Berubah dengan Full Speed

speed-up.jpg

Selama sepekan kebelakang saya bertemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Dibidang entrepreneur, saya ngobrol banyak dengan peserta seminar parent-teens entrepreneur di surabaya, para peserta speedpreneur di Pesantren Wirausaha Delanggu dan peserta Seminar Berani Jadi Muliarder di Jakarta.

Sementara dengan kalangan profesional, saya ngobrol panjang lebar dengan CEO Manulife Asset Management dan para manager. Dengan kalangan pemerintahan saya berdiskusi dengan orang-orang dari Kementerian Keuangan. Dan saya juga diundang hadir mengikuti rapat di salah satu lembaga sosial terbesar di Indonesia, Yatim Mandiri.

Usai memberikan kuliah di Magister Bisnis Pascasarjana IPB, hari Selasa lalu saya juga berdiskusi dengan beberapa mahasiswanya. Kesimpulan saya, dunia sedang memasuki perubahan yang sangat cepat dengan kekuatan penuh. Keyakinan saya tentang hal itu semakin menguat apalagi setelah semalam saya memberikan pencerahan kepada 300 lebih siswa SMA Insantama Bogor.

Selesai berbagi dengan anak-anak muda, pelajar SMA Insantama Bogor. Luar biasa semangatnya.

Selesai berbagi dengan anak-anak muda, pelajar SMA Insantama Bogor. Luar biasa semangatnya.

Diantara 300 anak itu, ada 120 siswa yang sedang mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Mereka pagi ini berangkat dengan jalan kaki menuju Cianjur. Tema acara mereka “Taklukan Cianjur”.

Para siswa SMA kelas 1 atau kelas 10 harus mencari pembiayaan sendiri untuk kegiatan tersebut. Dana yang diperlukan sekitar 50 juta rupiah. Waktu yang disediakan untuk mencari dana hanya dua setengah (2.5) hari dan mereka tetap harus sekolah.

Mereka bergerak cepat, ada yang jualan, kirim proposal, telepon ke berbagai pihak. Anak saya sebagai salah satu pesertanya ikut aktif terlibat mencari dana. Begitu ada donatur dari Surabaya yang transfer satu juta rupiah anak saya mengucapkan takbir, Allahu Akbar.

Ia pun terus telepon ke berbagai kalangan. Ada yang berhasil, ada yang tidak respon, ada yang mencela, bahkan ada yang menghardik.

Anak sayapun sempat shock saat ia menelpon salah satu mentor atau trainer entreprenur. Dari balik telpon ia mendengar, “Buat apa sekolah? Gak penting, sobek-sobek saja itu ijazah!” Sayangnya, saat anak saya ingin meminta penjelasan lebih detil tentang pernyataan itu, anak perempuan saya kehabisan pulsa.

Untuk mengejar target itu, anak saya memberanikan diri naik motor dan naik angkutan kota, sesuatu yang sangat ia hindari sebelumnya. Biasanya ada driver yang mengantarnya kemana saja ia ingin pergi. Ya, 2.5 hari yang benar-benar full pengalaman. Dibatas waktu yang ditentukan, anak-anak SMA kelas 1 ini mampu mengumpulkan dana lebih dari 83 juta rupiah. Luar biasa, untuk ukuran anak SMA.

Dunia benar-benar telah berubah begitu cepat. Ada negara bernama Yunani yang bangkrut. Rupiah yang terus melemah. Muncul Gojek, Uber Taxi, Grab-Bike. Muncul pula Anak-anak SMA atau anak muda yang lebih cekatan dan kreatif. Apabila kita sibuk memberikan respon yang negatif maka kita justru akan semakin tertinggal dan terpuruk.

Kita harus lebih serius dan sungguh serta selalu berupaya memberikan respon positif atas berbagai perubahan cepat yang terjadi saat ini. Bila tidak, bersiap-siaplah untuk “mati”..

SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

Bagikan:

11 thoughts on “Berubah dengan Full Speed”

  1. suminta says:

    percepatan luarbiasa Kek!

    perubahannya benar2 menembus ruang dan waktu, gak melihat muda dan gak peduli pengalaman.

    era dahsyat dengan percepatan yang tak terduga,

    semoga diniatkan lillahi taala dan muslimlah yang harus mampu memimpin percepatan tsb, krn non muslimpun berjibaku untuk berada di garda terdepan percepatan tsb..

    1. Jamil Azzaini says:

      Mari terus mempersiapkn diri

  2. Fahmi says:

    Terimakasih Pak Jamil.. KerON inspirasi pagi ini. kita harus selalu siap menerima perubahan dan menunjukan actiON nyata

    1. Jamil Azzaini says:

      Yes….mari buktikan

  3. mahfudz RZ says:

    Kalau kata temen saya, rupiah mulai ‘MENGUAT’ Yakni Menguatirkan 🙂

    1. Jamil Azzaini says:

      Semoga semakin menguat beneran

  4. Salman says:

    Bingung mau komen apa. Apalagi mengingat mereka anak yg cepat, cekatan dan kreatif.

    Harus lebih serius dan sungguh2 untuk merespon positif perubahan cepat yg terjadi saat ini.

    1. Jamil Azzaini says:

      Ini saya lagi nemenin mereka jalan kaki ….

  5. koas says:

    terima kasih kek dengan tulisannya. bermanfaat untuk saya yang sedang dalam proses perubahan yang lebih baik

    1. Jamil Azzaini says:

      Silakan disebar hehehehe

  6. Arfani says:

    kalau dulu merdeka atau mati, kalau sekarang berubah atau mati. dan selalu berikan respon positif atas segala kejadian, yang penting “let’s change”

Leave a Reply

Your email address will not be published.