Bahaya Penundaan

doitnow.jpg

Banyak orang menganggap menunda-nunda pekerjaan itu adalah hal yang biasa. Padahal, menunda pekerjaan itu bisa menurunkan rasa kebahagiaan. Sebaliknya, semakin terbiasa kita mendisiplinkan diri untuk segera menuntaskan pekerjaan menyebabkan kita memiliki banyak tambahan energi.

Ketahuilah, setiap kali kita menyelesaikan tugas yang penting, otak kita melepaskan hormon beta-endorphin. Hormon ini adalah obat alami kebahagiaan. Setiap kita melepaskan beta endorphin, kita akan merasa senang, gembira, lebih bersemangat, positif dan sangat antusias, kreatif dan menambah rasa percaya diri.

Cobalah Anda perhatikan di sekitar Anda, orang yang terbiasa menuntaskan pekerjaan-pekerjaan penting hidupnya semakin hidup. Sementara orang yang sering menunda-nunda pekerjaan hidupnya akan sering diliputi kesedihan, sering berpikir negatif, mudah mengalami demotivasi, dan semakin hari kepercayaan dirinya akan semakin drop.

So, jauhi penundaan. Apa yang bisa Anda kerjakan segera kerjakan. Camkan baik-baik, menurut Brian Tracy, setiap pekerjaan terdiri dari tiga bagian. Pertama, Anda melakukan pemanasan dan bersiap. Kedua, Anda mengerjakan tugas. Ketiga, Anda melakukan dan menyingkirkannya.

Setiap Anda berhenti menyelesaikan tugas atau menunda pekerjaan maka Anda akan kehilangan waktu hingga 500 persen dari waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas jika Anda tetap bertahan sampai semua selesai. Mengapa? Karena Anda memerlukan waktu untuk pemanasan lagi dan mengulang pekerjaan yang boleh jadi sudah Anda kerjakan sebelumnya.

Disiplinkan diri untuk segera menyelesaikan tugas. Sebab, dengan cara ini kita akan bisa mengerjakan pekerjaan lebih banyak dan perasaan bahagia datang ke dalam diri kita tiada henti.

Apabila Anda sering tak bahagia, mudah terdemotivasi, kurang bersemangat, sering berpikir negatif, kepercayaan diri yang semakin menurun boleh jadi salah satu sebabnya karena Anda sering menunda-nunda pekerjaan. Ayo bergegaslah, jangan malas!

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

31 thoughts on “Bahaya Penundaan”

  1. basith says:

    Siap kyai jamil, saya diingatkan, matur suwun, njenengan niki multi talenta disiplin keilmuan nya, dlm tulisan hari ini peran psikolog dg penjelasan yg ilmiah hingga hormon yg muncul dijelaskan oleh njenengan, oleh krn itu saya akan mensegerakan sarapan dulu, pake sayur lodeh terong, lauk tahu dan ikan asin, sm sambel trasi yg pedas, br beraktifitas yg lain

    1. Saya bukan psikolog lho mas, hehehe

  2. Lutfiel says:

    Beneran makjlebbbbb :'(

  3. Luar biasa!! Salam sukses mulia kek. 🙂

    1. SuksesMulia juga mas

  4. inilah musuh terbesar saya Kek.. Gimana ya agar bisa menghilangkan kebiasaan buruk ini?

    Mohon nasihatnya Kek..

    1. Action…action…action… Apa untungnya menunda mas?

      1. tidak ada gunanya Kek.. saya awalnya selalu semangat.. tapi kalau berlalu minggu atau bulan.. semangatnya kendur.. kalau yang seperti ini garus gimana Kek?

  5. Denni Candra says:

    Siap kek, senantiasa berusaha untuk menghilangkan salah satu kebiasaan buruk ini. Mohon doa dan bimbingannya biar lepas dari kebiasaan menunda ini kek Jamil.

    Salam SuksesMulia

    1. Saling mendoakan ya mas

  6. Ramon says:

    Terimakasih Pak Jamil ..
    semoga ini salah satu kunci agar kita tidak mudah terdemotivasi lagi .
    Karena demotivasi adalah akar dari kemalasan .

  7. Herman Hanif says:

    Siap laksanakan kek.

    Salam,
    @HermanHanif

  8. Yuniarti Fazri says:

    Yes! kalopun harus menunda maka menundalah untuk menunda-nunda (kata koh Felix Siauw #habits)

  9. princess amanda says:

    virus menunda memang bisa nyedot apa yg ada pada jasad dan raga qt smp kering kerontang…
    setiap hari berjuang melawan virus menunda…apalagi sejak kenal dengan sosok grandp sebagai guru baru sy…
    wuiiiiih hidup semakin ON dari hari ke hari…
    luv this article so bad…very inspiring…

    salam SuksesMulia…
    tmn2 follow ya @holistic_center

    1. Sip, mari kita sehatkan pikiran dan tindakan

  10. hartini says:

    Menunda pekerjaan sepertinya hal sepele teryata pengaruhnya besar banget…………makasih kek sudah di ingatkan.

  11. Sandi Hartono WBT 11 says:

    tulisan ini mengingatkan saya 3 thn yg lalu sering menunda2 pekerjaan…. dan dampaknya memang apa yg dituliskan kek jamil….itu sdh sy alami…… tp sekarang sy mawas diri tentang menunda itu……skrng sy selalu move On…….. terima ksh kek jamil atas inspirasinya melalui buku dan tulisannya……….

  12. khotim says:

    waaa iniii…. #tertampar

  13. andriansyah says:

    kek….kadang yang menyebabkan tertunda, karena kerjaan kita juga tergantung dr kerjaan team lainnya….jadi mesti trus dingetin …ada saran kek ?

    1. Buat kesepakatan dan tenggat waktu dengan orang yang bekerjasama dengan kita. Bila melewati batas waktu maka dianggap belum bekerja atau pekerjaan tak dilanjutkan. Buat dengan komitmen tertulis

  14. ali samsudin says:

    ok siap!

  15. ino says:

    Penyakit saya nih kek, jlebbb rasanya. Terima kasih sudah mengingatkan untuk berubah.

    1. Sembuhkan segera

  16. fido says:

    betul kek…itu saya banget…terimakasih sudah diingatkan

    1. Kalau sudah teringat segera sembuhkan, hehehe

  17. Ria says:

    Banyak pekerjaan akan selesai jika dikerjakan, satu pekerjaan tidak akan selesai- selesai jika tidak dikerjakan.

    1. Kutipan yang kerON

  18. saya telah menunda membaca tulisan kakek guru dalam beberapa hari terakhir…lewat deh beberapa inspirasi hariannya

  19. Siap mas Jamil saya tidak mau ladi menunda pekerjaan yang hanya membuat kita stress. Thanks for the good article.

  20. Murni Hardyati says:

    Alhamdulillah ya kek ..
    Saya hari ini berhasil menunda tawaran seseorang buat jalan, saya lebih mementingkan pekerjaan saya.. sebelum saya baca tulisan kakek yg di atas saya baru saya baca buku ON kakek yg juga berisi tentang jangan menunda pekerjaan.. maka dari itu terimakasih kek, saya berani bilang tidak untuk hal yang tidak penting 🙂

  21. Sipp pak ! ini dia musuh utama kesuksesan yang membuat sukses tertunda…trimkasih pak nasihatnya

Leave a Reply

Your email address will not be published.