Daging Kambing Menyehatkan

kambing.jpg

Hasil riset tak semuanya benar, pasti ada penyimpangan walau sedikit. Ya, hasil riset memang bukan kitab suci. Maka, jangan ngotot dan percaya 100 persen dengan hasil riset. Namun bukan berarti kita tak boleh menggunakannya. Data riset itu alat bantu bagi kita.

Informasi yang tersebar selama ini daging kambing membuat darah tinggi dan kolesterol. Saya tidak tahu itu kepercayaan yang turun temurun atau hasil riset.

Nah, karena merasa penasaran dengan informasi tersebut, seorang yang maniak dengan daging kambing melakukan penelitian sederhana. Ini bukan cerita saya, cerita ini saya dapat dari alumni Akademi Trainer.

Karena usia semakin tua, seorang peneliti yang sangat menyukai daging kambing dilarang oleh dokter makan daging kesukaanya itu. “Bisa membuat tensi darah naik dan kolesterol meningkat,” kata sang dokter.

Sebagai seorang peneliti ia tak langsung percaya. Ia kemudian melakukan riset.

Ia datang ke sebuah penjara dan menjadikan dua narapidana sebagai obyek penelitiannya, sebut saja Napi A dan Napi B. Mereka tinggal di sel yang saling berhadapan.

Penelitian dimulai sejak sarapan pagi. Kepada Napi A, sang peneliti memberi sarapan dengan lauk pauk sate dan sop kambing. Sementara kepada Napi B, ia cukup memberi kerupuk. Begitu siang tiba, sang peneliti memberi makan Napi A tongseng kambing. Sementara kepada Napi B, sang peneliti tetap memberi kerupuk.

Sang Napi B mulai berpikir negatif. Dia berkata dalam hatinya, “Kok gak adil ya, penjaranya sama, kejahatannya sama tapi makannya beda.”

Saat malam tiba, sang peneliti memberi makan malam Napi A berupa kambing guling yang masih hangat. Sementara kepada Napi B sang peneliti memberi makan dengan menu yang sama dengan sebelumnya, kerupuk. Melihat menu yang disajikan tidak berubah, sang Napi B langsung menumpahkan nasi yang dihidangkan dan marah-marah sembari berteriak, “Ini tidak adil! Ini diskriminasi! Awas saya hajar kalian!”

Melihat fakta seperti ini, sang Peneliti menyimpulkan: Ternyata daging kambing tidak membuat darah tinggi, ia menyehatkan. Yang membuat darah tinggi sehingga mudah marah adalah kerupuk.

Hehehehe… Selamat makan sate, gule, tongseng dan kambing guling.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

9 thoughts on “Daging Kambing Menyehatkan”

  1. ali samsudin says:

    wkwkwkwk riset yang aneh, tp menyehatkan wkwwkwkwk

  2. mhd husni tarigan says:

    Hahahhahahahaa gerrr pagi jumat. Kek

  3. EventJogja.Com says:

    hehehe, ternyata kerupuk punya efek samping menaikkan emosi ^^

  4. Yanti says:

    hahaha…sy dah serius bacanya Pak…:-D

  5. Fitri Meutia says:

    wkkwkk… I Love Sate Kambing… 😀

  6. Ora Dadi Opo says:

    untung saya bukan tipe orang yg suka kerupuk kek 😀

  7. Benny Syaputra L says:

    udah dibelaiin baca dgn serius..eh ternyata krupuk itu toh penyebabnya. ha..ha..ha..:D

  8. meya says:

    Srius bgt saya bacanya pak Wkkkkkk. Krupuk

  9. Susanti Agustina says:

    Canda tingkat tinggi…wkwkwk…

Leave a Reply

Your email address will not be published.