Hadirkan Energi Kehidupan

wbt18.jpg

Setiap acara Wanna Be Trainer (WBT) saya selalu mendapat energi baru, termasuk WBT 18 yang berlangsung belum lama ini, 20-22 November 2015. Selain mendapat energi dari 115 peserta, 17 fasilitator yang mendampingi peserta, saya juga mendapat suntikan energi dari para alumni yang datang silih berganti.

Salah seorang peserta ada yang mendatangi saya, “Terima kasih pak, dua tahun lalu, saat saya putus cinta, saya curhat ke bapak di twitter. Saya kira tidak dibalas sama bapak. Ternyata bapak membalasnya. Waktu bapak mengatakan, ‘Insya Allah kamu akan dapat suami yang jauh lebih baik.’ Dan ternyata itu benar. Terima kasih, pak.”

Kemeriahan acara WBT 18 di Jakarta, 20-22 November 2015.

Kemeriahan acara WBT 18 di Jakarta, 20-22 November 2015.

Usai acara, ada peserta yang memeluk saya kemudian menangis tersedu-sedu, saya biarkan ia menangis di pelukan saya, sembari saya juga menyeka air mata saya. Lelaki ini adalah lelaki yang pada hari sebelumnya saya minta memperbanyak senyum. Usai menangis ia berkata, “Saya tidak pernah menangis, pak. Baru kali ini saya menangis. Saya dididik oleh orang tua dengan sangat keras, pak.”

Ada pula seorang wanita asal Kalimantan Tengah yang mendatangi saya, “Pak, saya kenal bapak melalui buku ‘ N’. Selesai baca buku itu saya berkomitmen, saya harus ketemu penulisnya. Selama satu tahun saya menabung, sampai suami saya berkata, “Itu training apa sih, bu, sampai ibu berjuang keras ingin ikut.’ Alhamdulillah, ternyata saya tidak salah, pak.”

Yang menarik lagi, ada seorang direktur dari salah satu perusahaan ternama menghimpiri saya, “Dulu saya benci motivator. Tetapi setelah saya jadi pimpinan, ternyata pekerjaan utama saya adalah memotivasi tim, sebab pekerjaan-pekerjaan teknis sudah dikomandoi oleh manager. Saya terus mencari tahu untuk belajar memotivasi anggota tim. Dan itu sangat saya dapatkan di WBT ini.”

Tentu banyak suntikan energi lain yang saya dapatkan. Dari komitmen seorang pejabat yang ingin menginspirasi PNS, seorang trainer yang menyadari bahwa ternyata ia masih perlu banyak belajar, beberapa dokter yang ingin terus menyadarkan tentang pentingnya hidup sehat hingga anak-anak muda yang berkomitmen menyelematkan generasi muda dari narkoba dan pergaulan bebas.

Berkumpul dengan orang positif ternyata menambah energi yang luar biasa tinggi. Dan saya berusaha untuk selalu berada di atmosfir kehidupan yang penuh energi ini. Salah satunya adalah WBT. Bagaimana dengan Anda? Kegiatan seperti apa yang ingin Anda jalani untuk menghadirkan energi?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Senyum ceriat peserta WBT 18 di Jakarta, 21-23 November 2015.

Senyum ceriat peserta WBT 18 di Jakarta, 20-22 November 2015.

Bagikan:

One thought on “Hadirkan Energi Kehidupan”

  1. Imam Suyono says:

    Quote menarik, SETUJU SANGAT:
    Yang menarik lagi, ada seorang direktur dari salah satu perusahaan ternama menghimpiri saya, “Dulu saya benci motivator. Tetapi setelah saya jadi pimpinan, ternyata pekerjaan utama saya adalah memotivasi tim, sebab pekerjaan-pekerjaan teknis sudah dikomandoi oleh manager. Saya terus mencari tahu untuk belajar memotivasi anggota tim. Dan itu sangat saya dapatkan di WBT ini.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.