Apa Yang Membuat Ibumu Bahagia?

Perempuan sering dikesankan lemah dan tak berdaya. Saya ingat penggalan syair lagu populer zaman dulu, “Wanita dijajah pria sejak dulu…” Padahal, bagi saya perempuan itu kuat dan hebat.

Mereka kuat membawa kita, jabang bayinya, kurang lebih 9 bulan kemanapun mereka pergi. Seorang ibu akan merasakan sakit saat melahirkan. Namun ibu yang hebat tidak kapok, ia ingin melahirkan lagi.  Saat orang lain terlelap, ibu bangun mendengar tangis kita yang masih bayi.  Bukan hanya terbangun, ia menggendong kita sambil menyanyikan sebuah lagu. Saat kita sakit, siapa orang yang paling setia merawat? Jawabnya pasti Ibu.

Saat kita sekolah dan mengalami kesulitan mengerjakan PR, siapa yang sering membantu?  Siapa orang yang paling peduli saat kita sedang dirundung masalah?  Bahkan saat kita sudah menikah dan punya anak, siapa yang dengan sukarela mengasuh anak-anak kita? Saya yakin, kebanyakan Anda akan menjawab: Ibu!

Cinta ibu tidak ada matinya. Siapapun kita tak akan mampu membalas kebaikannya. Bahkan andai ucapan terima kasih di seluruh dunia dijadikan satu tak akan cukup untuk dipersembahkan kepada ibu kita. Pertanyaan sederhana, apa hal terbaik yang sudah kita berikan kepada orang tua kita?

Apakah kita sudah pernah bertanya, “Ibu, apa yang paling membuat ibu bahagia? Andaikan ibu boleh memilih apapun, hal terbaik apa yang paling ibu inginkan? Andai saya bisa melakukan apapun untuk ibu, apa yang paling ibu harapkan dari saya?” Kebanyakan ibu akan menjawab, “Melihat kamu bahagia, ibu akan bahagia. Melihat kamu sukses, ibu sudah bahagia…”

Anda harus terus berusaha keras mencari jawaban “Apa yang membuat ibu paling bahagia?” setelah itu wujudkanlah impian ibu kita. Jangan berhenti mencari tahu. Sebab salah satu wujud durhaka kepada ibu adalah ketika kita tidak mampu menemukan apa yang membuat ibu bahagi. Apalagi bila kita tak mau mewujudkan kebahagiaannya itu”

Saya juga bertahun-tahun mencari jawaban “apa yang membuat ibu saya bahagia?” sampai akhirnya  saya memperoleh jawaban, “Jamil, yang paling ibu rindukan saat ini adalah pergi ke Tanah Suci bersama bapakmu.” Mendengar jawaban itu, saya langsung berupaya keras mewujudkannya.

Saat saya beri tahu bahwa ibu dan bapak sudah pasti bisa pergi ke Tanah Suci tahun 2008, saya langsung dipeluk dan dicium berulang-ulang. Air mata ibu  membasahi pipi dan baju saya. Ia menangis tiada henti. Ia begitu bahagia. Sayapun berjanji dalam hati, “Saya akan terus berusaha keras membahagiakanmu, walau saya tahu, itu tak akan mampu membalas kebaikanmu kepadaku.”

I love you, ibu…

Salam SuksesMulia!

Ingin ngobrol dengan saya? Follow saya di twitter: @jamilazzaini

Bagikan:

30 thoughts on “Apa Yang Membuat Ibumu Bahagia?”

  1. terimakasih ibu..

    follow twitter q : @ayip_sourire

  2. aandes says:

    luar biasa,, ibuku…

  3. yunisari dahliani says:

    ibuku… wujud sempurna sebuah keajaiban

  4. Mas Anang says:

    Ibuku..pahlawanku…

  5. sahuri says:

    Subhanalloh, benar-benar menggugah hati

  6. ade wijaya says:

    Salah satu wujud bakti dg ortu adl komitmen mjd pribadi sholeh n mencetak generasi sholeh utk mjd amaljariyah ortu.
    Dlm tiap aktivitas kita hrs fokus 3 hal :
    Amal jariyah,ilmu yg bermanfaat,doa anak yg sholeh.
    Klo kita smelakukan smua..ortu jg mndpt pahalanya.
    TOTALITAS!!!
    Salam sukses bahagia berkah belimpah!

  7. Anggit Setyaningsih says:

    Subhanallah..
    Tak mampu menahan airmata 🙁

  8. Arfah says:

    Inspiratif banget, Ust 🙂

    Beberapa hari yang lalu, Ibuku juga sempat menyatakan kepadaku, bahwa beliau sangat ingin UMRAH ke Tanah Suci, karena beliau sudah pernah menunaikan Ibadah Haji.

    Mohon doanya, Ust. Semoga Saya bisa mewujudkan Impian Ibuku dalam waktu dekat.

    Amin.

  9. Nikke says:

    Luar biasa ibuku…Lov U ibu…

  10. ibu, sumber kehidupan 🙂

  11. karena anak dan orang tua lahir pada generasi yang berbeda, zaman yang tak serupa, seringkali memunculkan perbedaan-perbedaan yang membuat komunikasi ibu dan anak tak sepaham, keinginan-keinginan ibu yang sederhana seringkali ditafsirkan rumit oleh kita sehingga melahirkan praduga yang tak berdasar dan akhirnya tersimpan kecewa di hati ibu… (selengkapnya bisa baca : “Cobalah Pahami Keinginan Ibu Yg Sederhana”)

  12. aannoe says:

    *mata berkaca-kaca*
    i love you simbok.you’re my everything.

  13. Merinding..

    Berkaca-kaca..

    Semoga bisa membahagiakan ibu sebelum salah satu dari kami dipanggil Yang Kuasa (T_T)

  14. dendi nurul fadillah says:

    Mamah, I love u. Ingin sekali peluk dan cium tanganmu. anggap saja saya sedang dihadapan mamah, mengucapkan, mamah saya ingin bantu mamah naik haji.

  15. Deny nurbany yusuf says:

    I love u mamah…

  16. ririn says:

    aku tahu ibuku ingin sekali pergi ke tanah suci, tapi aku belum dapat mewujudkan impiannya. Dalam hati aku berharap suatu saat akan dapat menjalankan cita2ku: membuat ibuku berhaji.

  17. Iyan says:

    Bagi saya tidak akan pernah ketemu jawabannya. Dan semoga yang telah saya lakukan membuat Ibu bahagia. Semoga Amal Ibadah Ibu diterima oleh Allah SWT. Yang masih mempunyai Ibu cari terus jawabannya “apa yang membuat ibu anda bahagia?” salam Sukses Dunia Akhirat…

  18. erva agustina says:

    pak, saya jadi rindu ibu. terimakasih banyak.. saya jadi merasa di ingatkan.

  19. Jamal says:

    terima kasih ibu ..jasamu tiada tara

  20. AJI says:

    Ibu saya bahagia kalau saya menjadi karyawan yang sukses, padahal saya adalah pengusaha yang sedang merintis. Puyeng deh jadinya ga sinkron.

    1. shutrwin says:

      wedew sabar aja y,

    2. shutrwin says:

      wedew sabar aja y, smg mjd pengusaha sekaligus karyawan yang sukses

  21. ana says:

    @nengliyanah : selalu merinding dan berkaca2 tiap baca artikel tentang ibu

  22. dewi says:

    suatu hari menjelang ulang tahunnya yg ke 49 Ibu saya menjawab “ingin menimang cucu” huaaaa….air mata saya memburai keluar karena belum bisa memenuhi permintaan Ibu, hati saya tercabik2 perih, sampai sekarang belum tau usaha apa lagi yang bisa saya lakukan untuk mewujudkannya. Ohh Ibunda tercintaku, andai mewujudkan keinginanmu semudah membalikkan telapak tanganku, tentu saat ini hal itu sudah aku lakukan, semoga Allah segera mengabulkan doamu, Ibu

  23. Priyo Raharjo says:

    Saya setuju dgn kisah Pak Jamil, saya ingin sekali menginspirasi dan saat ini saya lakukan tapi menurut sy mash kurang dlm content

  24. Anggitha says:

    aku sebenarnya sangat tau apa yang menjadi keinginan mama saat ini .. beliau hanya ingin aku segera menikah dan memberikan cucu untuknya dan papa .. semoga apa yang menjadi keinginan mama segera terkabul karena aku sedang berusaha untuk terus memantaskan diri dihadapan Allah SWT supaya Dia segera mengabulkan apa yang menjadi harapan mama, Aamiin 🙂

    1. eka says:

      Sama dengan apa yang sedang saya inginkan,saya tau banget bhw kebahagiaan tertinggi ibundaku adalah aku menikah.sangat ingin ak segera mewujudkan keinginan beliau,apalagi saat ini ibundaku sedang berjuang melawan kanker yg dideritanta sejak 6 bln terakhir.Ya Alloh ijinkan aku mewujudkan kebahagiaan ibu.dan saat ini dengan bantuan alloh aku sedang berusaha mewujudkannya

  25. Indah Retno Astrini says:

    Benar2 tak bisa dblas dg apa pun kebaikan dan jasa ibu 🙁

  26. rosita says:

    aku kangen ibu, semua hal dan masalah slalu di bantu ibu, tpi aku jauh di sebrang lautan untuk menuntut ilmu. oh ibu tanpa mu aku tak kan ada di sini

  27. nia says:

    kok banyak bacaan yg ga bisa dibuka ya?? kenapa kek?

Leave a Reply

Your email address will not be published.