Be Max

Share this
  • 80
  •  
  •  
  •  
  •  
    80
    Shares

“Padahal sebenarnya hidup dia bisa lebih dahsyat dari sekarang lho.…”
Pernahkah teman-teman mengeluarkan statement diatas? Iya, Mungkin hanya dalam hati?

Kita sering melihat dan menemukan bahwa di lingkungan kita banyak sekali orang-orang yang hidupnya biasa-biasa saja. Hanya biasa, tak lebih. Bisa jadi kitalah diantaranya. Karena faktanya kita memang belum menjalani hidupnya secara maximal. Hidup yang hanya sekedar mengikuti arus. Arus di lingkungan keluarga, kerja dan lingkungan sosial.

Ini yang menyebabkan, banyak orang yang saat ini merasa jenuh dengan pekerjaannya. Mereka yang ingin mencoba keluar dari kegiatan yang membosankan kehidupan mereka, ingin menggapai kehidupan terbaik mereka.Tetapi terbentur dengan kebiasaan-kebiasaan yang ada di rumah. Atau pun pernyataan-pernyataan yang melemahkan dari lingkungan sosial mereka.

Padahal kita semua menyadari bahwa setiap orang berhak dan layak memiliki kehidupan yang terbaik. Dan untuk itu, pilihlah memiliki kehidupan yang terbaik, setiap dari kita harus menjadi pribadi yang Maximal.

Siapakah yang dimaksud dengan pribadi yang maximal? Boleh dikatakan bahwa pribadi-pribadi yang maximal adalah saya, Anda dan mereka yang telah memiliki kesadaran dan bertanggung jawab atas kehidupannya pribadi, kehidupan keluarganya, karirnya dan kehidupan sosialnya.

Dan untuk lebih mudahnya dalam menjadi pribadi yang Maksimal, kita harus mengenal lebih dekat lagi tentang siapa diri kita. Untuk apakah kita di ciptakan? Mengapa Tuhan meletakkan pasangan hidup kita, orang tua kita, anak-anak dan cucu-cucu kita di sekeliling kita? Sadari apa peranan kita dan apa yang menjadi tanggung jawab kita terhadap mereka?

Contoh di dalam dunia trainer. Kita harus menyadari apa yang menjadi peran kita dan bertanggung jawab atas peran tersebut. Tetapi bukan hanya dengan bertanggung jawab atas apa yang menjadi tanggung jawab kita, tetapi juga memaksimalkannya.

Baca Juga  Tanpa Perasaan

Lalu memangnya apa sih peran seorang Trainer? Sebagai seorang Trainer, kita memiliki peranan yang boleh dikatakan sangat penting di dalam kehidupan. Mengapa? Karena kita berperan untuk memberikan dampak bagi para peserta kita. Bisa saja berdampak secara positif atau bias juga berdampak negative.

Seorang Trainer memiliki peranan untuk mentransfer ilmu dan meningkatkan kapasitas dari para pesertanya. Dan harus bertanggung jawab untuk memberikan training yang terbaik kepada para pesertanya. Pastinya kita pernah mengikuti sebuah pelatihan dimana sang trainer begitu asik dan maximal dalam membawakan sebuah sesi materi.

Apa dampaknya? Sesuatu yang positif pasti terjadi pada diri para peserta pelatihan tersebut. Peserta benar mendapatkan perubahan yang signifikan. Dan dampak bagi Trainer tersebut, dia akan lebih sering di undang untuk memberikan pelatihan-pelatihan.

Tetapi bagaimana jika ternyata trainernya membawakan materi secara asal-asalan dan lesu? Dapat dipastikan peserta pelatihannya tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali kesan yang tidak baik terhadap Trainer tersebut. Otomatis karirnya sebagai seorang Trainer tersendat.

Begitupun dalam kehidupan bermasyarakat. Apa yang bias kita bagikan di dalam kehidupan bermasyarakat? Kehidupan haruslah menyenangkan dan memberimakna. Keluarlah… Bergaulah dengan orang-orang yang positif dan berdampaklah bagi sesama.

Dan yang terakhir, memiliki kesadaran dan tanggung jawab saja belumlah cukup. Karena tanpa arahan dan Tindakan yang nyata, semuanya hanya akan menjadi sebatas wacana.

Jadi mulai hari ini Maximalkanlah hidupmu. Sadari perananmu, bertanggung jawablah atasnya dan lakukan tindakan-tindakan nyata yang tentunya akan membawamu ke dalam kehidupan terbaikmu.

Hiduphanya 1 kali. Milikilah kehidupan yang terbaik dengan menjadi pribadi yang Maximal.

Selamat menjadi pribadi yang maximal.

Tony Yansen


Share this
  • 80
  •  
  •  
  •  
  •  
    80
    Shares

22 comments On Be Max

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Site Footer