Empat Ciri

empat.jpg

Ramadhan telah tiba. Dan ayat Alquran yang sering dibacakan pada bulan ini adalah surat Al Baqarah 183. Dalam ayat itu dijelaskan bahwa tujuan berpuasa adalah agar para pelakunya menjadi orang yang bertaqwa. Oleh karena itu, kita perlu tahu apa indikator orang yang bertaqwa agar kita bisa mengukur diri apakah puasa kita berhasil.

Berdasarkan surat Al-Imran 134-135, ciri orang bertaqwa itu ada empat. Pertama, mereka yang rajin berinfak baik di waktu lapang maupun sempit. Kedua, orang yang mampu menahan amarah. Ketiga, orang yang memaafkan kesalahan orang lain. Keempat, orang bertaubat dengan sungguh-sungguh.

Bagi orang seusia saya (46 tahun), yang sudah menjalani puasa ramadhan berulang-ulang, pertanyaan yang perlu kita ajukan pada diri sendiri, sudahkan budaya berinfak mengkristal dalam diri kita? Apakah kita sudah terbiasa berinfak walau dalam keadaan ekonomi yang sulit? Kalau sudah terbiasa berinfak, apakah yang kita keluarkan dalam jumlah yang pantas atau hanya sekadar recehan?

Orang yang puasanya berhasil juga mampu menahan amarah. Perasaan marah biasanya dilampiaskan dalam bentuk ucapan seperti umpatan, celaan, dan semacamnya. Atau, dalam bentuk perbuatan seperti memukul, menendang dan semacamnya. Menahan marah berarti menahan diri dari ucapan atau perbuatan yang menjadi bentuk pelampiasan marah tersebut. Sudahkah mampu menahan amarah menjadi karakter dasar atau kebiasaan berulang kita?

Pertanyaan selanjutnya, apakah kita sudah mempunyai kebiasaan memaafkan kesalahan orang yang berbuat kesalahan kepada kita? Atau, kita masih punya kebiasaan mengungkit-ngungkit kesalahan masa lalu orang lain? Apakah kita sudah enjoy mendoakan kebaikan untuk orang-orang yang pernah menyakiti atau merendahkan kita?

Tak ada manusia biasa yang tak pernah berbuat dosa. Saya pernah berbuat dosa, Anda pun juga pernah berbuat dosa, itu manusiawi. Tetapi orang yang bertaqwa akan segera bertaubat dan memohon ampun kepada Allah SWT serta berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.

Saat menulis tulisan ini, saya terdiam sejenak. Jangan-jangan saya tak mampu meraih tujuan berpuasa? Jangan-jangan saya hanyalah manusia yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga saat puasa? Betapa banyak orang yang berpuasa tetapi tak mendapatkan pahala puasa, apakah saya termasuk di dalamnya? Wallahu’alam…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

8 thoughts on “Empat Ciri”

  1. Membuat hati sedikit bergetar dan termenung sejenak. Mumpung masih awal bulann Ramadhan. Perbaiki niat karena Allah, semoga di bulan yg merupakan bonus besar ini bisa dimanfaatkan utk ibadah sebaik-baiknya. Selamat berpuasa beh, smoga puasa dan ibadah kita diterima oleh Allah SWT, dan pd akhirnya kita menjadi hamba yg bertakwa, Amiiin YRA

    1. amin YRA, saling mendoakan ya

  2. ali samsudin says:

    jangan-jangan saya juga kek, mohon ampun Ya Allah… masih banyak prilaku hamba yang tidak mencirikan orang bertaqwa

  3. Mas Wantik says:

    Mantab Kek, ayo kita buat puasa Ramadhan tahun ini lbh baik dr sebelum2nya

    1. mas Wantik, ayo kapan bukber? hehehehe

  4. Surya says:

    Mantap.. selamat menunaikan ibadah puasa all..

  5. doni salero minang says:

    ampun…smga tdk termasuk fans copras2an.

Leave a Reply

Your email address will not be published.