Ciptakan Momen

momentum.jpg

Pasti Anda pernah melihat dan menyaksikan orang dengan usia sama, pendidikan sama, bisnisnya sama atau bekerja di perusahaan yang sama tetapi nasibnya berbeda. Bahkan bedanya bisa seperti bumi dan langit. Apa yang membuat mereka berbeda?

Ternyata di dalam kehidupan ini ada momen-momen yang harus kita ciptakan. Bila dirangkum, ada dua momen yaitu: momen kausalitas dan momen spiritualitas.

Momen kausalitas itu bermakna kita melakukan sesuatu maka kita akan mendapatkan sesuatu. Misalnya, Kita bekerja dengan baik di perusahaan maka kita akan mendapat gaji yang telah ditetapkan. Momen kausalitas ini hasilnya bisa ditebak dengan akurat.

Adapun momen spiritualitas hasilnya sangat sulit diprediksi. Apa itu momen spiritualitas? Suatu hal, keadaan atau kegiataan yang kita lakukan untuk meningkatkan kualitas dan kebermanfaatan diri, rela mengorbankan waktu, tenaga dan biaya saat melakukan sesuatu, itulah momen spiritualitas. Dalam bahasa Jawa sering disebut tirakat.

Ciptakanlah banyak momen spiritualitas. Misalnya, ditengah kesibukan melakukan aktivitas sehari-hari, Anda masih bisa dengan tekun, sabar dan penuh perhatian melayani orang tua Anda. Contoh lainnya, walau Anda sudah punya posisi tinggi namun Anda masih bersedia melayani dengan kesungguhan dan kerendahan hati para ulama dan sumber ilmu.

Seorang istri yang punya banyak peluang dan kesempatan di luar rumah namun ia lebih memilih banyak beraktivitas di rumah demi memprioritaskan suami dan anaknya, itu juga bentuk tirakat atau momen spiritualitas. Rezeki dan kebahagiaan untuk keluarga ini justru semakin mengalir deras. Ya, momen spiritualitas itu memang mengundang banyak rezeki dan kenikmatan.

Secara logika, bila suami dan istri bekerja maka rezekinya akan bertambah. Ya benar, ini momen kausalitas. Namun, saat istri rela melakukan momen spiritualitas demi fokus mendukung karir suami dan mempersiapkan anak-anak agar memiliki karakter yang kuat serta masa depan yang lebih hebat ternyata rezeki mengalir lebih dahsyat jauh melebihi gaji yang biasanya mereka terima.

Masih banyak contoh momen spiritualitas yang bisa kita lakukan. Keluarkan waktu, tenaga dan biaya untuk pengembangan diri Anda ini juga bentuk momen spiritualitas yang perlu Anda lakukan. Hemat untuk hal ini memang akan membuat Anda terlihat kaya saat ini tetapi tidak berlaku untuk jangka panjang.

Hidup adalah pilihan, Bila Anda lebih banyak memilih momen kausalitas maka rezeki Anda bisa ditakar dan diprediksi. Sementara bila Anda lebih banyak melakukan momen spiritualitas atau tirakat memang rezeki Anda sulit ditebak, tetapi percayalah ia akan datang berlipat-lipat yang sulit dihitung menggunakan logika. So, pilih yang mana?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di FB

Bagikan:

8 thoughts on “Ciptakan Momen”

  1. Dwi Andika Pratama says:

    Jadi, banyak baca buku Pengembangan Diri, banyak melakukan Action, membantu orang yang kesusahan dibidang kita, berbagi hasil dari bidang kita. itu moment spritualitas ya kek? 😀

  2. Pakdezaki says:

    Alhamdulillah pagi-pagi dah dapet siraman yang menyejukkan, terima kasih Kek.
    Semoga berkah dalam umur dan ilmu..

  3. Adepristya W. says:

    Great kek. I like this one 🙂

  4. Annisa Reswara says:

    Subhanallah…
    Karena Allah tidak pernah melirik sebelah mata usaha hambanya. Begitu kan ya Pak?

    Terimakasih sudah diingatkan melalui posting ini 🙂

  5. Selamet Hariadi Online Strategist says:

    Thanks pak Jamil… semangat SuksesMulia!

  6. Rahman Patiwi, Pakar Parenting Pendidikan says:

    Sungguh Inspiring….. ! Momen Kausalitas… Vs. Momen Spritualitas. Mantap…. jangan sampai salah masuk…. Trims Inspirasinya kek..

  7. M Anwar Solichin says:

    luar biasa……dengan smoga kita dapat menyeimbangkan keduan moment tsb sehingga akan mendapat derajat mulia…….

  8. Desy Rianty says:

    Saya pilih dua duanya… krn saling menunjang n seimbang

Leave a Reply

Your email address will not be published.