Bohong itu Merugikan

Bohong itu ciri orang munafik. Dan kelak di akhirat, orang munafik ditempatkan di kerak (dasar) neraka. Cobalah simak firman Allah SWT: Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi mereka. (QS. An-Nisaa’: 145)

Sungguh menyedihkan, bohong sebagai salah satu ciri orang munafik saat ini seolah sudah menjadi kebiasaan dan tontonan. Seseorang yang semula menyatakan “saya tidak kenal dengan tersangka” ternyata pada akhirnya diketahui bahwa mereka bersahabat. Orang-orang semacam ini termasuk pembohong.

Orang yang melakukan pencitraan dengan berbagai tayangan video agar terkesan ramah dan bersahabat dengan rakyat, padahal pada kehidupan nyata tidak melakukan, sesungguhnya juga pembohong. Sungguh tidak layak mereka menjadi pemimpin.

Orang yang mengenakan baju muslim hanya sekedar ingin terlihat alim dan taat namun dikehidupan nyata mereka senang berbuat maksiat, menurut saya juga pembohong. Sangatlah memalukan apabila busana hanya dijadikan kedok alias topeng. Apalagi hanya dijadikan sarana untuk mencari simpati dan dukungan. Dasar pembohong!

Seorang trainer, dai, juru dakwah yang terlihat hebat di atas panggung namun tidak bisa menjadi suri tauladan dalam kehidupan nyata, juga pembohong. Sungguh Allah SWT sangat murka kepada orang yang pandai berkata namun tak pandai berbuat. “Ya Allah, lindungi kami dari perilaku yang demikian.”

Seseorang yang selalu berbusana dan berkendaraan mahal serta berpenampilan yang serba mewah padahal dari uang pinjaman yang tidak dibayar, juga pembohong. Setidaknya ia membohongi dirinya sendiri. Mengenakan sesuatu melebihi kemampuan yang dimilikinya.

Saat di dunia, bohong itu menurunkan harga diri, menyusahkan hidup dan membuat kita tidak dipercaya oleh orang lain. Namun sayang, hal ini jarang disadari oleh para pelaku. Sementara di akhirat, para pembohong tempatnya lebih rendah dibandingkan para penjahat kelas kakap sekalipun. Jadi, jangan terbiasa berbohong…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini


TBnC9


Bagikan:

15 thoughts on “Bohong itu Merugikan”

  1. ela nurmala says:

    kadang membohong itu sudah menjadi kebiasaab dan hobi………semoga kita semua di jauhkan dari sifat pembohong…..Amin…ma kasih kek atas pencerahannya. Salam sukses mulia

  2. ayu says:

    kalau bohong demi kebaikan gimana pak?. misalnya memuji masakan istri padahal masakannya tidak enak?terima kasih.

  3. nova says:

    Salam..

    Biasana Bohong itu bersambung kayak sinetron… hehe

    Bohong yang pertama akan ditutupi oleh bohong yang ke-2 dst.
    pengalaman Pribadi #Astagfirulloh

    makasih kek Wejangan nya

    Salam SuksesMulia

  4. tinar says:

    kejujuran sekarang menjadi barang langka kek..
    semoga kita bisa terjaga dan terhindar dari berbohong..

  5. acha ツ says:

    bohong itu selain merugikan diri kita sendiri di akhirat,juga merugikan diri kita di dunia selain tergolong orang munafik, juga akan hilang nya kepercayaan dari orang lain pada saat kebohongan kita di ketahui hemm..

  6. Pri says:

    Setujuuuu….!!! Bila berbohong akan menyebabkan bohong berikutnya & berikutnya untuk menutupi bohong yang pertama,, itu juga sama dg menumpuk numpuk dosa… Semoga kita terhindar dari sifat pembohong… Amin,, matur suwun kek Jamil untuk posting hari ini

  7. Qonita says:

    betul kata Pak Jamil, untuk saat ini saya masih belum bisa beli sepeda motor Pak, alhasil saya setiap hari ke kampusnya nenggunakan sepeda pancal, saya memilih hal tersebut karena apabila saya memaksakan orang tua saya membeli sepeda motor padahal uang yg buat beli hasil dr pinjaman, buat saya itu jauh lebih memalukan, mohon doanya ya Pak, biar saya menjadi insan yg Sukses Mulia dan di ridhoi Allah SWT amin *salim*

    1. Langsung kirim doa, salam buat keluarga ya

  8. makasih ke. ngena.
    #GakBohong 🙂

  9. uda zul says:

    Naudzubillah kek, memang bohong itu banyak mudharatnya semoga saya dan siapa yg membaca tulisan ini dijauhkan dari sifat munafik/bohong(ada kaitannya juga dengan keren tapi kere ya kek)

  10. amin says:

    Trima kasih Kek Jamil.
    Dengan berbuat tidak jujur/bohong berarti kita telah menipu diri sendiri.
    Dan ada artikel kesehatan mengenai bohong.
    Bohong Menyebabkan gangguan kesehatan, silahkan simak kutipan tulisan dibawah ini:
    “Saat berbohong, tubuh seseorang mengeluarkan hormon yang sama (kortisol dan norepinefrin) dengan yang dipicu oleh respons saat menghadapi kondisi di mana anda cuma punya dua pilihan: ‘Berkelahi atau Kabur’,” kata Saundra Dalton-Smith M.D., penulis buku Set Free to Live Free: Breaking Through the 7 Lies Women Tell Themselves.
    “Peningkatan hormon ini menyebabkan detak jantung berpacu cepat dan napas juga lebih cepat, pencernaan melambat, dan otot serta saraf jadi hipersensitif,” kata Smith. Efek ini mungkin kelihatannya tidak terlalu serius. Namun, seiring dengan waktu, kondisi efek ini bisa memicu timbulnya berbagai penyakit. Mulai penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung kongestif atau masalah jantung akibat adanya penimbunan di pembuluh darah.
    Jazakallah Kek Jamil.

    1. Terima kasih itambahan informasinya. Salam SuksesMulia

  11. #BohongItuMerugikan, by. Jamil Azzaini | Inspirator Sukses Mulia

    Bacaan Kerren pagi ini.. 🙂

  12. alhamdulillah Kek, saya nggak bohong, saya nggak pernah pake baju muslim kalo kemana-mana… cukup pake topi koboy dan syal musim semi, mau di rumah, warung kopi, maupun masjid yg penuh santri… yg penting tetap ON kan Kek…?

  13. putri says:

    apa bedanya pak orang yang jujur sama pengkhianat ?

Leave a Reply

Your email address will not be published.