Dimana Tempatmu?

Hari Minggu lalu saya terbang ke Surabaya. Dalam perjalanan menuju bandara datang SMS yang meminta saya tampil dalam acara Seminar Playboy Marketing bersama Ali Akbar, pakar Optimasi. Karena mendadak dan ketika itu saya hanya memakai busana santai maka saya harus membeli baju baru untuk tampil di acara tersebut.

Kebetulan saya sedang ingin punya batik, maka sayapun menuju counter batik di bandara. Harga batik yang saya beli ternyata hampir enam digit, padahal kalau saya membeli batik itu di Yogyakarta harganya hanya sekitar setengahnya. Tempat menentukan harga.

Selasa sore saya check-in di Sheraton Hotel Bandara karena malam itu saya harus memberikan seminar untuk tim Adira Finance yang hendak terbang ke Thailand. Sementara Rabu paginya saya harus terbang ke Bali.

Saat hendak minum air mineral di dalam kamar hotel itu saya lihat bandrol harganya Rp 70.000 per botol. Padahal bila beli di toko pinggir jalan harganya tak lebih dari Rp 5.000. Sekali lagi, tempat menentukan harga.

Pergaulan dan lingkungan Anda juga menentukan seberapa besar harga Anda. Bila Anda bergaul di lingkungan negatif dan miskin prestasi maka harga Andapun akan murah. Sebaliknya, bila Anda bergaul dengan lingkungan yang positif, penuh semangat dan prestasinya berjibun pasti harga Andapun akan beranjak naik.

Karenanya, bergabunglah dengan komunitas-komunitas positif dan rindu ke arah perubahan yang lebih bermartabat. Bergaulah dengan orang-orang yang penuh gairah, positif, punya impian dan penuh semangat mewujudkan impiannya.

Bila ingin jadi pengusaha bergabunglah dengan komunitas pengusaha, contohnya komunitas Tangan Di Atas (TDA). Bila ingin jadi trainer bergabunglah dengan komunitas trainer contohnya Indonesia Inspiring Movement (I2Move). Ingatlah pepatah, “Bergaul dengan penjual minyak wangi kecipratan bau wanginya. Bergaul dengan pandai besi terpercik api.”

Selamat berburu komunitas yang sesuai dengan impian hidup Anda…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

9 thoughts on “Dimana Tempatmu?”

  1. akhnurhadi says:

    mantab…

    seperti para pelajar yang juga punya ungkapan “Posisi menentukan Prestasi”..

    biasanya kalo sedang ujian…

    Selamat Pagi semua…
    salam sukses mulia…

  2. anggit setyaningsih says:

    Alhamdulillah pny komunitas, sambil mencari jati diri jg 🙂

  3. mustika yanti says:

    Bersyukur. . . Punya “tempat” yg isi nya org2 yg haus ilmu dan berusaha melakukan hal hal baik. Energi yg positif. . .

  4. mashen says:

    Benar sekali pak. Nasehat orang tua juga begitu. Berkumpulah dengan orang baik kita akan menjadi baik, berkumpul dengan pencuri, kemungkinan besar kita juga akan jadi pencuri.

  5. Farid elgambuty says:

    Siip!
    @anggit
    setiap ada tulisan pa jamil,kamu tdk pernah absen…saya kagum dan salut,bisa temenan ngk?punya akun fb atau twit ngk?..inbox aku di gulabatu88@yahoo.co.id ya..

  6. lambangsarib says:

    lama mengikuti di twitter, baru kali ini sempat buka link. Eh… sepertinya ok juga nih pemuda.

  7. aannoe says:

    kata orang jawa,cedhak kebo gupak 🙂

  8. amir_islm says:

    betul pak dari aspek motivasi…klo dari kepedulian perlu diasah juga dengan orang2 yang belum punya posisi…

  9. Rsmn Kdrsmn says:

    Seminar Playboy? Adira Finance?
    Wuiiih… gak Islami bangetttt.

Leave a Reply

Your email address will not be published.