<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jamil Azzaini</title>
	<atom:link href="http://www.jamilazzaini.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.jamilazzaini.com</link>
	<description>Inspirator Sukses Mulia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 01:00:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
		<item>
		<title>Tentukan Takdir Anda</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/tentukan-takdir-anda/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/tentukan-takdir-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 00:39:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3853</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang berkata, masa lalu itu history dan masa depan itu mistery. Oleh karena itu, katanya,  tak perlu bangga atau sedih tentang masa lalu dan juga tidak perlu memikirkan masa depan yang masih mistery, fokuslah pada saat ini saja.  Saya kurang sependapat dengan hal ini.  Bagi saya, lakukanlah hal terbaik hari ini untuk meraih masa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang berkata, masa lalu itu history dan masa depan itu mistery. Oleh karena itu, katanya,  tak perlu bangga atau sedih tentang masa lalu dan juga tidak perlu memikirkan masa depan yang masih mistery, fokuslah pada saat ini saja.  Saya kurang sependapat dengan hal ini.  Bagi saya, lakukanlah hal terbaik hari ini untuk meraih masa depan yang kita impikan.</p>
<p>Apabila tidak memikirkan masa depan Anda, itu ibarat naik taxi terbaik tetapi tidak tahu arah yang hendak Anda tuju. Sesuatu yang mistery bisa kita buat nyata dengan merencanakannya sejak sekarang.  Banyak hal yang pada awalnya mistery tetapi kemudian menjadi nyata.  Contohnya, saat Wright bersaudara membuat pesawat terbang banyak yang menertawakan mereka, tetapi sekarang?Teman-teman dan guru saya saat SD juga meragukan saya mampu menjadi Insinyur Pertanian, tetapi sekarang itu nyata. Beberapa orang meragukan dan meremehkan kemampuan menulis saya bahkan berkata , “Gak usah ngimpi nulis buku, nanti stress!”  Namun saya tetap pada impian saya “menulis buku”. Buktinya,  sampai hari ini setidaknya saya sudah menulis 5 buku yang semuanya best seller.</p>
<p>Saat saya menyampaikan mimpi “saya ingin punya 9 perusahaan dengan total karyawan minimal 999 orang”, ada yang berkata kepada saya, “Kamu itu orang Jawa gak bakat bisnis, gak usah neko-neko. Jadi pegawai saja.” Walau hal itu sekarang belum terwujud tetapi jalan ke arah itu bagi saya sudah sangat terang benderang.</p>
<p>Ayo, ciptakanlah takdirmu di masa depan dengan merencanakannya mulai sekarang.  Saya punya cara untuk menciptakan takdir kehidupan saya di masa, yaitu dengan membuat PROPOSAL HIDUP secara matang.  PROPOSAL HIDUP tersebut kemudian saya bawa ke Tanah Suci.</p>
<p>Di Tanah Suci saya bermohon agar PROPOSAL HIDUP saya terwujud, “Ya Allah inilah PROPOSAL HIDUPKU, bila dengan ini Engkau semakin mencintaiku bantulah. Bila dengan ini keberadaanku memberi manfaat buat orang-orang di sekitarku maka bantulah.  Tetapi bila dengan ini Engkau murka kepadaku, keberadaanku membebani orang-orang yang mencintaiku, berilah petunjukMu kepadaku.”</p>
<p>Saya sudah beberapa kali ke Tanah Suci, terakhir saya lakukan tahun 2006. Alhamdulillah, hampir semua yang saya ajukan melalui PROPOSAL HIDUP tahun 2006 terwujud.</p>
<p>Belum lama ini saya membuat PROPOSAL HIDUP yang baru dan akan saya ajukan kepada-Nya di awal bulan Ramadhan tahun ini (18-26 Juli), berbarengan dengan Umroh saya bersama DD Travel. Saya berikhtiar menentukan takdir kehidupan saya di masa depan. Saya juga mengajak Anda untuk ikut mengajukan proposal hidup di Tanah Suci. Tertarik? Hubungi 0821-31-88-33-87</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/tentukan-takdir-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gas dan Rem</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/gas-dan-rem/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/gas-dan-rem/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 00:00:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3845</guid>
		<description><![CDATA[Hidup itu ibarat mengemudi mobil. Harus fokus ke depan atau ke tujuan dan cukup sekali-kali saja melihat ke belakang melalui kaca spion. Selain itu, Anda pun harus mahir dan tahu kapan menginjak pedal gas dan kapan menginjak pedal rem. Hati-hati bila salah menginjak pedal maka kehidupan Anda bisa berantakan. Pertanyaannya, apa yang menjadi pedal gas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hidup itu ibarat mengemudi mobil. Harus fokus ke depan atau ke tujuan dan cukup sekali-kali saja melihat ke belakang melalui kaca spion. Selain itu, Anda pun harus mahir dan tahu kapan menginjak pedal gas dan kapan menginjak pedal rem. Hati-hati bila salah menginjak pedal maka kehidupan Anda bisa berantakan.</p>
<p>Pertanyaannya, apa yang menjadi pedal gas dalam hidup? Itu adalah keinginan berprestasi Anda. Milikilah impian-impian yang menantang dalam hidup Anda. Tetapkanlah karya atau prestasi terbaik yang ingin Anda tinggalkan di semesta ini.</p>
<p>Miliki pula keinginan kuat untuk membahagiakan orang-orang yang mencintai Anda dengan sepenuh jiwa.  Kejarlah sekuat tenaga segala hal yang bisa mendatangkan cinta Sang Pencipta kepada Anda. Semua itu adalah pedal gas buat Anda.</p>
<p>Adapun rem menurut saya ada dua. Pertama rem yang seharusnya tidak ada dan kedua rem yang memang seharusnya ada.  Pedal rem yang seharusnya tidak ada atau dibuang itu bersemayam dalam pikiran kita. Dia ada karena kita ciptakan sendiri.  Pedal rem itu bertuliskan, “Saya tidak punya bakat.” Atau, “Saya tidak terlalu pintar.”  Yang lain bertuliskan, “Saya tidak seberuntung Anda.” Pedal-pedal rem jenis ini harus dibuang karena akan sangat menghambat kemajuan hidup Anda.</p>
<p>Sedangkan pedal rem yang memang seharusnya ada adalah menekan keinginan atau dorongan kesenangan duniawi semata.  Anda harus menahan keinginan untuk mendapatkan segala sesuatu yang serba instan, abai terhadap etika apalagi nilai-nilai agama.  Anda juga harus mengerem memiliki sesuatu yang sebenarnya tidak Anda butuhkan, apalagi harus mencari pinjaman ke sana kemari hanya demi gengsi.</p>
<p>Apabila hidup Anda ingin terus melaju maka injaklah pedal gas Anda. Buanglah pedal rem yang Anda ciptakan sendiri dalam pikiran Anda. Dan, gunakanlah selalu pedal rem yang tepat agar hidup Anda selamat.</p>
<p>Ngomong-ngomong boleh tahu, apa pedal gas Anda dan juga pedal rem Anda? Bila Anda tak tahu jawabannya, saya khawatir Anda sebenarnya tak layak mengedarai  (menjalani) mobil kehidupan ini.</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/gas-dan-rem/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Jepang</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/belajar-dari-jepang-2/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/belajar-dari-jepang-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 May 2012 23:56:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3827</guid>
		<description><![CDATA[Sejak Kamis hingga Senin, 10-14 Mei, saya berada di Jepang untuk acara sharing session, seminar dan training.  Sharing session bersama mahasiswa S1, S2 dan S3 saya berikan di Institut Teknologi Tokyo. Sementara seminar saya sampaikan di Toyohashi, salah satu tempat asal mobil-mobil Jepang yang bersliweran di Indonesia. Pada Minggu, 13 Mei, bersama Duta Besar Republik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jamilazzaini.com/wp-content/uploads/2012/05/photo2.jpg"><img class="size-medium wp-image-3833 alignleft" title="photo(2)" src="http://www.jamilazzaini.com/wp-content/uploads/2012/05/photo2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Sejak Kamis hingga Senin, 10-14 Mei, saya berada di Jepang untuk acara sharing session, seminar dan training.  Sharing session bersama mahasiswa S1, S2 dan S3 saya berikan di Institut Teknologi Tokyo. Sementara seminar saya sampaikan di Toyohashi, salah satu tempat asal mobil-mobil Jepang yang bersliweran di Indonesia.</p>
<p>Pada Minggu, 13 Mei, bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Bapak Muhammad Lutfi, saya memberikan training kepada para trainee (karyawan kontrak asal Indonesia) dan mahasiswa S2 dan S3 di Saga University. Selama satu hari penuh saya bergantian dengan pak Dubes berbagi ilmu dengan 170 lebih peserta training.</p>
<p>Saya memperoleh banyak pelajaran berharga selama kunjungan ke Jepang. Pertama, 5 tahun lalu saat membeli mobil Jepang  keluaran terbaru, saya berkata kepada mobil itu, &#8220;Hai mobilku, sekarang kau mendatangi rumahku. Ketahuilah 5 tahun yang akan datang saya akan datang ke negerimu untuk memberikan training di negerimu.&#8221;</p>
<p>Alhamdulillah mimpi tersebut menjadi kenyataan. Saya pun semakin yakin bahwa mimpi memiliki kekuatan yang dahsyat dalam kehidupan kita. Jadi bermimpilah, apalagi mimpi gratis dan tidak berdosa &#8212;Apa mimpi Anda 5 tahun ke depan?</p>
<p>Pelajaran kedua, orang Jepang sangat menghargai waktu. Selama di Jepang saya tidak pernah merasakan kereta yang terlambat walau hanya 1 menit. Demikian pula halnya dengan orang-orangnya, di negeri Sakura itu bila berjanji mereka menentukan waktu dengan sangat jelas. Misalnya, &#8220;Kita ketemu jam 17.53 di Stasiun Meguro, ya.&#8221;  Dan, mereka datang tepat waktu.</p>
<p>Berbeda dengan cara kita janjian disini. &#8220;Kita ketemu habis makan siang, ya.&#8221; Waktunya tidak jelas. Jadi, kalau kemudian terlambat datang hingga jam dua siang, maka akan berdalih, &#8220;Janjinya habis makan siang, kan makan siang saya jam satu lewat, hehehe&#8230;&#8221; Lebih menyedihkan lagi yang terlambat datang terkadang tidak merasa bersalah sama sekali. Padahal tabiat waktu adalah yang berlalu (hilang) tak mungkin bisa kembali. Namun sayang, banyak diantara kita kehilangan waktu seolah-olah tak kehilangan apapun.</p>
<p>Pelajaran ketiga, orang Jepang itu sangat tertib dan menghormati orang lain. Antri tertib, membuang sampah tertib.  Tidak ada yang meninggalkan sampah di kereta atau tempat-tempat umum lainnya. Bahkan pada Jumat malam saya melihat orang Jepang yang mabuk membawa kaleng minuman pun membuangnya di tempat sampah.  Budaya tertib ini telah mengkristal dalam kehidupan  mereka sehari-hari.</p>
<p>Dalam hal menghormati orang lain mereka sangat luar biasa. Saat saya hendak makan siang dan ternyata menu yang kami pesan belum siap karena memang menu lengkap baru tersaji setelah pukul 05 sore, petugasnya meminta maafnya berulang-ulang. Selain itu, ucapan terima kasih pun seolah-olah otomatis keluar dari mulut para petugas dan karyawan yang melayani kita di Jepang</p>
<p>Terima kasih Dompet Dhuafa Republika, Garuda Indonesia, BNI, Bank Indonesia dan KBRI Jepang yang telah memfasilitasi saya untuk hadir ke negeri asal Doraemon ini. Domo arigatou gozaimasu&#8230;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
<p><strong>Keterangan foto:</strong><br />
Saya bersama Bapak Muhammad Lutfi, Duta Besar Republik Indonesia di Jepang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/belajar-dari-jepang-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dosen Cerdas</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/dosen-cerdas/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/dosen-cerdas/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 23:44:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Relax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3816</guid>
		<description><![CDATA[Bogor terkenal sebagai kota angkot (angkutan kota). Angkot di Bogor jumlahnya mencapai ribuan. Angkot digunakan sebagai kendaraan oleh sebagian besar mahasiswa di Bogor yang jumlahnya juga ribuan, bahkan mungkin puluhan ribu. Nah, suatu ketika tersebutlah empat mahasiswa salah satu kampus di Bogor terlambat datang untuk ikut ujian akhir. Mereka kesiangan gara-gara malam harinya menonton semifinal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bogor terkenal sebagai kota angkot (angkutan kota). Angkot di Bogor jumlahnya mencapai ribuan. Angkot digunakan sebagai kendaraan oleh sebagian besar mahasiswa di Bogor yang jumlahnya juga ribuan, bahkan mungkin puluhan ribu.</p>
<p>Nah, suatu ketika tersebutlah empat mahasiswa salah satu kampus di Bogor terlambat datang untuk ikut ujian akhir. Mereka kesiangan gara-gara malam harinya menonton semifinal Liga Champion.  Celakanya, dosen mata kuliah yang diujikan hari itu terkenal cerdas tapi &#8220;killer&#8221;.</p>
<p>Agar mereka bisa ikut ujian susulan maka empat mahasiswa ini kompak mengarang cerita.<br />
Mahasiswa 1, &#8220;Maaf pak, saya kesiangan karena angkotnya mogok.&#8221;<br />
Mahasiswa 2, &#8220;Benar pak, angkotnya pecah ban.&#8221;<br />
Mahasiswa 3, &#8220;Karena kami kasihan akhirnya kami menolong sopir angkot itu, pak.&#8221;<br />
Mahasiswa 4, &#8220;Sebagai mahasiswa kami punya kewajiban menolong rakyat yang sedang kesusahan, pak.&#8221;</p>
<p>Dosen yang terkenal cerdas itupun menyetujui ujian susulan. Keempat mahasiswa tersebut masing-masing diminta untuk masuk ke ruangan yang berbeda. Hanya ada dua pertanyaan yang diajukan kepada mereka. Melihat jumlah pertanyaan itu mereka sangat senang. &#8220;Ternyata ujian susulan itu lebih mudah,&#8221; batin para mahasiswa</p>
<p>Pada pengantar soal itu ada kalimat berbunyi, &#8220;Apabila semua jawaban Anda sama dengan teman Anda di ruangan lain, maka semua akan mendapat nilai A dan bila ada satu yang berbeda Anda dinyatakan tidak lulus.&#8221;</p>
<p>Pertanyaan pertama, &#8220;Siapa presiden pertama RI?&#8221; Dengan tersenyum mereka menulis, &#8220;Soekarno.&#8221; Begitu pertanyaan kedua mereka  gelisah dan keringat bercucuran karena bunyi pertanyaannya, &#8220;Ban angkot sebelah mana yang tadi pecah?&#8221;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/dosen-cerdas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lintah Kehidupan</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/lintah-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/lintah-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 00:04:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3806</guid>
		<description><![CDATA[Anda tahu lintah? Lintah adalah sejenis hewan yang bisa menyedot darah dari tubuh manusia. Nah, lintah kehidupan adalah aktivitas dan situasi yang menghabiskan waktu dan energi Anda yang akhirnya menyedot kehidupan keluar dari diri Anda. Sehingga, Anda kehilangan banyak waktu, energi, kesempatan dan hal-hal berharga dalam hidup. Menurut Robert Pagliarini dalam bukunya &#8220;The Other 8 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anda tahu lintah? Lintah adalah sejenis hewan yang bisa menyedot darah dari tubuh manusia. Nah, lintah kehidupan adalah aktivitas dan situasi yang menghabiskan waktu dan energi Anda yang akhirnya menyedot kehidupan keluar dari diri Anda. Sehingga, Anda kehilangan banyak waktu, energi, kesempatan dan hal-hal berharga dalam hidup.</p>
<p>Menurut Robert Pagliarini dalam bukunya &#8220;The Other 8 Hours&#8221;, televisi adalah rajanya lintah kehidupan. Tanpa sadar kita sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan kotak ajaib itu. Banyak orang menonton televisi tanpa tujuan yang jelas, mereka menyerahkan kendali hidup pada remote control.</p>
<p>Apakah menonton televisi tidak boleh? Tentu boleh, karena masih banyak acara-acara yang bermutu dan berkualitas ditayangkan disana. Tetapi punya jadwal rutin harian untuk menonton televisi bisa membuat kreativitas Anda mati.  Banyak riset membuktikan bahwa menonton televisi menyebabkan pikiran berada dalam kondisi koma.</p>
<p>Hal kedua yang bisa menjadi lintah kehidupan adalah perfeksionis. Orang-orang yang perfeksionis itu menyedot energi kehidupannya dan juga orang-orang di sekitarnya.  Orang-orang yang bekerja sama dengan orang yang perfeksionis selalu takut salah dan takut ada yang kurang sehingga mereka bekerja dalam tekanan dan ketakutan. Ketahuilah kehidupan ini berproses, jangan pernah takut salah. Tak ada manusia yang sempurna.</p>
<p>Lintah kehidupan yang ketiga adalah kesehatan yang tidak prima. Jadwal yang sudah Anda susun rapi bisa berantakan karena kesehatan Anda terganggu. Untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, saya menyarankan berolahragalah, konsumsi makanan yang sehat, istirahat yang cukup dan miliki gaya hidup sehat.</p>
<p>Gosip juga merupakan lintah kehidupan yang harus kita hindari. Menggosipkan orang lain selain dilarang oleh agama juga bisa merusak reputasi kita. Gosip adalah salah satu ciri orang-orang yang tidak gentle, beraninya bicara di belakang dan itu menyakitkan bagi yang digosipkan. Jika ada orang yang mengajak Anda bergosip katakanlah, &#8220;Tidak semua yang kamu dengar itu benar.&#8221;</p>
<p>Jangan biarkan hidup Anda, energi Anda, waktu Anda disedot oleh lintah kehidupan yang  jelas-jelas sangat merugikan Anda.</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/lintah-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sakit itu Banyak Hikmahnya</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/sakit-itu-banyak-hikmahnya/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/sakit-itu-banyak-hikmahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 23:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3798</guid>
		<description><![CDATA[Pekan lalu kesehatan saya agak terganggu, setiap hendak bicara selalu batuk. Puncaknya adalah ketika saya harus tampil di acara bedah buku @Motivatweet di Gedung Indosat Jakarta.  Saat itu, saya harus menahan rasa sakit di dada dan badan panas dingin yang menyiksa.  Usai acara saya minta tolong mas @RanggaUmara untuk mengantar ke hotel Sari Pan Pasific [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pekan lalu kesehatan saya agak terganggu, setiap hendak bicara selalu batuk. Puncaknya adalah ketika saya harus tampil di acara bedah buku @Motivatweet di Gedung Indosat Jakarta.  Saat itu, saya harus menahan rasa sakit di dada dan badan panas dingin yang menyiksa.  Usai acara saya minta tolong mas @RanggaUmara untuk mengantar ke hotel Sari Pan Pasific tempat saya menginap.</p>
<p>Setelah itu saya istirahat hingga Selasa pagi agar bisa tampil di sesi-sesi seminar dan training selanjutnya. Saat sakit itu saya membaca kembali tulisan-tulisan tentang hikmah orang sakit.  Semua yang menimpa kita pasti ada pelajaran dan hikmah di dalamnya.</p>
<p>Rasulullah bersabda: &#8220;Aku mengagumi seorang mukmin karena selalu ada kebaikan dalam setiap urusannya. Jika ia mendapatkan kesenangan ia bersyukur kepada Allah sehingga di dalamnya ada kebaikan. jika ditimpa musibah ia berserah diri (dan menjalankannya dengan sabar) bahwa di dalamnya ada kebaikan pula.&#8221; (HR Muslim)</p>
<p>Sakit itu menghapuskan dosa. Rasulullah bersabda: “Tidaklah seorang Muslim ditimpa ujian berupa penyakit atau lainnya, melainkan Allah menggugurkan keburukannya, sebagaimana pohon yang menggugurkan daunnya.” (HR Bukhari- Muslim)</p>
<p>Sakit juga meninggikan derajat. Rasulullah bersabda: &#8220;Tiadalah tertusuk duri atau benda yang lebih kecil dari  pada seorang muslim, kecuali akan ditetapkan untuknya satu derajat dan dihapuskan untuknya satu kesalahan (HR Muslim). Bahkan Rasulullah menambahkan bahwasanya sakit karena demam itu akan menghindarkan seorang mukmin dari siksa api neraka.&#8221; (HR Al Bazzar).</p>
<p>Semoga saya dan orang-orang sakit yang lain bisa mendapatkan itu semua.  Selain itu, bagi saya sakit kali ini juga ada hikmah yang besar.  Anak saya Hana sedang ujian nasional sekolah dasar, saya harus mendampingi dan mendoakannya.  Kehadiran fisik orang tua sangat diperlukan saat anak kita sedang menghadapi moment-moment penting. Mungkin ini cara Allah mengingatkan  agar saya peduli dengan buah hati saya yang sedang  ujian nasional.</p>
<p>Namun, walau banyak hikmah dari sakit, ingat pesan Nabi, &#8220;Jagalah sehatmu sebelum datang sakitmu.&#8221;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/sakit-itu-banyak-hikmahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadwal JA Mei 2012</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/jadwal-ja-mei-2012/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/jadwal-ja-mei-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 00:39:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aktivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3785</guid>
		<description><![CDATA[Jadwal JA bulan ini tidak sangat penuh seperti biasanya. Namun demikian, ada yang istimewa karena Mei ini JA mengisi dua acara seminar di Jepang. Pada 12 Mei JA akan berada di Toyohashi dan keesokan harinya di Saga University. Di Negeri Matahari Terbit tersebut JA akan membawakan Seminar Tuhan Inilah Proposal Hidupku. Seminar untuk kalangan mahasiswa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jadwal JA bulan ini tidak sangat penuh seperti biasanya. Namun demikian, ada yang istimewa karena Mei ini JA mengisi dua acara seminar di Jepang. Pada 12 Mei JA akan berada di Toyohashi dan keesokan harinya di Saga University.</p>
<p>Di Negeri Matahari Terbit tersebut JA akan membawakan Seminar Tuhan Inilah Proposal Hidupku. Seminar untuk kalangan mahasiswa dan tenaga kerja (trainee) Indonesia di Jepang ini disponsori oleh Dompet Dhuafa Republika Jepang.</p>
<p>Berikut jadwal JA Mei 2012 selengkapnya:</p>
<p>01. 03 Mei 2012, Adira Finance, Novotel Hotel Jogjakarta<br />
02. 06 Mei 2012, Komunitas Emas, Hotel Marcopolo,  Bandar Lampung<br />
03. 06 Mei 2012, Bedah Buku Mottivatweet, Gedung Indosat, Jakarta<br />
04. 08 Mei 2012, Asuransi Takaful, Balai Kartini, Jakarta<br />
05. 08 Mei 2012, Komunitas Pendidikan, Pusdiklat Bogor<br />
06. 09 Mei 2012, MS3, Senayan City, Jakarta<br />
07. 09 Mei 202, Kuliah Trainer, Kubik, Jakarta<br />
08. 12 Mei 2012, Mahasiswa dan Trainee, Toyohashi, Jepang<br />
09. 13 Mei 2012, Mahasiswa dan Trainee,  Saga University, Jepang<br />
10. 15 Mei 2012, Auto 2000, Jakarta<br />
11. 16 Mei 2012, Komunitas Emas, Makassar<br />
12. 17 Mei 2012, Indonesia Inspiring Movement, Bogor<br />
13. 18 Mei 2012, Komunitas Guru, Mataram<br />
14. 19 Mei 2012, Komunitas Emas, PEkanbaru<br />
15. 23 Mei 2012, Indosat, Pulau Seribu, Jakarta<br />
16. 23 Mei 2012, Kuliah Trainer, Kubik, Jakarta<br />
17. 25 Mei 2012, Adira Finance, Jakarta<br />
18. 26 Mei 2012, Koperasi Persada Madani, Bandung<br />
19. 27 Mei 2012, SuksesMulia Entrainment, Jogjakarta untuk Umum kerjasama dengan Mata Air<br />
20. 31 Mei 2012,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/jadwal-ja-mei-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anakku, I Love You</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/anakku-i-love-you/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/anakku-i-love-you/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 May 2012 00:04:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3777</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 5 Mei, anak saya Hana Fadhila Firdausi (Hana) berulang tahun yang ke-12. Kami punya tradisi tersendiri untuk merayakan ulang tahun:  Makan bersama di salah satu restoran. Sebelum makan-makan setiap anggota keluarga memberi masukan, kritikan serta nasihat kepada yang berulang tahun. Setelah itu, yang berulang tahun mengungkapkan isi hati dan impian-impiannya satu tahun ke depan.  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jamilazzaini.com/wp-content/uploads/2012/05/IMG-20120505-00164.jpg"><img class="size-full wp-image-3783 alignleft" title="IMG-20120505-00164" src="http://www.jamilazzaini.com/wp-content/uploads/2012/05/IMG-20120505-00164.jpg" alt="" width="328" height="246" /></a>Sabtu, 5 Mei, anak saya Hana Fadhila Firdausi (Hana) berulang tahun yang ke-12. Kami punya tradisi tersendiri untuk merayakan ulang tahun:  Makan bersama di salah satu restoran. Sebelum makan-makan setiap anggota keluarga memberi masukan, kritikan serta nasihat kepada yang berulang tahun. Setelah itu, yang berulang tahun mengungkapkan isi hati dan impian-impiannya satu tahun ke depan.  Sebelum makan bersama saya memimpin doa untuk yang berulang tahun.</p>
<p>Tradisi ini sudah lama kami jalankan dan selalu dihadiri lengkap anggota keluarga kami.  Hanya untuk ulang tahun Hana kali ini dua kakaknya, yaitu Nadhira dan Asa, tidak bisa ikut karena mereka sedang berada di Jerman.</p>
<p>Saat acara berlangsung, anak saya yang bungsu Izul terus meneteskan air mata disertai  raut muka yang sedih. Tentu hal ini menganggu keceriaan acara. Karena diminta bicara, tidak mau.  Ditawari makan dan minum, tidak mau. Di ajak bicara justru air matanya semakin deras.</p>
<p>Melihat situasi seperti ini, Izul saya peluk dan kemudian saya bertanya, &#8220;Mas Izul kenapa? Marah sama bapak?&#8221; Dia menggelengkan kepalanya dan menangisnya semakin kencang. Sayapun melanjutkan pertanyaan, &#8220;Mas Izul marah sama mama?&#8221; Iapun menggelengkan kepala sambil terus menagis.</p>
<p>Sembari terus memeluk saya berkata, &#8220;Kenapa mas, kalau mas Izul gak ngomong bapak gak ngerti. Kenapa kamu nangis sayang?&#8221;  Dengan terisak ia menjawab, &#8220;Izul kangen sama mbak Dhira dan mas Asa. Biasanya kalau acara ulang tahun khan mbak Dhira sama mas Asa ikut, tapi hari ini mereka gak ada. Izul kangen pak.&#8221;</p>
<p>Mendengar jawaban Izul sayapun akhirnya ikut menangis.  Dengan terisak saya berkata, &#8220;Bapak juga kangen. Pasti mbak Dhira dan mas Asa kangen juga sama kita. Sekarang supaya mbak Hana yang ulang tahun senang mas Izul gak boleh nangis ya.&#8221; Kamipun saling berpelukan semakin erat.</p>
<p>Begitulah, terkadang pikiran anak itu di luar yang kita duga. Sehinga, agar tidak salah menanggapi dan memberi perlakuan kita harus bertanya dan mengajak mereka untuk bicara. I love you anak-anakku&#8230;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 441px; width: 1px; height: 1px; overflow: hidden;">Anakku, I Love You</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/anakku-i-love-you/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kampus Terbaik</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/kampus-terbaik/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/kampus-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 May 2012 00:18:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Just Relax]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3769</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Anda apa kampus atau perguruan tinggi terbaik dan terbesar di Indonesia? Jawabannya pasti tergantung dari mana Anda lulus. Saya alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menjawab, &#8220;IPB, dong!&#8221; Alumni IPB terkenal &#8220;serba bisa&#8221; dan berprestasi bekerja di bidang apa saja bahkan di luar pertanian sekalipun. Sehingga, muncul banyak kepanjangan dari IPB. Contohnya, IPB disebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut Anda apa kampus atau perguruan tinggi terbaik dan terbesar di Indonesia? Jawabannya pasti tergantung dari mana Anda lulus. Saya alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) akan menjawab, &#8220;IPB, dong!&#8221;</p>
<p>Alumni IPB terkenal &#8220;serba bisa&#8221; dan berprestasi bekerja di bidang apa saja bahkan di luar pertanian sekalipun. Sehingga, muncul banyak kepanjangan dari IPB. Contohnya, IPB disebut Institut Perbankan Bogor karena alumninya banyak yang bekerja di Bank.</p>
<p>Ada juga yang menyebut Institut Pesantren Bogor karena alumninya banyak yang menjadi ustadz, seperti Prof. Didin Hafidhuddin dan Felix Siauw ustadz muda yang sedang terus naik daun. Yang lain berkata, &#8220;Institut Penyair Bogor, karena Taufik Ismail itu Alumni IPB juga.&#8221;</p>
<p>Jangan lupa, alumni IPB ada juga yang jadi artis penyanyi seperti Yana Julio dan Irianti Erningpraja. Jadi tak usah heran kalau IPB itu disebut Institut Penyanyi Bogor. Bahkan, setelah SBY jadi presiden,  ada yang bilang Institut Presiden Bogor karena beliau doktor lulusan IPB. Saya juga gak mau kalah membuat singkatan, IPB Institut Pembicara Bogor. Hehehe&#8230;</p>
<p>Banyaknya alumni IPB yang menjalani profesi di luar bidang pertanian sehingga melahirkan banyak sebutan tadi, akhirnya orang mengatakan IPB itu Institut Pleksibel Banget.</p>
<p>Nah, rupanya alumni Universitas Diponegoro (Undip) pun tidak mau kalah. &#8220;Kami dong Universitas terbaik di Indonesia karena semua perguruan tinggi di Indonesia itu milik Diponegoro,&#8221; kata mereka.</p>
<p>&#8220;Ini buktinya! Undip, Universitas Diponegoro. Unpad, Universitas Papanya Diponegoro. UI, Universitas Ibunya Diponegoro. IPB, Institut Paklek dan Bukleknya Diponegoro. ITB, Institut Tante dan Budenya Diponegoro. ITS, Institut Teman dan Sahabatnya Diponegoro. Bahkan, UGM itu Universitas Grand Mothernya Diponegoro.&#8221;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/kampus-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karpet Merah Anda</title>
		<link>http://www.jamilazzaini.com/karpet-merah-anda/</link>
		<comments>http://www.jamilazzaini.com/karpet-merah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 May 2012 23:45:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jamilazzaini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Pilihan]]></category>
		<category><![CDATA[Inspirasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.jamilazzaini.com/?p=3759</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata masih banyak orang yang bingung dan ragu menjalani profesinya. Buktinya, masih ada saja yang bertanya-tanya, &#8220;Apakah saya sudah berada di jalur yang tepat? Atau, &#8220;Apakah pilihan ini benar sesuai dengan potensi saya? Agar tidak ikut-ikutan bingung dan ragu cobalah Anda lanjutkan membaca tulisan ini. Pilihan profesi yang tepat itu setidaknya memenuhi tiga kriteria. Pertama, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ternyata masih banyak orang yang bingung dan ragu menjalani profesinya. Buktinya, masih ada saja yang bertanya-tanya, &#8220;Apakah saya sudah berada di jalur yang tepat? Atau, &#8220;Apakah pilihan ini benar sesuai dengan potensi saya? Agar tidak ikut-ikutan bingung dan ragu cobalah Anda lanjutkan membaca tulisan ini.</p>
<p>Pilihan profesi yang tepat itu setidaknya memenuhi tiga kriteria. Pertama, sesuai dengan passion. Untuk mengetahuinya, coba jawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Apakah Anda sangat menyenangi profesi tersebut? Apakah Anda sering larut (flow) atau begitu enjoy melakukan pekerjaan itu? Apakah Anda rela untuk tidak dibayar melakukan pekerjaan itu? Bila jawabannya selalu &#8220;ya&#8221;, kemungkinan besar itulah passion Anda.</p>
<p>Kedua, selalu ada progress (kemajuan). Coba bandingkan tahun lalu dan tahun ini, apakah tahun ini prestasi Anda sudah jauh meningkat dibandingkan tahun lalu? Apakah kemampuan Anda juga meningkat dan tidak stagnan? Apakah hasil kerja tahun ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya? Bila jawabannya &#8220;ya&#8221;, itu pertanda bahwa Anda sedang berada di jalur yang tepat.</p>
<p>Ketiga, adanya pengakuan dan penghargaan. Apakah teman-teman Anda mengakui keahlian Anda? Apakah pimpinan atau mitra kerja memberikan apresiasi positif terhadap profesi yang Anda jalani? Apakah ada pihak yang rela membayar Anda dengan harga yang layak? Bila jawabannya &#8220;ya&#8221;, maka teruskan menekuni profesi tersebut.</p>
<p>Apabila Anda memiliki jawaban &#8220;ya&#8221; atas seluruh pertanyaan untuk tiga kriteria di atas tadi, selamat, besar kemungkinan  Anda sedang berada di karpet merah kesuksesan Anda. Teruslah berjalan di karpet itu. Namun jika lebih banyak jawaban &#8220;tidak&#8221;, saran saya segera cari karpet merah lain.</p>
<p>Nah, bila Anda masih juga bingung setelah membaca tulisan ini,  boleh jadi Anda tergolong orang yang bingung dan membingungkan. He he he&#8230;</p>
<p>Salam SuksesMulia!</p>
<p>Ingin ngobrol dengan saya? <a href="http://twitter.com/#%21/jamilazzaini">Follow saya di twitter: @jamilazzaini</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.jamilazzaini.com/karpet-merah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

