Bukan Sekadar Jam Terbang

a0ribu.jpg

Anda mungkin pernah mendengar aturan 10.000 jam. Apa itu? Apabila Anda ingin ahli level dunia di bidang yang Anda tekuni Anda perlu berlatih selama 10.000 jam. Teori ini muncul setelah tiga orang pakar yaitu K. Anders Ericsson, Ralf Th. Krampe, dan Clemens Tesch-Romer melakukan riset di Berlin Academy of Music. Mereka menemukan fakta bahwa para ahli level dunia menghabiskan waktu 10.000 jam untuk berlatih.

Namun perlu diingat, 10.000 jam adalah waktu yang dihabiskan untuk berlatih bukan hanya sekadar “jam terbang”. Karena itu, tidak mengherankan apabila ada banyak orang yang sudah bekerja puluhan tahun dan telah memiliki jam terbang lebih dari 10.000 jam namun mereka tidak ahli dalam bidang apapun.

Banyak orang yang terjebak kepada rutinitas kerja. Mereka jam terbangnya bertambah tetapi keahliannya tidak meningkat secara berarti. Mengapa? Karena mereka tidak berlatih, mereka hanya menjalankan rutinitas pekerjaan. Nah, agar pekerjaan Anda menjadi tempat berlatih sehingga Anda kelak benar-benar menjadi ahli, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

Pertama, milikilah target spesifik untuk meningkatkan kemampuan yang melebihi kemampuan saat ini. Biasakanlah bekerja dengan target, bukan hanya target pencapaian kerja tetapi target peningkatan keterampilan yang spesifik. Salah satu hal yang menambah kenikmatan hidup adalah target kerja tercapai di saat yang bersamaan keahlian atau keterampilan kita juga meningkat.

Sayangnya, banyak orang yang hanya puas dengan pencapaian target kerja. Mereka melupakan bahwa perlu juga pencapaian peningkatan keahlian. Di dunia training, saya sering bertemu dengan trainer yang puas dengan banyaknya order namun ia lupa meningkatkan kemampuan diri. Pelan tapi pasti namanya akan tenggelam, namun ia tidak menyadarinya.

Kedua, lakukanlah latihan Anda dengan semangat dan gairah yang besar. Agar hal ini terjadi maka pilihlah sesuatu yang ingin Anda kuasai sesuai dengan passion Anda. Setiap orang pasti punya kelebihan maka fokuslah pada kelebihan Anda. Jangan ingin menjadi orang lain.

Apabila Anda semangat berlatihnya “hangat-hangat tahi ayam” boleh jadi keahlian yang ingin Anda kuasai bukanlah passion Anda. Wajar apabila Anda kemudian tidak akan ahli di bidang apapun. Sebab, rutinitas tanpa gairah yang besar hanya akan menjadikan Anda zombie alias mayat hidup dan menjauhkan Anda ahli di bidang apapun.

Ketiga, mintalah feedback dari ahlinya. Ketahuilah, feedback seorang ahli itu lebih baik daripada komentar dari seribu orang yang tidak ahli. Carilah orang yang ahli dibidang yang Anda tekuni, mintalah penilaian dari mereka. Dengarkan pendapat mereka kemudian tingkatka kemampuan Anda.

Mulai hari ini, jangan hanya fokus dan puas pada jam terbang. Jadikanlah jam terbang Anda sebagai media untuk terus berlatih dengan memenuhi kriteria tersebut di atas agar Anda benar-benar menjadi ahli di level dunia. Mau?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

34 thoughts on “Bukan Sekadar Jam Terbang”

  1. basith says:

    Mantaaap… sarapan dg menu motifasi yg sesuai selera yg saya cari saat ini, matur tenkyu kyai jamil Rodhiyallohu anh

    1. Onok meneh iki, manggil aku kyai… Jangan ah, entar kualat. Ilmuku belum seberapa

      1. Indra fernanda says:

        RadhiayaAllahu ‘anhu hanya khusus diperuntukan para Sahabat Nabi.
        kalau manusia bisa menggunakan Rahimahullah (semoga Allah senantiasa mengasih)

        1. Nah, catat. Dan mari kita terus belajar

  2. princess amanda says:

    kereeeen sangaaatz grandpa….luv it…

    1. Jangan lupa disebarluaskan ya cucuku, hehehehe

      1. izzul says:

        harus disebarluaskan pak, biar menjadi generasi sukses mulia

  3. ali says:

    Saya skrg kuliah. Cita2 jd pngusaha. Mau buka warung.. pdgl tmpt sdh ad. Tgl modal n konsep. tp gk dibolehin sm ortu. Disuruh kuliah saja. Ortu bilang klo mau usaha. Ngapain kuliah? Buka warung juga ga sesuai dgn jurusanmu. Pdhl sbnrnya saya gak bgitu nyaman jg dijurusan yg skrg ditmpuh ustadz.. diwirausaha jg masih nwbie.. gimana nasihat dr ustadz jamil? Jdnya stgh2.tkut gk dpt apa2

    1. Sampaikan ke ortu “usaha ini adalah latihanku sebelum jadi kelak jadi pengusaha besar. Ini untuk latihan pak.” Saranku teruslah lobi orang tuamu agar boleh latihan usaha

  4. basith says:

    Sebenarnya level njenengan niku sudah mjd guru bangsa, krn sudah bnyk mengispirasi kaum muda kados kulo niki, terasa dahsyatnya setelah istiqomah mengikuti tulisan2 njenengan, matur tengkyu kyai jamil rodhiyallohu anh

  5. Mantap kek, sudah aye CS kan >>> #BukanSekedarJamTerbang by. @JamilAzzaini http://chirpstory.com/li/167978

    1. Siip, terima kasih atas kesetianmu. I love U

      1. I Love U Too 😀

  6. EventJogja says:

    jadi menginspirasi untuk koreksi dan evaluasi target keahlian, makasih atas nasehatnya om 🙂

    1. Praktekkan segera

  7. Anang Mahmudi says:

    Jadi intinya harus tetap kudu sinau sing temen-temen (belajar yg sungguh-sungguh) walaupun waktu untuk hidup sudah banyak……….. bukan begitu ya Pak.
    hehehehe………

    1. Hehehe, setuju aza dech. Salam SuksesMulia

  8. andriansyah says:

    Nasehat yang membuka wawasan dan kesadaran utk maju..thanks kek…..

  9. Kek saya mau jadi penulis yang bisa memotivasi dan membuat perubahan. dan sudah stahun lebih saya aktif menulis blog. Saya sangat ingin mendapat komentar dari yang sudah ahli, maksudnya dari kakek untuk menilai tulisan saya. Bisa kan Kek?

    1. Insya Allah siap, ayo kirim tulisqn juga ke TulisanPembaca@JamilAzzaini.com ya biar saya bisa memberikqn komentar 🙂

  10. Siap Kek. 10.000 jam terbang dengan mujahadah yang istiqamah. 🙂

    1. Saya yakin pak Alif akan jadi trainer hebat, percayalah

  11. Supriyanto says:

    Pas Pak Guru. Habis Baca ON, bisa menginspirasi dlm siaran radio … sukron.

  12. beuhhhh…jebret maning kiye…makin mencinta nih ma granpa

  13. Sunardi says:

    Lama gak kunjungi web nya kek Jamil, sekarang jadi wow gitu. Selamat ya…
    Mulai bulan ini, Nopember, tulisan kek jami juga muncul di majalah keluarga Hadila, Semoga semakin banyak yang terinspirasi untuk lebih semangat berbuat baik dan menyebarkan kebaikan. amin

  14. Yuniarti Fazri says:

    pantes saja sy belum juga menguasai yang saya pelajari. mungkin karna belum dapat feedback dari yg ahli yaa….

  15. Sahuri Nur says:

    Ini bener-bener membuatku semakin ingin ikut TBnC Bismillah 🙂

    1. Asyik, ditunggu ya

  16. setiadiwhe says:

    mantep beud materinya…
    skalian tanya, klo training buat marketing ada kah om? hehe

  17. kalo saya minat di bidang usaha harus latihan bisnis cuma khan modal terbatas…

  18. betul sekali mas Jamil, karenanya saya mohon bimbingannya untuk berlatih menjadi trainer handal.

  19. mas faiz says:

    Sy berlatih presentasi didepan istri saya tiap pagi, agak canggung awalnya, tp terus berlatih u/ mencapai 10.000 jam terbang.

  20. sahuri says:

    Karena artikel ini akhirnya saya bertekad untuk terus bergerak membuat training digital marketer, terima kasih kek atas pencerahannya 🙂

    Salam peluk

Leave a Reply

Your email address will not be published.