Ciptakan Jalanmu

Ada orang yang berkata kepada saya, “Pak, saya sudah rutin sedekah, kok rezeki tak juga datang?” Yang lain merajuk, “Kakek, saya sudah minta ridho orang tua, tapi kok bisnisnya hasilnya masih pas-pasan melulu?”  Nah, ada yang lebih seru lagi, dia protes “Om, saya dhuha gak pernah telat tapi rezeki kok masih seret?”

Perlu dipahami bahwa sedekah, ridho orang tua, dhuha dan lain-lain itu hanyalah pelicin datangnya rezeki. Anda harus terlebih dahulu menciptakan jalan untuk lewatnya rezeki. Selalu tanyakan pada diri Anda, “Melalui jalur apa kira-kira Sang Maha Pemberi Rezeki menggelontorkan rezekinya kepada saya?”

Tanyakan juga pada diri Anda, “Bila melalui pekerjaan saat ini, pantaskah saya meminta rezeki dalam bentuk uang senilai satu milyar padahal saya bergaji di bawah 10 juta setiap bulan?” Kalau jawabnya “tidak pantas”, lanjutkan pertanyaannya, “Kira-kira jalan apa yang perlu saya ciptakan agar pantas dan cukup menampung uang sebanyak itu?”

Bagi Anda yang berbisnis, ajukanlah pertanyaan, “Apakah bisnis saya sudah siap mengelola dana yang berlimpah? Wadah apa yang perlu saya siapkan bila Allah menggelontokan dana yang berlimpah? Apakah saya sudah menyiapkan jejaring dan juga SDM yang siap mengelola dana besar?”

Ayo ciptakan banyak jalan agar rezeki yang datang bisa memilih lewat jalan mana rezeki bisa datang kepada Anda. Jangan berharap rezeki besar bila jalan yang Anda siapkan adalah “jalan setapak”. Kecuali, bila Anda memang sadar memilih jalan setapak tetapi jumlahnya sangat banyak dan ada dimana-mana.

Ayo merenung sejenak, “Kira-kira jalan utama mana yang bisa saya andalkan untuk datangnya rezeki yang berlimpah? Selain itu, jalur alternatif mana saja yang bisa menjadi jalan rezeki sampai ke tangan saya? Dan, jalan setapak mana yang itu juga memperlancar aliran rezeki lancar datang meghampiri saya?”

Bila Anda tidak menciptakan jalannya, jangan berharap Anda mendapatkan rezeki dalam jumlah yang berlimpah. Ayo segera ciptakan jalan itu.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


Bagikan:

37 thoughts on “Ciptakan Jalanmu”

  1. Setiawan says:

    Bismillah.. semoga kita selalu berjalan di jalan-NYA, Aamiin

  2. Nurasiah Jamil says:

    oo..gitu ya pak…akan dicoba pak…tq pak,sukses selalu buat bapak…

  3. gustiardi says:

    Assalamualaikum ustad kek jamil,,sangat inspirasi pagi ini,,alhamdulilah saya dapat ilmu lagi dari sang guru,,wassalam.

  4. mhd dolly says:

    Mmmm….mantap, kena bgt pak jamil, thanks pencerahannya… semoga pak jamil juga berlimpah rezekinya.

    1. Amin YRA, terima kasih ga

  5. GIAN says:

    terimakasih pak,

    sangat mencerahkan..
    semuanya harus seimbang ya pak.

  6. Fendi Marhaendra says:

    Pak Jamil Pasti pengalamannya luaaaaas bgt,tulisan2 sederhana tp slalu “nendang”
    asli pak,gmn caranya bs gitu?

  7. Great Post… semoga kita selalu dibimbing ALLAM di jalan yg TERBAIK.

    😀
    Salam SuKsesMuLia!

    SelametHariadi

  8. Assalamualaikum,
    Pak Jamil, awal pertama saya kenal Bapak lewat tulisan tentang kisah seorang bapak yang korupsi, kemudian hartanya habis untuk pengobatan anaknya yg kecanduan narkoba. Banyak harta hasil korupsi sama dengan banyaknya uang untuk pengobatan anaknya itu. Mungkin boleh ditampilkan lagi tulisan itu, mengingat kasus korupsi jadi “booming” saat ini.
    Saya jg penonton setia acara Pak Jamil di Metro. Trima kasih.
    Wassalamualaikum,

  9. Siap laksanakan……….! 🙂

    Salam Sukses Mulia

  10. jadi semakin yakin dengan jalan saya, terima kasih kek

  11. syaefudin says:

    Subhanalloh, Terima kasih Pak Jamil. Dapet penyerahan muuantap buanget . Smg Allah kasih Pak Jamil rejeki yang banyak dan berkah

  12. CECEP SAPRUDIN says:

    Sejak pagi saya merenung…
    Jalan utama yang saya andalkan untuk datangnya rezeki masih belum berlimpah.
    Masih harus menyiapkan wadah yang besar supaya Allah SWT mau menggelontokan dana yang berlimpah
    untuk saya …hehehe..
    Doakan ya Pak.

    1. Langsung kirim doa kang

  13. Rezeki belum lancar karena kita sendiri belum siap ya kek intinya. Yoshh.. Semangat, bismillah mempersiapkan diri untuk mencapai target yang ditentukan

  14. Surya says:

    lebih baik kalo artikel diatas ditambahi dengan contoh kek.. mungkin bisa jadi contoh ceritanya untuk artikel selanjutnya.

    1. Terkadang contoh membatasi makna, silahkan ditafsirkan sendiri, hehehe. Menurut saya kerangkanya sudah ada

  15. TRIYONO says:

    Saya masih merintis jalan rejeki itu Kek mohon do’nya, dan semoga Kek Jamil diberi kesehatan agar bisa berbagi motivasi amin,,,,

  16. 3yuwono says:

    terimakasih (sambil mikir jalan)

  17. Kiki Armansyah says:

    Bismillahirohmanirrohim,,,segala Milik Mu…sungguh aku Jauh Atas NamaMu… mohon bukaLah Keberkahan Untuk semua MahlukMu.. Kemulia atas Mu… Ya Allah Tunjukkan Jalan Mu… Untuk Pribadi yg Dhoif akan Ilmu serta amal. Ya Allah bulatkan TekadKu Atas KuasaMU..aku Melangkah.. Berilah Jalan Rezeki Untuk Ku..Ya ALLAH TEKADKAN AKU ya ALLAH…

  18. Assalamu’alaykum

    Syukron pak jamil ats pencerahan’y

    Siap terus berusaha menggapai rizeki
    Salam Sukses Mulia pak Jamil ^^

  19. sandy sanri says:

    assalamualaikum,,,,pak jamil saya mau bertanya,apakah seorang ahli ibadah bisa disebut sukses,,,,,,

  20. Aamiin…

    Makasih y pak jamil…

  21. oman says:

    Langsung mikir dengan jalan apa ya kek….

  22. caem_pitak says:

    Subhanallahhh,,,,,
    Jd mikir mau jalan kmana,,,
    Bismillah yaa allah,,,smoga slalu ada di jalanMu,,,aamiin,,,

  23. Siska says:

    Terus berusaha menciptakan jalan. Kan\dang ‘iri’ sama mereka (termasuk Kek Jamil) yang sdh bukan lagi menciptakan jalan buat diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. Subhanallah tentu sangat nikmat. Walaupun sedikit, saya pernah merasakan kenikmatan itu dan ingin berbuat lebih. Semoga bisa ya, mohon doanya.

    Kisahnya saya tulis di sini : http://www.katasista.blogspot.com/2013/02/mengantar-rejeki.html

  24. adudududu…mantap sekali ini kek,sesuai perenungan saya

  25. YulianiRosyadi says:

    Subhanallah. Iya y kek… Izin share d FB saya ya kek. Jazakillah n terima kasih before.

  26. yoto says:

    manteb pak, ilmune….

    nyuwun sewu,purworejone pundi nggih pakde??…kulo kaligesing

  27. falasik says:

    mantab kek. 🙂 ayo kita ciptakan jalan tolll. 😀

  28. Helman says:

    Keliatannya memang benar seperti itu,tp mungkin juga keliru

  29. dnur77 says:

    wah mak jleb…betul2 juga….siapkan jalannya untk menerima limpahan rezeki yg banayak…hubungannya dengan rezeki yg tak terduga duga bagaimana Guru…

  30. Ronijaa says:

    Semoga Allah membukakan jalan dan kita bisa melaluinya dgn baik hingga sampai ke pintu rezeki yg sudah Allah siapkan buat kita semua ( Amin )

  31. Iskandar says:

    Ihdinasshirotolmustaqiim ya kek..semoga kita selalu termasuk yg diberikan petunjuk ke jalan yg lurus

  32. khairil amri says:

    ass pak.saya bantu cara buat sistem usaha,saya punya usaha sudah 12 thn tapi blum punya sistem.usaha masih ketergantungan dengan saya.trimks

  33. santy says:

    Wah… mantappp,saya benar2 mendapatkan pencerahan. terima kasih pak jamil. Semoga selalu dalam keberkahan dan kelimpahan

  34. Roni says:

    Semoga Allah membukakan pintu dan jalanya untuk meraih karunianya dan menemukan bakat, potensi dalam diri kita

Leave a Reply

Your email address will not be published.