Buatlah Berita yang Positif

Share this
  •  
  •  
  • 3
  •  
  •  
    3
    Shares

Ada pemahaman bahwa “bad news is good news”, karenanya sesuatu (peristiwa) yang buruk justeru dikejar para pencari berita. Tidak mengherankan jika berita di media lebih banyak diisi berita negatif. Padahal, agar suatu negara makin maju, berita yang ditampilkan hendaknya berita positif yang membangun optimisme rakyatnya.

Dikhawatirkan, jika terlalu sering mengkonsumsi berita negatif bisa membuat bodoh rakyat dan juga wakilnya di parlemen. Kisah berikut ini semoga menjadi pelajaran.

Alkisah, di sebuah negara yang konon gemah ripah loh jinawi rakyat sedang jengah dengan perilaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Bagaimana tidak, hampir setiap hari ada saja berita yang aktor utamanya mereka. Mulai dari kasus cek pelawat, Banggar, renovasi toilet yang super duper mahalnya, pembuatan kalender yang mencapai milyaran hingga heboh tentang bahasa isyarat apel Malang, Bos Besar dan sejenisnya.

Saking jengkelnya, sebuah koran memuat berita utama dengan judul yang sangat mencolok di halaman pertama: 50% ANGGOTA DEWAN KITA KORUPTOR! Kontan saja berita tersebut diprotes ketua dewan. Ia pun menelepon pimpinan redaksi surat kabar tersebut. Dengan nada ancaman ketua dewan berkata, “Apabila saudara tidak meralat berita itu, saudara kami perkarakan dan koran saudara surat izin terbitnya bisa dicabut. Gunakanlah judul berita yang positif.”

Demi mengindahkan permintaan dari ketua dewan, keesokan harinya pimpinan redaksi koran tersebut memuat ralat sekaligus menyampaikan pemintaan maaf. Sesuai etika jurnalistik, ralatnya dimuat di halaman depan, di halaman dan tempat yang sama dengan berita utama kemarin.

RALAT BERITA. Dengan ini kami mencabut sekaligus meralat berita utama kemarin yang berjudul “50% ANGGOTA DEWAN KITA KORUPTOR!” Berita tersebut tidak benar. Yang benar adalah, “50% ANGGOTA DEWAN KITA BUKAN KORUPTOR.” Demikian ralat kami sampaikan. Kami mohon maaf atas kesalahan tersebut.

Baca Juga  Pahami Makna

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

(Kisah ini hanya rekaan, maaf bila ada kesamaan nama jabatan dan peristiwa.)


Share this
  •  
  •  
  • 3
  •  
  •  
    3
    Shares

23 comments On Buatlah Berita yang Positif

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer