Hiduplah di Dunia Nyata

Saya sering bertemu dengan anak muda yang penuh semangat dan bergairah. Saat bertemu dengan saya mereka berkata, “Saya ingin menjadi orang terkaya di dunia.” Biasanya saya balik bertanya, “Sengan jalan apa kau akan meraihnya? Atau keahlian apa yang sudah kau siapkan untuk mewujudkannya?”

Hampir sebagian besar dari mereka bingung, bahkan ada yang kecewa dengan pertanyaan saya. Kemudian mereka berkata, “Bapak motivator kok malah mendemotivasi tidak memotivasi.”

Tidak ada niat sedikitpun dalam hidup saya untuk mendemotivasi orang. Hanya saja saya mengajak untuk hidup realistis. Hiduplah di dunia nyata bukan di angan-angan…

Anda tidak mungkin menjadi orang terkaya di dunia, bila Anda tidak punya bisnis strategis dan juga keahlian langka yang jarang dimiliki orang lain. Penting punya mimpi tetapi yang achievable alias mungkin kita wujudkan. Mimpi yang terlalu tinggi justru bisa membuat Anda frustasi.

Selain itu, saran saya kepada Anda yang membuat mimpi, buatlah mimpi yang berkaitan dengan prestasi yang hendak ada wujudkan bukan dalam rangka memiliki benda-benda materi. Dan percayalah kepada saya, bila Anda punya banyak prestasi hebat maka benda-benda materi akan mendekat kepada Anda.

Fokus membuat mimpi kepada ingin memiliki benda-benda materi bisa menjerumuskan dan menyesatkan serta terjebak pada jalan menghalalkan segala cara. Sementara fokus kepada tercapainya mimpi yang berhubungan dengan prestasi akan menjaga Anda hidup bermartabat dan terhormat.

Mimpi Anda juga akan punya energi besar apabila itu memberi manfaat kepada orang-orang di sekitar Anda. Hidup bukan hanya tentang diri Anda. Hidup juga tentang negeri Anda, agama yang Anda anut dan orang-orang di sekitar Anda. Jadi saat membuat mimpi jangan egois hanya memikirkan diri Anda sendiri.

Mimpi yang menantang namun tetap membumi akan menjadi bahan bakar yang tak akan pernah padam. Sebaliknya, mimpi yang hanya indah di dalam angan-angan akan membuat Anda kehabisan energi di tengah perjalanan. Buatlah mimpi Anda terwujud di dunia nyata dengan mempertimbangkan kenyataan hidup yang Anda jalani saat Anda membuat mimpi itu.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBC


Bagikan:

33 thoughts on “Hiduplah di Dunia Nyata”

  1. Hidup Berkah dan Sukses Mulia, InsyaAllah Surga tujuannya ya mbah

    1. Amin, yes…yes…yes…kumaha jang damang?

  2. robet dwiputra says:

    terimakasih kek ilmu nya pagi ini. 🙂

  3. mulai menata kembali mimpi-mimpi yang saya tulis. melihat betapa menjadi tidak realistisnya mimpi yang saya tulis karena trnyta saya tidak prnah bekerja dalam keseharian untuk fokus terhadap mimpi saya. trimakasih kek, sangat bermanfaat bagi saya. 🙂

  4. imanudin says:

    Jadi gimana dong dengan mimpi yang udah di tulis pas WBT, mesti di revisi kah?…. bantuin dong Kek…

    1. Wah apa yg ditulis ketika itu ya, maklum gak hafal semua. Salam SuksesMulia

      1. imanudin says:

        Mendirikan pesantren terbesar di dunia Kek, selain itu juga ada yang lain… udah saya masukin ke proposal hidup seperti yang Kakek saranin… kalau Kakek lagi di Bogor dan punya waktu, boleh dong konsultasi proposal hidup….

  5. @uda_opick says:

    Subhanallah,, “Mimpi yang menantang namun tetap membumi akan menjadi bahan bakar yang tak akan pernah padam” saya suka kalimat ini…

  6. sri mulyati says:

    mimpi saya yg pertama mau jd istri sholehah, istri yg slalu mampu tersenyum pada suami, penenang hatinya dikala resah, penyemangat dikala lelah, teman berbagi, melayani dan mengurus rumah tangga dgn baik, mengelola keuangan dgn bijak, istri yg mendapat ridho suami…
    mimpi saya yg kedua menjadi ibu berkualitas bagi anak2 saya (5 anak), mampu mengajari dan mendidik mereka dgn penuh kasih sayang…
    mimpi saya yg ketiga menjadi anak yg berbakti pada orangtua…
    semua mimpi saya itu sepertinya hanya impian yg sederhana saja, tp pelaksanaan dgn sepenuh hati, ikhlas karena Allah, dan istiqomah, ternyata juga tidak mudah…

    1. arkhina says:

      Subhanalloh…sepakat bunda, saya ingiiiiiiiin ….:)

  7. rubi says:

    di sini bersama santri meraih mimpi…di tunggu kedatanganya pak jamil..nuwun

    1. Siap, Minggu 31 Maret ya

  8. nazma azzakya farhana says:

    Plakk.. :$ kek..pagi2 sy sprti di tampar,ngigetin sy kalu impian jga di sesuaikan dgn kenyataan dan sikon,
    Ngak sabar nunggu minggu,dnger lngsung petuah sambil liar orngnya, 😀

    1. Plak lagi, sampai Jumpa minggu ya

  9. ///AJI says:

    Kalo mengejar materi malah lari, enak fokus di prosesnya aja dulu. Menggapai langit kaki tetap harus berpijak ya kek.

  10. jadi pribadi yang unik itu perlu, keunikan akan membawa manfaat ketika diperlukan 🙂

    kalo jeli, keunikanmu bisa jadi modal jualanmu..

  11. yordan says:

    kali ini, saya nggak setuju dengan pendapat kakek Jamil, mimpi itu gratis, canangkan setinggi-tingginya, setelah itu buat peta menuju titik finishnya. kalau mimpi membumi, itu bukanlah mimpi, hanya target jangka pendek.

    pekerjaan terindah adalah bermimpi
    pekerjaan terberat adalah mewujudkan mimpi itu

    kalau mimpi kita terlalu jauh dianggap orang, paling cuma dibilang orang gila.
    nggak masalah!

    1. Gak setuju ya gpp, mimpi membumi artinya bukan yg rendah. Lha wong sekarang belum punya usaha koq mimpinya ingin jadi orang terkaya di dunia, jadi orang terkaya di propinsinya saja belum tentu bisa. Salam SuksesMulia

  12. Paidi Abu Fawwaz says:

    Luar Biasa!!!

  13. suyono says:

    Luar biasa kek makasih atasnasehatnya sangat bermanfaat kek.

  14. Akur kek. Kita mulai dari mimpi yg realistis dulu untuk menggapai mimpi yang BOMBASTIS. Insya Allah Terwujud! Betul gak kek?

    1. Kasih tahu gak ya? Hehehe

  15. enhaka92 says:

    terima kasih ustadz

  16. Laila says:

    Subhanallah Tadz… Mimpi sy ingin jd Penghafal Qur’an
    Paling tdk dapat jodoh penghafal Qur’an, :)Aamiin
    Salam SYM #Medan yah Tadz *senyum lagi 🙂

  17. nurhadi says:

    Mantap, ya betul kita harus terukur apa yang kita impikan bukan hanya angan-angan saja

  18. Danang says:

    “Mimpi Anda juga akan punya energi besar apabila itu memberi manfaat kepada orang-orang di sekitar Anda.” Itu betul banget kek! Semoga kita bisa istiqomah dg mimpi-mimpi kita ya

  19. Syukron Pak… Fokus pada prestasinya bukan materinya.

    Salam Sukses Mulia!

  20. Maretha Epon Puspita says:

    jadi ketika saya bermimpi saya harus segera bangun dan bergerak mewujudkan mimpi saya itu ya kek?

  21. Impikan Sebesar-besarnya yang menurut akal biasa tidak akan tercapai,tapi ikhtiar’y juga tidak boleh biasa-biasa saja seperti orang biasa.
    karena kalau impian masuk akal itu nama’y rencana,bagi Allah tidak ada yang tidak mungkin.

    Dream and Action.

  22. Pagi-pagi di awal pekan sudah diajak realistis. Mantap kek jamil

  23. thoriq h says:

    alhamdulillah, pencerahan lageee,, mkasih bapak, semoga berkah ilmunya,,,

  24. impian saya, ingin selalu bahagia bersama keluarga.. bahagia dan selamat dunia akhirat.. anak saya, Lian jadi anak yg soleh, pemimpin yang bijaksana, sukses dan bahagia dengan cita2nya, Aamiin Ya Rabbal Allamiin..

  25. akbar says:

    Bagaimana memotivasi • mimpi• jadi kenyataan….

Leave a Reply

Your email address will not be published.