enjoy berada di dalamnya terlebih kala bisa kopdar dgn teman2 di daerah…cara memilih yang pasnya piye babeh? love you…

    1. Passion bisa lebih dari satu. Jalani semua dengan enjoy. Selain memberikan training saya juga menulis dan bisnis. Semua berjalan dan enjoy

      1. matur nuwun babeh, semoga sehat selalu…

      2. @andihakim31 says:

        Pak Andy Sukma Lubis hebat..dua jempol pak!
        Oh iya babeh Jamil dan pak Andy, saya ingin masuk pengurus KSM, ingin sekali, sudah kontak KSM Jakarta tp katanya klo ada kegiatan baru dihubungi dan belom ada tindak lanjut hehe..berharap punya keluarga baru menjadi bagian dr KSM.
        Salam SuksesMulia

        1. mungkin mas Andi bisa lebih aktif mendekatkan diri ke @KSMJakarta, antara lain bisa dengan cara memberi ide2 segar yang bisa dilakukan oleh KSM Jakarta…karena mungkin saja mereka masih belum ada jadwal kopdar maupun program yang akan running dalam waktu dekat ini…untuk menjadi volunteer dan mengambil bagian sebagai pengurus bisa dilakukan, karena toh masa kepengurusan di KSM Daerah adalah selama 2 tahun. Selamat bergabung mas dan menjadi bagian dari keluarga Komunitas SuksesMulia…suksesmulia untuk mas Andi

          1. @andihakim31 says:

            Iya pak Andy insyaAllah, syukrON atas sarannya.
            Salam SuksesMulia utk pak Andy

  3. Pak Jamil, salam kenal. Saya suka pemahaman fenotip dalam menjelaskan Passion. Tulisan yang mudah dicernah. Terima kasih

    1. Pak Josef saya pembaca setia blog bapak juga. Ilmu bapak juga keren-keren

  4. sepertinya saya sudah mulai menemukan passion saya

  5. Rian Piarna says:

    Pagi2 baca ini jadi semakin segeerrr πŸ˜€

    Menemukan dan menjalani Passion kita harus dibayar mahal ya Kek.

    Terima kasih atas inspirasinya.

    Mulai menyiapkan diri untuk membayar mahal Passion saya πŸ˜€

  6. Alhamdulillah..
    Terimakasih Pak..setelah membaca paragraf ke4,dan merenungkan jawaban dr pertanyaan2 Bapak,saya semakin mantap dg pilihan2 saya. πŸ™‚
    Terimakasih utk ilmunya Pak, semoga berkah berlimpah utk Bapak dan keluarga. πŸ™‚

  7. adang ridwan says:

    sampai saat ini sy blm menemukan passion meskipun sudah bekerja…sy Msh blm mencintai pekerjaan.
    Terus mencari dan mencari passion

  8. Saya juga sedang berpikir apakah pekerjaan saya adalah passion saya.
    Hidup adalah pilihan..tetapi ada tangan-tangan Tuhan yang juga berperan. Jadi saat ini, pilihan saya menjalani yang ada dan mencari apa passion saya sesungguhnya.

    Salam kenal Pak. Tulisan Anda inspiratif sekali πŸ™‚

  9. Sofi says:

    saya tertarik dengan dunia pendidikan, saya suka mengajar, berbagi ilmu dengan murid dan teman teman.tetapi saya merasa sepertinya saya belum maksimal.Beberapa tahun terakhir ini,saya reluctantly berangkat mengajar.Bapak bisa bantu saya untuk mengembalikan semangat saya? terima kasih

  10. fazar says:

    kek passion sayab menulis artikel motivasi dan konseling. πŸ™‚ Mudah-mudahan tiap hari bisa terasah dan jadi expert dan profesi dari passion tsbt πŸ™‚

  11. aint says:

    pak.. sbenarnya sudah sejak lama saya menemukan passion saya. kurang lebih passion saya sama dg pak jamil. saya ingin menjadi pebisnis yg islami, menjadi penulis buku motivasi dan saya ingin sekali berkecimpung di dunia trainer dan public speaking. hanya saja, saya masih sdikit bingung mengenai cara agar saya bs lebih dekat dg passion tersebut.. misalnya bagaimana agar saya bs mnjdi seorang trainer sperti bpk, apa mgkn wanita bs mnjdi trainer gtu? sdgkn slama ini kbnyakan trainer itu cowok pak. mohon bimbingannya.

    1. Alumni Akademi trainer banyak yg perempuan. Mereka trainer, pebisnis dan ibu rumah tangga yang baik. Silakan hubungi 0812-1632-0707

      1. AINT says:

        iya pak.. terima kasih banyak pak. semoga saya nanti bisa bergabung di akademi trainer nya pak jamil. Aamiin

  12. Momon says:

    Pertama, perhatikanlah kebiasaan Anda sejak kecil.
    Buku apa yang Anda minati dan paling banyak Anda baca?
    SD :saya baca fiksi petualangan, fiksi novel detektiv,
    SMU: saya baca sastra
    Kuliah : Saya senang buku Hadits,

    Kegiatan apa yang Anda paling enjoy?
    saya enjoy engage di acara pengajian dan motivational speech

    Hal-hal apa yang selalu menarik perhatian Anda?
    saya tertarik kepada hal-hal yang seharusnya berjalan sesuai Quran dan Sunnah

    Pekerjaan apa yang benar-benar Anda cintai?
    Belakangan saya mencintai menjadi Dosen dan menjadi praktisi Unix/Linux

  13. Saya suka dengan kalimat yang ini:

    Setiap orang pasti diberi modal, maka temukanlah dan kemudian carilah lingkungan yang subur untuk berkembangnya passion Anda.

  14. Rizki Situmorang says:

    Beh. Saya masih bingung juga sebenarnya. Saya senang menulis. Tapi dibilang sampai yang maniak tidak juga. Terkadang ketika ada moment disuruh menulis, saya Insya Allah mampu. Karena dulu saya juga jurnalis di kampus dan di media lokal.

    Saya juga gemar dengan kegiatan sosial. Saat ini saya bekerja di yayasan wakaf untuk mengolah dana wakaf yang dilimpahkan dalam bentuk pelatihan bagi guru-guru daerah.

    Tapi terkadang saya ada merasa kejenuhan dgn pekerjaan ini

    Satu sisi saya berasal dari background S1 Hukum. Malah sy sekarang sedikit tertarik jk ada kesempatan mau S2 di bidang Psikologi

    Tipe saya cenderung ketika ada kegiatan kuat di controling & executor. dan saya baru sadar, sejak saya duduk di SD hingga jenjang kuliah, saya selalu banyak mendapat amanah menjadi ketua baik itu ketua kelas, ketua organisasi, ketua kegiatan, dsb

    tp saya masih bingung juga, dimana sebenarnya passion saya? -____-

  15. sri utami says:

    lama tkbaca artikel kakek,semakin keren aja,,.sebenarnya dr kecil Passion saya masak kek,makanya mintak doa njeh kek nati pulang bisa terwujud pegen bisnis kuleneer kek,dilampung

  16. ali samsudin says:

    salam kenal pak, saya banyak terinspirasi oleh bapak, saya ucapkan terimakasih, untuk passion saya masih bingung sampai saat ini. saya karyawan BMT ketika ketemu temen2 di perhimpunan seperti di charge, semangat membara memperjuangkan tegaknya ekonomi syariah. tapi ketika kembali ke kantor banyak masalah di aplikasi transaksi syariah, semangat jadi mlempem, bingung apakah yang kami lakukan sudah benar, sesuai syariah, atau sama saja terjebak dalam transaksi ribawi, proses pembelajaran yang melelahkan, sempat terpikir untuk berwirausaha buka toko, tp blm pernah bisa dimulai. saya merasa senang berdagang dan bertani, tp juga blm bisa maksimal. dimana ya passionku pak?

  17. dnur77 says:

    ALHAMDULILLAH….

  18. terima kasih pak, mudah-mudahan saya dapat mulai mengenali passion saya.

  19. robby maulana says:

    Jujur sampai dengan saat ini saya belum menemukan passion saya karena masih bingung ??? banyak sekali yang saya sukai namun tidak ada yang benar benar saya sukai 100%, mohon saran bapak.. πŸ™

  20. Makasih beh buat inspirasinya .
    ini kunjungan pertama saya di web babeh ,, dan saya bersyukur bisa dapat ilmu dari babeh.
    saat ini saya sedang merintis bisnis rumahan yang banyak dijalani oleh para ibu dan saya fikir passion saya disini. karena yang selama ini saya jalani, belum ada pekerjaan yang begitu nyaman selain bisnis rumahan seperti ini. selain saya bisa berbisnis tapi saya juga bisa mengurus keluarga.
    salam sukses !!

  21. arfiah says:

    Pertama, perhatikanlah kebiasaan Anda sejak kecil.
    Buku apa yang Anda minati dan paling banyak Anda baca?
    SD :saya baca fiksi petualangan, fiksi novel detektiv,
    SMU: masih suka conan
    Kuliah : ngubek ngubek situs masakan trus praktek
    Kegiatan apa yang Anda paling enjoy?
    Membaca dan jahit menjahit. Suka nanam juga
    Hal-hal apa yang selalu menarik perhatian Anda?
    saya tertarik kepada hal-hal yang proses nya bisa say liat. Misalnya jahit kain jadi taplak, dari benih jadi buah, dari tepung jadi roti.
    Pekerjaan apa yang benar-benar Anda cintai?
    Saya blm tau.. Sbgai perawat sy gak maximal dan gak mau korban uang untuk blajar. Klo blajar untuk nanam. Beternak saya mau.. Tapi pasti org tua gak ridho sy lepasin pekerjaan, pengen kerjain smua, daerah ini gak pas buat hobi saya itu. Mohon bantuannya kakeek

  22. alhamdulillah saya sudah menemukan passion saya, sangat senang melakukannya setiap hari dan terkadang sering menjadi semangat ketika kita lelah

  23. princess amanda says:

    alhamdulillah sy sudah menjalani hidup dan pekerjaan sesuai passion “gue banget”….
    wlw capee tetep enjoy…n wlwpun sering memberikan yg gratis2pun sy tetep semangat untuk terus berbagi….
    dari kecil ternyata sy sdh senang berbagi…paling suka klw ada uang maunya traktir temen mulu…ternyata itu bawaan sejak lahir…
    sehingga skg pun sy bahagia menjadi seorang trainer dan praktisi kesehatan dan bs terus berbagi kepada sesama….bahkan untuk yg berbeda agama sekalipun sy paling senang berbagi…paling suka jika melihat org lain tertawa bahagia menerima apa yg qt bagikan…

    apalagi stlh mulai mengenal tulisan dan buku2 grandpa jamil…sy semakin terharu dan merasa menemukan guru yg pas bwt sy…sy dulu hny kenal mas ippho right dan buku2nya…stlh tau grandpa jamil…lgs segera sy borong buku2nya d gramed dan memberitahu k sebanyak mgk orang untuk membeli buku2 grandpa yg sgt2 menginspirasi untuk hidup sukses mulia….

    grandpa emang okeh bangettzz….

    1. granda emang master-nya trainer| πŸ™‚

      salam kenal ya djeng,,,

      Salam Sukses Mulia_!!!

      @npindh
      ΰΈ‡^β€’^ΰΈ‡

  24. Ramdhan says:

    Pak saya mo tanya……sejak kecil saya sangat suka saya ini termasuk orang yang money oriented…dan saya ini termasuk orang yang mudah bosan dan serba tak terarah……Nah pas SMA saya mencoba bisnis online penjualan komputer….memang saya sangat suka kegiatan ini walaupun capek karena sambil sekolah namun tak terlalu terpikirkan…Nah saat ini saya kuliah di teknik perminyakan apakah saya bisa sukses ?? Karena saya ini orangnya berprinsip klo kita sudah punya ilmu satu makan carilah ilmu yang lain

  25. dea says:

    wah baru baca nih kek artikelnya. Passion saya, sangat suka baca tentang pengembangan diri. enjoy bikin aksesoris dari manik2, silat sama dansa. mungkin suatu saat nanti bisa jadi guru silat, dansa, dan guru membuat aksesoris. sarannya apa ni kek buat passion saya semakin melejit? pekerjaan yang berhubungan dengan pengembangan diri apa ya?

  26. jaka says:

    terimakasih bos infonya dan salam sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published.