Bahasa Isyarat

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan. Ada yang cantik jelita tetapi “lola” alias loading lambat atau “telmi” telat mikir. Ada yang tinggi, besar dan gagah tetapi takut bila mengambil keputusan. Namun ada pula yang tubuhnya kecil tetapi cerdas dan trengginas.

Alkisah, ada seorang lelaki yang badannya tinggi besar dan kekar seperti layaknya Ade Rai atau binaragawan kelas dunia lainnya. Kuat fisiknya, sehat badannya dan tampak kuat berotot. Cuma ia memiliki kelemahan: agak lola dan bila bicara suaranya parau dan kata-katanya tidak jelas.

Karena suaranya itu, beberapa teman menjuluki dia “si suara sapi”. Yang lain menjulukinya “si kumur-kumur”. Alasannya, kalau dia bicara kedengarannya tidak jelas seperti orang kumur-kumur. Sampai-sampai ada yang berseloroh setengah meledek, “Pandanganlah dia, tataplah keindahan tubuhnya, tapi jangan ajak dia bicara, nanti kau akan kecewa.”

Suatu saat lelaki yang kuat ini diminta belanja oleh ibunya, “Nak bantu mama belanja, ya.” Dengan terbata ia menjawab, “Iya ma…ma.., belan…ja apa? Mamanya menjawab, “Kelapa, telur, dan terong. Agar kamu tidak diledek orang belanjanya jangan bicara, pakai bahasa isyarat, ya.” Lelaki yang baru berusia 27 tahun itu menjawab, “Ba..ba… baik mama.”

Lelaki itu pergi ke warung. Dia ingat-ingat pesan mamanya agar tidak bicara saat belanja. Ia juga ingat-ingat apa yang harus dibeli: kelapa, telur dan terong. Begitu tiba di depan warung ia memberikan senyum ke penjaga warung yang langsung bertanya, “Mau beli apa?” Lelaki itu langsung memegang kepalanya. Penjaga warung langsung mengerti dan diambilah satu buah kelapa.

“Apa lagi?” kata penjaga warung. Lelaki itu menekuk tangannya ala binaragawan yang sedang bertanding dan menunjuk sesuatu yang menonjol di tangannya. Penjaga warung itu langsung berkata, “Oo, telur.” Lelaki itupun mengangguk.

Nah, saat ingin membeli terong, lelaki ini bingung. Namun beberapa saat kemudian ia punya ide. Dia buka retsleting celana panjangnya dan kemudian ia tunjukkan bagian tubuhnya yang sensitif itu kepada penjaga warung. Maka sambil tersenyum malu, penjaga warung itu langsung berkata, “Oo, cabai raaawiiiiiit….”

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

22 thoughts on “Bahasa Isyarat”

  1. Farid van banjar says:

    Hahaha…untung ngk dibila buah kedondong

  2. Bejo says:

    Wakakakakak… kakeeeeeekkkk!!!

  3. reindra says:

    cerita ringan yg membuat saya ketawa ngakak di pagi hari.. makasih atas ceritanya Kek… 🙂

  4. akhnurhadi says:

    wkwkwk… jum’at pagi dapet yang beginian…

    kek jamil bisa aja…

    semoga bukan pengalaman pribadi…

  5. Pagi-pagi dah senyum-senyum sendiri, bikin tambah semangat. hehe… 😀

  6. walah ujung2nya kok malah buka resleting.. 😀

  7. ase (Setiawan,se.) says:

    itulah asal mula istilah.. kecil-kecil cabe rawit :))

  8. Anggit Setyaningsih says:

    Hahaha..
    Untung penjualnya laki2, coba kl cewek 😀

  9. nuril says:

    iiiiiiiiiiihhhhhh kakek jorok *BuangMuka

  10. kenconoSARI says:

    gubraggggggg…dhoeeeengg…krompyanggggg ~> efek baca paragraf terakhir :))

  11. Ano says:

    hahahaha…
    Gara2 salah ukuran jd ga jd nyayur terong.
    Salam sukses mulia
    #Ano

  12. Casdira says:

    Haha, ada2 aja. Btw. lelucon yang cerdas…

  13. bisnisanggun says:

    Xixixixi,
    aku pikir jawabannya terong londo, eh ternyata malah cabe rawit.
    Humornya cukup smart

  14. airyz says:

    salam sukses mulia mbahh

  15. dika says:

    tumben tumbenan artikel kakek jamil begini…

  16. zaki says:

    hahahaha….

    caberawitnya tapi sixpack kali ya? :))

  17. kanzi says:

    Walah.. Ternyata bisa cerita bgini juga c kakek.. Hahahah

  18. Bukik says:

    Huaaaahahahahaha
    Kupikir……ternyata cabe rawit
    Berarti?
    *eh

  19. hidayat says:

    hahahahahahahahahahahahahaha

  20. princess amanda says:

    wakakakkkkkk…..lg ga sholat…ngubek2 web grandpa eh dpt cerita terong versi cabe rawiiit…..qkqkqk

  21. masruriisme says:

    solusi biar penjual paham yg mau dibeli terong gimana ya? 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.