Apakah Anda Bahagia?

Sebuah negara dengan Gross National Product (GNP) tinggi belum tentu masyarakatnya bahagia. Begitu pula orang yang berpenghasilan tinggi belum tentu hidupnya bahagia. Kini berkembang usulan agar GNP sebagai ukuran kemajuan suatu bangsa diganti dengan Gross National Happiness. Ukuran baru ini diusulkan negara Bhutan saat konferensi kebahagiaan yang diselengarakan PBB pada awal April 2012.

Sebagai manusia normal tentu kita ingin berpenghasilan tinggi sekaligus hidup bahagia. Kita tidak ingin penghasilan tinggi tetapi hatinya hampa, rumah tangga berantakan, kesepian di tengah keramaian dan hal-hal buruk lainnya. Bagaimana agar kebahagiaan muncul? Saya mengusulkan beberapa hal.

Pertama, sadarilah bahwa hidup yang sesungguhnya bukan di dunia. Dunia yang fana ini adalah tempat mengumpulkan bekal untuk kehidupan yang abadi. Bekal yang kita kumpulkan akan menentukan tinggi rendahnya tempat kita di akhirat kelak. Saat mengumpulkan bekal kita hanya berharap pada pujian Sang Maha bukan pujian manusia. Semua hal yang kita lakukan sejak bangun tidur hingga tidur kembali adalah dalam rangka mengumpulkan bekal yang berlimpah.

Kedua, bekerjalah di bidang yang Anda cintai atau cintailah apa yang Anda kerjakan. Jangan pernah melakukan pekerjaan karena terpaksa dalam waktu yang berkepanjangan. Apabila Anda tidak enjoy mengerjakan sesuatu maka tidak mungkin Anda akan menjadi yang terbaik di bidang yang Anda tekuni. Selain itu, kerja yang tidak enjoy berpeluang besar membuat kita tidak ikhlas sehingga bisa menghilangkan pahala dari-Nya. Rugi dunia dan juga rugi akherat.

Ketiga, selaraskan. Hal ini bermakna dua hal. Selaraskan antara pikiran, ucapan dan tindakan Anda. Makna lainnya, selaraskan impian Anda dengan impian orang-orang yang Anda cintai. Apabila kedua hal ini selaras, Anda akan menjalani hidup dengan tenang dan jauh dari rasa resah dan gelisah.

Keempat, sekecil apapun kebaikan yang Anda peroleh bagilah dengan orang-orang yang Anda cintai. Berbagi bukan hanya membahagiakan bagi yang menerima. Berbagi juga sangat membahagiakan bagi yang memberi. Saat Anda mengalami kesedihan segeralah bertemu dengan banyak orang dan bagilah kelebihan apapun yang Anda miliki kepada orang-orang yang membutuhkan.

Boleh saya bertanya, seberapa bahagiakah Anda saat ini? Bila menggunakan skala 1-10, dimana skor 10 menunjukkan angka tertinggi kebahagiaan hidup, berapa skor Anda saat ini?

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

19 thoughts on “Apakah Anda Bahagia?”

  1. sendy says:

    cerita pagi penuh inspirasi, kalau di skor, maka skor kebahagiaan hidup saya 8…
    Alhamdulillah saya dikarunia keluarga yang selalu mensupport kehidupan baik orangtua, isteri dan buah hati tercinta… Terima kasih ya Allah atas karunia kebahagiaan yang engkau karuniakan kepada keluarga kami…

  2. mantap

    mari berbagi

    @dr_want

  3. Nova says:

    Salam

    Skor saya 7-8 Kek,,,, hehehe

    masih ada Hal-hal yang masih tak selaras dengan keluarga,,, jadi skornya masih kurang,,,

    terima kasih Kek,, ilmunya mantap,,,

    Salam SuksesMulia

    Nova
    JayaBerkah

  4. ARDHA says:

    mungkin bahagia saya masih 6-7 …
    Perlu perbaikan diri yang terus dan terus…

  5. @mekoh1268 says:

    Sekarang Saya Bahagia Guru…..

    Skornya 7,5 *akan meningkat terus…5

  6. Ediyansyah says:

    Alhamdulillah. Kalo skor saya masih antara 7 & 8 istri dan kelg sgt support saya utk maju, tp belum menemukan suatu pekerjaan yg pas di hati, kerja msh sering ngeluh bearti blm iklas dan all out.

  7. Emir says:

    Hey,

    Banyak orang hidup di dunia ini hanya “hidup” saja tanpa benar-benar merasakan hidup yang sesungguhnya.
    Contohnya: banyak orang yang hidup untuk makan, bukan makan untuk hidup, banyak orang yang hidupnya untuk kerja, bukan kerja hanya sebagai pemanis hidup, banyak orang yang hidup tanpa bahagia bukan bahagia bisa hudup.

    Mencari kebahagiaan sebenarnya mudah, apakah anda mau mencarinya?

    Saya membuat blog mengenai kebahagiaan dan cara-cara mencarinya.

    Silakan di lihat-lihat di http://www.emirzakiar.blogspot.com

    Hidup hanya sekali jadi kenapa harus dilalui dengan bersedih hati? enjoy your life and always smile : )

    Have a Happy Life
    -EZ

  8. setuju dengan artikel diatas… kita harus bahagia agar bisa sharing ke orang lain juga…

  9. Anggit Setyaningsih says:

    Skor sy antara 8-9. Krn sy sllu menciptakan kebahagiaan pd diri sy sendiri. Dan sy menghendaki untuk sllu bahagia ^_^

  10. imam says:

    Skor saya 10.

    Tidak ada alasan lain utk tidak bahagia.
    Krn Tuhan selalu bersama kita.
    Kita+Tuhan=bahagia

  11. Skor saya baru ada di angka 8 Pak,
    Karena saya belum membahagiakan orang tua saya dan orang-orang di sekitar saya secara optimal.

    Mulai hari ini, saya akan berusaha untuk bisa membahagiakan orang tua saya, dan orang-orang di sekitar saya secara optimal.

    Salam SuksesMulia

  12. Rahma-Rafa says:

    Skor Kebahagian saya 8-9 sejak kelahiran Rafat Abiyan(4), anugerah terindah dalam hidup saya di dunia ini..

  13. saya skala bahagianya 10 karena 10hari lagi akan menikah sehingga saya bisa membahagiakan orang lain juga dengan memudahkan mereka untuk menikah. Alhamdulillah begitu mudahnya allah menikahkan kami hanya dalam 2 minggu saja.

  14. Dewanto says:

    Karena parameternya Bahagia juga membahagiakan orang-orang yang dicintai. Tanya dulu yuk sama istri tercinta dan anak-anak tersayang.

  15. gun gun says:

    selalu inspiratif, thanks pak jamil

    http://bangunmushola-di.blogspot.com/

  16. mooien says:

    i’m happy on 10th level 🙂

  17. Risaokee says:

    Bete? ke wjamilazzaini.com saja
    need spirit? mampir ke web kakek
    balancing among mind and soul.

    always inspiring. Thank you kakek *hug* skor bahagia saya langsung meroket dari 5 ke 8 😀

    alhamdulillah…
    begitu banyak yang harus kita syukuri

  18. Muhammad Noor says:

    Alhamdulillah skor saya senantiasa saya pertahankan di angka 10, kita harus senantiasa bersukur atas segala nikmat Allah SWT yang tak terhitung dan takbisa kita menghitungnya, “Bersyukur = Bahagia”

  19. dhico says:

    Setuju Kek…
    Bahagia itu ketika segala perbuatan, kita lakukan dengan kesadaran akan hubungannya dengan Allah, untuk mengharap ridho-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.