Ingin Menjadi Pemimpin yang Dicintai?

Share this
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

Saat saya kuliah dulu, saya punya dosen yang sangat saya cintai, padahal mata kuliahnya sangat tidak saya sukai. Apakah karena dia cantik? Apakah karena dia jarang masuk ruang kelas? Jawabnya, bukan.

Yang membuat saya sangat mencintai dosen tersebut adalah, saat pertemuan pertama, dia memberikan soal ujian akhir. Dia berkata “pelajari soal ini dengan baik dari sekarang, ujian akhir soalnya sama persis dengan ini. Namun Anda tetap wajib hadir di mata kuliah saya.”

Dan ternyata benar, soal ujian akhir sama persis dengan soal ujian yang dibagi saat pertemuan pertama di mata kuliah tersebut. Sebagian besar dari kami tentu mendapat nilai A, meski masih ada juga yang mendapat nilai B dan C. Namun, semua mahasiswa lulus mata kuliah tersebut.

Kini, setelah saya menjadi pimpinan perusahaan, saya menjadi memahami perilaku dosen saya tersebut. Apabila ingin anggota tim kita mendapat nilai A, tuntas semua dalam bekerja. Maka berikan “soal ujian” di awal tahun, dalam bentuk berikan mereka target yang jelas yang akan dicapai di akhir tahun.

Latih mereka untuk mampu menjawab soal (target) yang sudah kita berikan. Berikan pelajaran, bimbingan dan pendampingan agar mereka mampu menjawab soal (target) yang sudah kita bagikan sejak awal. Apabila hal ink konsisten dilakukan, menurut Anda, bagaimana hasilnya di akhir tahun?

Pimpinan yang tidak memberikan target yang jelas diawal pekerjaan, bersiaplah kecewa di akhir pekerjaan. Pimpinan model ini ibarat dosen yang memberikan soal ujian yang tidak sama dengan apa yang dipelajari sepanjang kuliah. Menjengkelkan bukan.

Jadilah dosen yang dicintai muridnya, dengan cara memberikan soal ujian di awal pertemuan. Jadilah pemimpin yang memberikan target yang jelas di awal pekerjaan dan biarkan mereka aktif mencari jawaban sepanjang bekerja bersama Anda. Siap?

Baca Juga  Belajar Dari Jepang

Meski tidak semua anggota tim mencintai pekerjaannya, mereka tetap lulus bahkan sebagian besar mendapat nilai A karena mereka mencintai gaya dan cara Anda memimpin.

Salam SuksesMulia

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership
Founder Akademi Trainer


Share this
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares

2 comments On Ingin Menjadi Pemimpin yang Dicintai?

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer