I Love You Shan

Share this
  • 87
  •  
  •  
  •  
  •  
    87
    Shares

shan1Beberapa hari ini saya mendapat banyak kabar yang membahagiakan. Para alumni Trainer Bootcamp & Contest semakin banyak yang berkibar. Mereka yang berkarir semakin bersinar di perusahaannya masing-masing. Kabar baik itu saya terima dari mereka yang berkarir di Astra group, Kompas Gramedia dan Indosat.

Sementara alumni yang pengusaha memberikan kabar bahwa bisnis mereka setelah diaudit dinyatakan sehat dan meraup keuntungan yang lumayan. Kemampuannya memberikan training di berbagai kesempatan membuka kemitraan baru bagi bisnis mereka. Kabar lain, puluhan trainer yang telah memutuskan full time menjadi trainerpun semakin laris manis.

Buku-buku baru yang ditulis para alumni, di bulan April ini juga akan menghiasi toko-toko buku ternama. Namun, diantara banyak kabar itu, yang paling menarik adalah dari Shan Wiyono. Seorang anak muda yang masih menjadi mahasiswa di Jinan University Ghuangzou, China.

Membaca email dari lelaki kelahiran 6 April 1991 saya meneteskan air mata. Ternyata “sentuhan” kecil yang saya berikan saat ia mengikuti Trainer Bootcamp & Contest menjadi media membantu mengubah hidupnya. Kini ia sedang menyiapkan diri mengikuti lomba public speaking tingkat nasional di China, dia sudah memenangkannya di tahap pertama.

Apabila ia memenangkan lomba ini, maka ia berhak lanjut mengikuti lomba public speaking tingkat dunia di Amerika Serikat. Shan Wiyono kuliahnya di Jurusan Food Quality and Safety tetapi impiannya ingin menjadi salah satu public speaker kelas dunia. Dan saya terus menerus mendorong anak muda yang jago bela diri ini untuk mewujudkan impiannya.

Mungkinkah kita berkarir di profesi yang tidak sejalan dengan jurusan kita saat kuliah? Jawabnya sangat mungkin. Cobalah tengok kanan kiri, betapa banyak orang yang profesinya berbeda denan jurusannya saat kuliah. Hebatnya, mereka berhasil di profesi yang mereka tekuni.

Baca Juga  Ayo Inspirasi Indonesia

Apakah kuliah masih penting? Ya, masih. Karena kuliah mengajarkan sistematika berpikir dan juga menguatkan pemahaman ilmu yang kelak akan diajarkan kepada peserta training. Para alumni Trainer Bootcamp & Contest yang sudah menjadi dokter ternyata lebih mudah diterima dan diakui saat mereka berbicara kesehatan di berbagai perusahaan.

Sayapun sangat yakin, kelak Shan Wiyono akan sangat diakui dan diterima saat ia berbicara dan memberikan inspirasi dengan dibumbui “Food Quality and Safety” di pentas dunia. Ayo Shan, saya dan teman-teman memberikan tepuk tangan dan dukungan dari negeri asalmu, Indonesia. Semoga para alumni Trainer Bootcamp & Contest segera ada yang menyusulmu. I love you, Shan…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Keterangan foto:

Shan Wiyono saat mengikuti Trainer Bootcamp & Contest.


TBnCbatch8



Share this
  • 87
  •  
  •  
  •  
  •  
    87
    Shares

30 comments On I Love You Shan

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer