Berlibur Sembari Belajar

Sudah sepantasnya saat liburan sekolah diisi dengan sesuatu yang berpengaruh positif bagi masa depan anak kita. Bila perlu buatlah tema liburan yang spesifik agar manfaat yang kita dapatkan sebanding dengan dana yang kita keluarkan. Liburan kali ini saya dan istri, misalnya, sepakat mengambil tema “Liburan Entrepreneur”.

Kegiatan yang kami lakukan selama liburan sekolah kali ini adalah melakukan kunjungan ke tempat usaha milik teman-teman di Jogjakarta. Walhasil, bukan sekadar kunjungan biasa, istri dan anak saya juga mendapat ilmu alias pencerahan bisnis dari mereka. Di Jogjakarta kami juga mengunjungi beberapa pasar, pusat bisnis dan tentu saja Jalan Malioboro yang terkenal itu.

Saat malam tiba, kami menuju alun-alun berkeliling dengan sepeda berhiaskan lampu yang menarik. Kami beradu permainan di lapangan yang luas dan ramai itu. Tak lupa saya menyesap kopi joss (kopi yang dicampur dengan arang kayu), sesuatu yang belum pernah dilihat dan dinikmati oleh kami sekeluarga.

Hari terakhir adalah hari berbagi. Pagi hari saya berbagi ilmu untuk para donatur dan mitra Dompet Dhuafa Republika. Siang harinya kami sekeluarga bersama mas Denni Delyandri sekeluarga (pemilik Villa Kek Pisang), mas Saptuari (Kedai Digital) bersama istri dan teman-teman Sedekah Rombongan berbagi ke Panti Asuhan Amanah di Bantul. Di sanalah air mata kami meleleh, membasahi pipi tiada henti.

Wisata hari terakhir ditutup dengan kunjungan ke Pantai Parang Tritis kemudian menyantap sate klatak Pak Pong, Imogiri. Makanan khas Jogja ini baru pertama kali dilihat dan dinikmati oleh istri dan anak saya. Nikmatnya sulit terlupakan, apalagi sepanjang acara makan-makan kami dihibur oleh celetukan-celetukan mak nyos a la mas Saptuari, mas KarmanMove dan teman-teman Sedekah Rombongan.

Selama berlibur sengaja kami tinggal di guest house untuk mengajarkan kepada anak-anak saya bahwa rumahpun bisa menghasilkan. Baru pada malam terakhir kami menginap di hotel yang terletak dekat kampus UGM.

Saat bangun sebelum subuh saya tatap anak lelaki saya satu per satu. Saya juga mendoakan mereka. Saya berbisik di dalam hati, “Anakku, tugas bapakmu menyiapkan masa depanmu sebaik-baiknya. Jadilah anak yang mandiri sejak muda. Bukan karena bapakmu tak mau dan tak mampu memberimu uang, tapi agar kau punya kebanggaan dan punya harga diri yang tinggi. Milikilah rasa malu bila kelak usiamu di atas 20 tahun kamu masih meminta uang dari orang tuamu. Liburan kali ini, semoga juga menjadi tambahan bekal bagi masa depanmu.”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Keterangan foto:
Anakku bermain pasir di Pantai Parang Tritis, Jogjakarta.

Bagikan:

14 thoughts on “Berlibur Sembari Belajar”

  1. Liburan d jogja memang seru kek

    welcome to Jogja lagi

    saya org jogja asli

    @dr_want

  2. nova says:

    salam…

    terima kasih inspirasi nya Kek,

    salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  3. Mas Arif, kang Gun Gun, dan mas Nova terima kasih atas semua respon dan kesediaanya selalu membca dan memberikan respon di website saya ini. Salam SuksesMulia

  4. Angelia says:

    Klo utk saya..
    Libur produktiv deh, Beh..
    Sesuai yg Babeh bilang..

    Terima kasih tuk inspirasi pagi nya, Beh..

    Salam SuksesMulia..

  5. Bang Tono says:

    itu Fotonya dek Hana, Izul n yang satunya siapa kok gk pernah kesebut DI TL maupun artikel Babeh?

  6. Pernah disebut hanya mas Tono gak baca, hehehe. Itu namanya mas Izan (Amirullah Izan Ghafara) naik kelas 3 SMP. Kakaknya Hana dan Izul

  7. @mekoh1268 says:

    Keren….

    Sekali Merangkuh Dayung Dua Tiga Pulau Terlampaui…

    Sebagai SeOrang Ayah, Sayapun ingin Seperti Guru
    Mengusahakan agar Anak-anak Mempunyai Kesempatan Lebih Luas daripada OranTuanya.

    Terima Kasih Ceritanya Hari ini Guru…

    Salam SuksesMulia.

  8. @MarjunulNP says:

    Terimakasih kek, telah sudi berbagi tangis dg tim #sedekahrombongan, moga diberi umur panjang, bisa mengulang masa indah lg bersama di kesempatan yg lebih baik.
    Salam Sukses Mulia !

  9. Ridwan says:

    kegiatan kek Jamil mirip dengan kegiatan keluarga kami Ahad 1 Juli kemarin : silaturahim dengan pengusaha makanan lokal Bantul, dilanjutkan ke pantai parangtritis, yayasan yatim Darul fatihah Bantul, sate klatak Pak Pong, Pusat oleh2 di jl. Wates.
    semoga kami sekeluarga ketemu dengan kek Jamil di mekah/umroh nanti.

  10. anang p.atmojo says:

    iya saya kira hanya 2 putra dr P.Jamil… Heheheee… Selamat dtg kembali ke Jogja ya Pak. Oiya saya menunggu training di Jogja nya kembali. Insyaalloh kalo ada waktu saya ikut ajak keluarga serumah 🙂

  11. Agus edi says:

    Ada Lagu Rap Jawa “Jogja Istimewa”

  12. Pratama Puji Widiyanto says:

    Wahhh senangnya berlibur sambil berbagi, saloam untuk keluarga ya kek. kapan2 maen ke Kota Pekalongan yaa? Bisa wisata batik dan keliling kota, hehe

    Salam SuksesMulia 🙂

  13. Anan Prayz says:

    “Anakku, tugas bapakmu menyiapkan masa depanmu sebaik-baiknya. Jadilah anak yang mandiri sejak muda. Bukan karena bapakmu tak mau dan tak mampu memberimu uang, tapi agar kau punya kebanggaan dan punya harga diri yang tinggi. Milikilah rasa malu bila kelak usiamu di atas 20 tahun kamu masih meminta uang dari orang tuamu.”

  14. Amita says:

    kalau ke jogja bisa juga belajar di museum dengan desain yang keren, tapi ilmu sejarahnya benar2 terasa. di museum ullen sentalu, kaliurang 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.