Belajar dan Lahirkan Kader

Share this
  • 52
  •  
  •  
  •  
  •  
    52
    Shares

Usai Subuh tadi saya merasakan lelah yang amat sangat (fatigue). Hampir setiap hari selama 3 bulan terakhir saya memberikan seminar dan training. Bahkan 5 hari terakhir, trainingnya dari pagi hingga malam hari, yang ditraining pun para trainer (baik di Trainer Bootcamp & Contest maupun di Kementerian Keuangan). Saya menangis dan saya mengadu kepada Sang Pemilik Energi.

Sibuk setiap hari memberikan seminar atau training bukan berarti saya serakah, tetapi ada beberapa penyebab yang membuat saya “wajib” tampil. Pertama, order training yang memang melonjak tajam ke perusahaan saya (baik Kubik maupun Akademi Trainer) padahal persedian trainernya belum memadai. Kedua, ada materi baru yang belum bisa diajarkan atau disampaikan oleh trainer yang lain.

Usai mengadu kepada-Nya, saya membuka whatsApp dan ternyata ada pesan dari sahabat saya, “Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang ada di dalam lubang dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain. (HR. Imam Tirmidzi).” Saya pun menangis lagi, betapa cepat jawaban Allah atas kegelisahan saya.

Seketika itu energi saya membuncah, saya kemudian merenungkan apa yang perlu saya lakukan agar kondisi fatigue yang serupa tidak terjadi dikemudian hari. Ya, kaderisasi trainer perlu lebih intensif dilakukan. Materi-materi baru segera ditularkan kepada mereka. Ilmu-ilmu baru tak boleh bertahan terlalu lama di kepala dan hati saya.

Saat yang bersamaan, saya perlu berkomitmen untuk belajar ilmu yang lebih bermutu dan bersiap untuk berlelah-lelah dan merasakan sakit menambah ilmu baru. Ilmu yang lebih mendalam, ilmu yang lebih filosofis, ilmu yang mampu menyentuh nurani, ilmu yang dicintai penduduk langit dan dibutuhkan penduduk bumi.

Baca Juga  Siapa Bilang Resolusi Tidak Penting?

Ya, pagi ini energi saya kembali menggelora. Begitu menggeloranya energi yang datang sehingga saya pun berada di ruang training paling awal, melebihi tim saya dan para fasilitator yang membantu saya. Dan akhirnya, saya bisa menyelesaikan tulisan ini untuk Anda para pembaca. Doakan agar hikmah, ilmu, dan orang-orang yang siap saya kader berlomba mendatangi saya.

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? FOLLOW saya di twitter: @jamilazzaini. Atau, LIKE saya di facebook

JA111
Selama 3 bulan full mengisi training, berkeliling ke berbagai kota dan propinsi.

 


Share this
  • 52
  •  
  •  
  •  
  •  
    52
    Shares

10 comments On Belajar dan Lahirkan Kader

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer