Dilarang Sembarangan

stop.jpg

Kemarin saya mendapat banyak mention di twitter dan kiriman via WA tentang gambar seorang tokoh yang sedang berciuman dengan lawan jenis yang bukan istrinya. Celakanya, ada sebagian orang yang kemudian menambah keterangan gambar dengan tuduhan orang tersebut telah melakukan zina.

Saya bukanlah pembeci dan pemuja tokoh tersebut. Akan tetapi tuduhan tersebut sudah keterlaluan.

Saya kemudian teringat firman Allah SWT, “Dan orang-orang yg menuduh wanita baik-baik (melakukan zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yg menuduh itu) dg delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yg fasik. Kecuali orang-orang yg bertaubat sesudah itu dan memperbaiki dirinya, maka sesungguhnya, Alloh Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS, AN-Nur 4-5).

Menuduh orang berzina bukanlah perkara yang sederhana. Sanksi dan hukumannya dari Allah cukup berat. Apalagi hanya berdasarkan gambar/foto semata. Teknologi sekarang sudah sangat memungkinkan untuk memanipulasi sebuah foto. Saya yakin sebagian besar Anda tahu tentang hal ini.

Selain itu, menyebar gambar mesra seseorang yang bukan suami istri dan sudah menikah bisa berpotensi membuat konflik dan kehancuran sebuah keluarga. Sungguh sangat jahat orang yang hobinya menyebar aib seseorang, apalagi belum terbukti kebenaran faktanya.

Mari kita jauhkan budaya menyebarkan berita negatif, apalagi aib seseorang. Setuju?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

4 thoughts on “Dilarang Sembarangan”

  1. Naning says:

    Indeed!!
    Bagi pemuja sang tokoh, pasti menimbulkan rasa sakit hati
    Bagi sang tokoh, jauh lebih sakit hati
    Bagi pembenci sang tokoh, pasti menyenangkan melihat kehancurannya

    Tapi apalah arti kesenangan dan kepuasan atas penderitaan orang lain??

    1. Jamil Azzaini says:

      Yes…

  2. mahfudz RZ says:

    Setuju kek….

  3. Ari Wijaya says:

    Ujutes ilakes (membacanya dari belakang), Pak Jamil. Masih banyak hal positif yang bisa dilakukan tenimbang menyebarkan aib orang lain. Mbok yao, orang-orang penyebar itu menyebarkan sedekah ke yang lain. Pasti lain ceritanya.

    Ngetik juga, ngetik berita baik. Menyebarkan semangat, cinta, dll.

    Semoga Saya dan keluarga dijauhkan dari fitnah serupa dan tidak diberikan kemudahan untuk melakukannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.