Bolehkah Tak Punya Mimpi?

Tiga hari mengadakan acara in-house training itu biasa bagi tim kami. Bahkan dalam satu hari ada empat training paralel di empat perusahaan yang berbeda juga biasa. Namun, tiga hari ada tiga kegiatan untuk publik (umum) bagi kami itu luar biasa. Saya semakin bangga dan salut dengan tim kerja saya.

Selama Jumat, Sabtu hingga Minggu 14 – 16 Desember 2012 kami mengadakan tiga acara Social Inovation Challenge, SuksesMulia Entertrainment, dan Resolusi Untuk Negeri. Dan senangnya, ketiga acara itu berjalan sukses, bahkan jauh melebihi harapan saya.

Hal yang menarik, di acara ketiga ada peserta yang berkomentar, “Apakah benar resolusi dan mimpi itu perlu?”

Walau ada bagian-bagian hidup saya yang terwujud tanpa didahului mimpi sebelumnya, saya termasuk yang sangat menganjurkan kita semua punya mimpi. Memang, saya dulu tidak bermimpi menjadi Inspirator atau trainer, karena memang profesi ini dulu tidak saya kenal. Faktanya, hari ini saya dikenal sebagai Inspirator SuksesMulia, rata-rata 28 sesi seminar atau training setiap bulan harus saya berikan.

Bagi saya, mimpi itu seperti niat. Andai mimpi itu tidak tercapai, setidaknya kita sudah mendapat satu pahala. Kata guru kehidupan saya, “Niat baik itu sudah dicatat satu kebaikan, oleh karena itu berniatlah kemudian bertindaklah.”

Jadi, milikilah mimpi yang berhubungan dengan prestasi [saya ingin menjadi] bukan sesuatu yang bersifat materi [saya ingin memiliki].  Mengapa? Itu agar mimpi Anda juga menjadi niat yang bernilai ibadah di sisi-Nya.

Mimpi juga menjadikan Anda punya arah dan energi sehingga Anda bisa menetapkan skala prioritas. Aktivitas Anda akan lebih fokus dan penuh tenaga pada segala hal untuk tercapainya mimpi. Anda akan lebih mudah berkata “tidak” untuk ajakan kegiatan yang tidak berhubungan dengan mimpi-mimpi Anda.

Hidup adalah pilihan, Anda boleh punya mimpi dan juga boleh memilih tidak punya mimpi. Tapi berdasarkan pengalaman hidup dan berbagai riset yang saya baca, memiliki mimpi jauh lebih berdampak besar dalam hidup Anda dibadingkan Anda tidak punya mimpi.  Cobalah bermimpi, toh bermimpi juga tidak harus membayar…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published.